Efek Covid-19, Pemkab Siak Bakal Perkuat Cadangan Pangan

Mawardi Tombang
Sabtu, 8 Agustus 2020 01:06:25

KANALSUMATERA.com, Siak - Pandemi virus COVID-19 yang telah menyebar di berbagai belahan dunia harus disikapi dengan cepat dan efektif. Tidak semata dalam hal penanganan masalah kesehatan namun juga terkait dengan penyediaan pangan bagi masyarakat yang terdampak.

Sehubungan dengan urusan pangan, sejak awal kemunculan pandemi Covid-19, pemerintah telah menyiapkan serangkaian program penanganan dengan cepat, baik dari sisi distribusi maupun ketersediaannya.

Penjabat Sekda Siak Jamaluddin saat mengikuti Vidcon bersama Kepala Badan Ketahanan Pangan RI dengan tema perkuat cadangan pangan dan gizi yang diikuti sejumlah Sekda kabupaten/kota wilayah Barat Indonesia menyampaikan, Pemerintah daerah diminta menyiapkan cadangan beras yang di sesuaikan dengan jumlah penduduknya.

Pada kesempatan itu Kepala Badan Ketahanan Pangan juga menyampaikan setiap kepala daerah gubernur, bupati dan walikota wajib mengalokasikan di APBD-nya untuk cadangan pangan. Termasuk amanah undang-undang nomor 18 tahun 2012, tentang pangan, setiap daerah menjamin ketersediaan pangan di wilayahnya.

Baca: Bupati Kampar Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan Percepat Dukungan Program 3 Juta Rumah

"Kita kemarin sudah mengajukan peraturan Daerahnya, sebagai payung hukum, untuk menyiapkan stok atau cadangan beras pemerintah daerah dalam rangka menghadapi wabah Covid 19 saat ini" kata Jamal di Live Room Kantor Bupati Siak Lantai II, kamis,(6/8/2020).

Intinya kata Jamal kita harus menyiapkan beras cadangan pemerintah daerah. Kemudian pemerintah melalui dinas terkait harus mendorong masyarakat, bercocok tanam, karena pendemi Covid 19 ini belum diketahui sampai kapan berakhir.

"Menurut ahli epidemiologi belum tahu wabah corona ini kapan akan berakhir, oleh karenanya kita harus menyiapkan beras cadangan pemerintah daerah. Untuk saat ini stok beras kita sampai bulan September" terangnya.

Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi arahannya mengatakan, tidak mudah Gubernur dan Bupati meminta Cadangan beras ke pemerintah pusat, mereka harus mengeluarkan surat darurat. Ini tidak diinginkan sebenarnya.

Baca: Pemprov Riau Serahkan Ranperda APBD 2025, Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah

"Karena itu kuatkanlah cadangan pangan pemerintah kabupaten kota dan provinsi. Selain itu kami ingin menyampaikan Kementerian saat ini tengah mengusulkan kepada presiden cadangan pangan masyarakat Desa, kerjasama dengan Kementrian Desa dengan mengajukan anggaran tambahan" terangnya.

Dirinya juga menyampaikan inti dari pertemuan itu, setiap daerah bisa meningkatkan cadangan pangan. Indikator ketangan pangan, salah satunya tersedianya cadangan pangan oleh pemerintah pusat, pemda Provinsi dan Pemda Kabupaten/kota.

"Saya ingin mengingatkan, saat ini waktu yang tepat untuk meningkatkan cadangan pangan kita, panen dimana-mana, surflus dimana-mana. Sehingga saat kita dilanda pendemi seperti sekarang, kita memiliki cadangan pangan dan anak-anak tidak kekurangan gizi" tutupnya. man

Terkait
Temuan Pansus Optimalisasi PAD DPRD Riau, Abdullah: Bisa Tembus Rp 17 Trilliun, Ini Strateginya
Temuan Pansus Optimalisasi PAD DPRD Riau, Abdullah: Bisa Tembus Rp 17 Trilliun, Ini Strateginya
Eva Yuliana Apresiasi Dirut Baru PT BSP: Hilangkan Anek
Wabup Kampar Lantik Pengurus PGRI Tiga Kecamatan, Perku
Bupati Kampar Serahkan LKPD Unaudited 2025: Pemkab Komi
Lainnya
Penyegaran Organisasi, Dinkes Kampar Gelar Sertijab Kabid Yankes dan Kabid SDK
Penyegaran Organisasi, Dinkes Kampar Gelar Sertijab Kabid Yankes dan Kabid SDK
Tol Pekanbaru-Rengat Tuntas Pekan Depan
Camat dan Lurah Pantau PPKM Mikro RW 04 Tangkerang Timu
Mahasiswi Unand Ditemukan Tewas Tergantung
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
200 Perusahaan di Pekanbaru Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan
200 Perusahaan di Pekanbaru Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan
Bupati Kampar Matangkan Penerapan Manajemen Talenta ASN
29 Pembuang Sampah Sembarangan Ditindak, DLHK Pekanbaru
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt