Penyegaran Organisasi, Dinkes Kampar Gelar Sertijab Kabid Yankes dan Kabid SDK
KANALSUMATERA.com - BANGKINANG – Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar melaksanakan acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) untuk posisi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) dan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar pada Selasa (31/3/2026).
Prosesi sertijab dilakukan antara dr. Alimora (pejabat lama Kabid Yankes & Plt. Kabid SDK) kepada dr. Siti Valiani sebagai Kabid Yankes yang baru, serta dr. Zulhendra Das’at yang mengemban amanah sebagai Kabid SDK.
Penyegaran Organisasi demi Pelayanan Prima
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kampar, dr. Asmara Fitrah Abadi, dalam arahannya menyampaikan bahwa mutasi dan sertijab adalah bagian alami dari upaya penyegaran organisasi serta peningkatan kinerja birokrasi dalam menjalankan amanah pembangunan kesehatan.
Baca: Kadis PUPR Kampar Bantah Masjid Islamic Center Bangkinang Bocor Usai Direnovasi: Dari Drain AC!
"Sertijab ini adalah momentum penting untuk memperkuat pelayanan publik. Saya berharap pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi, bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, dan loyalitas demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat," tegas Kadiskes.
Beliau juga menekankan pentingnya koordinasi, kolaborasi, dan sinergi yang kuat, mulai dari tingkat bidang, sekretariat, hingga ke puskesmas dan jejaringnya. Kadiskes berharap para Kabid baru mampu menjadi motor penggerak dalam mewujudkan visi Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat.
Capaian Prestasi dan Estafet Perjuangan
Dalam pesan kesannya, dr. Alimora yang telah mengabdi selama empat tahun di Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), mengungkapkan rasa terima kasih mendalam atas dukungan solid dari seluruh tim kerja. Beliau menyoroti berbagai keberhasilan kolektif yang telah dicapai selama masa kepemimpinannya, di antaranya keberhasilan Dinas Kesehatan dalam meraih nilai 98.2 (Kategori A) dari Ombudsman RI terkait kepatuhan standar pelayanan publik.
Baca: Matangkan EPSS 2026, Dinkes Kampar Perkuat Data dan Tingkatkan Pelayanan
Selain sukses mengawal program akreditasi dan mutu fasilitas kesehatan di seluruh wilayah, dr. Alimora juga memaparkan capaian signifikan di sektor Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pada tahun 2025, Kabupaten Kampar berhasil mencatatkan sejarah dengan mencapai cakupan kepesertaan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) yang melampaui target nasional.
"Alhamdulillah, dedikasi kita bersama membuahkan hasil nyata. Tidak hanya pengakuan dari Ombudsman, keberhasilan kita dalam memperluas akses jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kampar juga mendapatkan apresiasi tinggi dari Pemerintah Pusat melalui penghargaan UHC Award 2025," ujar dr. Alimora.
Beliau menegaskan bahwa seluruh prestasi ini merupakan buah dari kerja keras lintas sektor, puskesmas dan sinergi yang kuat di internal Dinas Kesehatan. Meskipun kini mendapatkan penugasan baru, dr. Alimora menyatakan komitmennya untuk tetap mengabdi bagi kemajuan daerah Kabupaten Kampar sesuai tugas dan tanggungjawab yang diamanahkan.
"Perpindahan tugas adalah hal yang wajar dalam birokrasi demi maksimalisasi pelayanan. Namun sebagai tenaga medis, jiwa pengabdian saya tetap sama, yakni memberikan yang terbaik bagi kesehatan masyarakat sesuai profesi saya sebagai dokter," pungkasnya
Baca: Ahmad Yuzar: Pra Musrenbang RKPD 2027 Wujudkan Perencanaan Kampar yang Terukur
Sementara itu, dr. Siti Valiani dan dr. Zulhendra Das’at dalam sambutannya memohon dukungan serta arahan dari pimpinan dan seluruh staf Dinas Kesehatan agar dapat menjalankan amanah ini dengan lebih baik dan sukses ke depannya.
Arahan Kadiskes: Orientasi Kinerja dan Refleksi Spiritual Surat Al-Ashr
Dalam arahannya, Kadiskes Kampar dr. Asmara Fitrah Abadi menekankan pentingnya akuntabilitas administratif. Beliau menginstruksikan pejabat baru untuk segera menuntaskan berita acara serah terima serta memacu pelaksanaan kegiatan serta realisasi fisik dan keuangan berdasarkan analisa data yang akurat.
"Pahami kondisi existing melalui data agar kita tahu kekurangan, kelemahan, gap untuk kita dapat melakukan perbaikan secara terus menerus dan berkesinambungan. Bekerjalah dengan orientasi kinerja dan perkuat integrasi antarbidang," tegasnya. (SM/Inf)
