Bupati Kampar Pimpin Penanaman Pohon pada Penghijauan Ekoteologi IPARI di Salo
KANALSUMATERA.com - SALO – Bupati Kampar Ahmad Yuzar menghadiri kegiatan Penghijauan Ekoteologi yang digelar Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kampar bersama Komunitas Pecinta Lingkungan Kampar di PDTA Gota Sebatang, Desa Salo, Kecamatan Salo, Kegiatan tersebut mengusung tema “Alam Terjaga, Hidup Bahagia, Umat Sejahtera.” Rabu (15/07/2026).
Acara ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kampar, Forkopimcam Salo, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, para penyuluh agama, serta komunitas pecinta lingkungan. Bupati turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Bupati Kampar bersama unsur Forkopimda, Sekda Kampar, dan para tamu undangan. Penanaman tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat penerapan nilai-nilai ekoteologi di tengah masyarakat.
Baca: Bupati Kampar Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Jawab Pandangan Fraksi DPRD
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar mengapresiasi IPARI Kabupaten Kampar dan Komunitas Pecinta Lingkungan Kampar yang telah menginisiasi kegiatan penghijauan tersebut. Menurutnya, pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah.
“Melalui kegiatan ini kita ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga alam adalah bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan. Alam yang lestari akan memberikan kehidupan yang lebih baik, sehingga masyarakat dapat hidup dengan sehat, damai, dan sejahtera,” ujar Ahmad Yuzar.
Baca: Inflasi Kampar Tembus 4,90 Persen, Misharti Perkuat Sinergi Kendalikan Harga Pangan
Ia menilai tema “Alam Terjaga, Hidup Bahagia, Umat Sejahtera” sangat relevan dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Menurutnya, penghijauan merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan oleh generasi mendatang.
Bupati juga mengajak masyarakat menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai budaya melalui aksi nyata, seperti menanam pohon, menjaga kebersihan, serta memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana.
Sementara itu, panitia pelaksana menjelaskan bahwa kegiatan penghijauan ekoteologi merupakan bentuk sinergi antara penyuluh agama dan komunitas lingkungan dalam mengedukasi masyarakat agar semakin peduli terhadap pelestarian alam sebagai implementasi nilai-nilai keagamaan.
Baca: Kafilah Rokan Hilir Semarakkan Pawai Ta'aruf MTQ XLIV Tingkat Provinsi Riau di Kuantan Singingi
Kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Penanaman berbagai jenis bibit pohon di kawasan PDTA Gota Sebatang diharapkan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar sekaligus menjadi simbol komitmen bersama untuk mewujudkan Kabupaten Kampar yang hijau, asri, dan berkelanjutan. (Adv)
