Bupati Kampar Pimpin Penanaman Pohon pada Penghijauan Ekoteologi IPARI di Salo

Kanama Amar
Rabu, 15 Juli 2026 19:45:44

KANALSUMATERA.com - SALO – Bupati Kampar Ahmad Yuzar menghadiri kegiatan Penghijauan Ekoteologi yang digelar Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kampar bersama Komunitas Pecinta Lingkungan Kampar di PDTA Gota Sebatang, Desa Salo, Kecamatan Salo, Kegiatan tersebut mengusung tema “Alam Terjaga, Hidup Bahagia, Umat Sejahtera.” Rabu (15/07/2026).

Acara ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kampar, Forkopimcam Salo, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, para penyuluh agama, serta komunitas pecinta lingkungan. Bupati turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Bupati Kampar bersama unsur Forkopimda, Sekda Kampar, dan para tamu undangan. Penanaman tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat penerapan nilai-nilai ekoteologi di tengah masyarakat.

Baca: Riau Bershalawat Bersama Habib Syech Meriahkan HUT Ke-69 Provinsi Riau

Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar mengapresiasi IPARI Kabupaten Kampar dan Komunitas Pecinta Lingkungan Kampar yang telah menginisiasi kegiatan penghijauan tersebut. Menurutnya, pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah.

“Melalui kegiatan ini kita ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga alam adalah bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan. Alam yang lestari akan memberikan kehidupan yang lebih baik, sehingga masyarakat dapat hidup dengan sehat, damai, dan sejahtera,” ujar Ahmad Yuzar.

Baca: Debit Sungai Kampar Masih Tinggi, Wabup Misharti Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak

Ia menilai tema “Alam Terjaga, Hidup Bahagia, Umat Sejahtera” sangat relevan dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Menurutnya, penghijauan merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan oleh generasi mendatang.

Bupati juga mengajak masyarakat menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai budaya melalui aksi nyata, seperti menanam pohon, menjaga kebersihan, serta memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana.

Sementara itu, panitia pelaksana menjelaskan bahwa kegiatan penghijauan ekoteologi merupakan bentuk sinergi antara penyuluh agama dan komunitas lingkungan dalam mengedukasi masyarakat agar semakin peduli terhadap pelestarian alam sebagai implementasi nilai-nilai keagamaan.

Baca: Plt Gubri Dampingi Wapres Gibran, Tegaskan Komitmen Dukung Program Strategis Nasional

Kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Penanaman berbagai jenis bibit pohon di kawasan PDTA Gota Sebatang diharapkan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar sekaligus menjadi simbol komitmen bersama untuk mewujudkan Kabupaten Kampar yang hijau, asri, dan berkelanjutan. (Adv)



Terkait
CFN Temasya Riang Sekampong Resmi Dibuka, Hidupkan UMKM dan Kreativitas Warga Bengkalis
CFN Temasya Riang Sekampong Resmi Dibuka, Hidupkan UMKM dan Kreativitas Warga Bengkalis
Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar Tekankan Transformasi
Gelar Tasyakuran Hari Jadi ke-76, Pemkab Kampar Undang
Bupati Kampar Buka Musrenbang RKPD 2027 Dapil I di Kuok
Lainnya
Setahun Pasca Diresmikan Namun Tak Terurus, DPRD Akan Panggil OPD Terkait Mess Kampar Jakarta
Setahun Pasca Diresmikan Namun Tak Terurus, DPRD Akan Panggil OPD Terkait Mess Kampar Jakarta
DPRD Riau Ajukan Ranperda untuk Peningkatan PAD
PC Perti Kampar Gelar Rakercab, Ini Beberapa Poin Penti
KPU Kampar Terima Penghargaan Terbaik I dalam Pemutakhi
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Nasional
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB, Gantikan Suharyanto
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB, Gantikan Suharyanto
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Bera
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai