Usai Resmikan Pabrik Pengolahan Limbah, Rudi Dampingi Luhut Binsar Tinjau Jembatan Babin
KANALSUMATERA.com - Batam- Wali Kota Batam Muhammad Rudi, bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad, mendampingi Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Panjaitan, meninjau landing point pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) di Batam, Kamis (18/3/2021).
Dalam kunjungan tersebut,turut juga hadir Menko Polhukam RI, Mahfud MD, dan Menteri Perdagangan, Muhamad Lutfi.
Kemudian, Menko Luhut meminta dibuatkan kajian dampak ekonomi pembangunan Jembatan Batam-Bintan. Hal itu ia tegaskan agar pembangunan jebatan itu bisa menghidupkan ekonomi dua wilayah di Kepri tersebut.
"Bisa dihitung manfaatnya keekonomiannya. Nanti dibuatkan studi keekonomiannya,” ujar Luhut.
Baca: BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
Selain itu, Luhut mengatakan, kajian itu sangat penting. Pasalnya, pembangunan jembatan penghubung dua pulau tersebut menelan anggaran tidak sedikit. Bahkan, ia tak ingin jembatan Babin tersebut nantinya bernasib sama dengan jembatan Barelang.
"Jembatan Barelang dibangun dengan dana yang cukup besar, namun dampak ekonominya dinilai belum maksimal," katanya.
Sementara itu, Ansar Ahmad, langsung menyanggupi instruksi Menko Luhut. Dalam laporannya, Ansar mengatakan, jika Jembatan Babin dibangun, maka potensi sekitar 7.000 kendaraan melintas per hari.
"Segera disiapkan (kajian ekonomi pembangunan jembatan Babin)," Ansar Ahmad merespons instruksi dari Menko Luhut.
Baca: PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini
Kemudian, Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang juga menjabat sebagai Kepala BP Batam, mendukung sepenuhnya pembangunan pengubung Batam dan Bintan. Ia optimistis, dengan adanya jembatan tersebut, mobilitas perekonomian di dua kawasan ini akan menggeliat. Namun, berdasarkan instruksi Menko Luhut, optimisme ini perlu dituangkan dalam sebuah kajian.
"Kita harapkan jembatan ini bisa terealisasi segera. Perlu dukungan dari semua pihak agar proyek strategis nasional ini bisa memberi dampak positif bagi Batam, Bintan, dan Kepri secara keseluruhan," harap Rudi.
