Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Bersama Dosen UP Sosialisasikan Covid-19 di SD 002 Desa Kuapan
KANALSUMATERA.com - Tambang- Dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19, Tim Dosen Pengabdian Masyarakat ( PKM ) Universitas Pahlawan (UP) bersama Mahasiswa KKN Duma Soang Desa Kuapan UIN Suska Riau melakukan sosialisasi Covid-19 Di SD 002 Desa Kuapan Kecamatan Tambang, pada Sabtu (24/7/2021).
Sosialisasi ini bertemakan promosi kesehatan tentang Covid-19 dan strategi pencegahan dengan kegiatan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dan bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang virus Corona sekaligus cara mengatasinya,
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Sriwidya Astuti Khati S.Tr.Keb M.K.M, menyampaikan bahwa langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan, terutama pada bagian tangan, karena tangan merupakan bagian tubuh yang paling aktif bergerak untuk melakukan sesuatu, maka dari itu perlu dilakukan langkah pencegahan dengan cara mendapatkan informasi mengenai Virus Corona sedini mungkin.
"Gejalanya terlihat persis seperti terserang penyakit flu tapi sedikit lebih aneh, kemudian upaya pencegahan yang kita sampaikan salah satunya adalah perilaku hidup bersih dan sehat, kemudian tidak berjabat tangan", terangnya.
Baca: Salimah Kampar Gelar Rakerda, Perkuat Peran Pengurus hingga Tingkat Ranting
Lanjut Sriwidya, pada situasi Pandemi sekarang sekolah melakukan pembelajaran tatap muka, maka dari itu perlu mengadakan pemahaman tentang bahaya virus Covid-19 ini. Yang disampaikan pada saat sosialisasi ini adalah mulai dari asal-usul virus Corona, kemudian ciri-ciri orang yang terkena virus Corona.
Sementara itu, Andre Gunawan Selaku Ketua KKN Duma Soang mengatakan, dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman tentang Covid-19 sejak dari dini bagi masyarakat terutama anak-anak.
"Saat ini kita masih menghadapi tantangan yang mengharuskan untuk beradaptasi dengan situasi pandemi Covid-19 dan dengan adanya sosialisasi ini dapat menjadi pemahaman sekaligus edukasi bagi siswa/i SD 002 Desa Kuapan tentang bahayanya virus Covid-19 ini," jelas Andre.
