Singapura `Hilang` dari Belakang Padang

Mawardi Tombang
Kamis, 19 September 2019 09:09:15
Kondisi Pulau Belakang Padang, Rabu

Batam, KANALSUMATERA.com - Serangan kabut asap dikeluhkan Singapura. Hal serupa juga terjadi di Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Kepri yang berbatasan dengan negara tetangga tersebut.

Pemandangan gedung-gedung di Singapura yang biasanya terlihat dari kecamatan ini tak tampak akibat terselubung kabut.

Kapolsek Kecamatan Belakang Padang, AKP Ulil Rahim mengatakan, hari ini kondisi kabut asap di pulau berjulukan Pulau Penawar Rindu ini makin memburuk, sama halnya seperti di Singapura dan Batam.

"Untuk kualitas udara di Belakang Padang, hampir sama dengan wilayah di Batam. Kondisi cuaca seperti ini sudah berjalan sekitar 5 hari," kata Ulil, Rabu (18/9/2019)

Baca: BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang

Walaupun kualitas udara terus menurun, namun aktifitas transportasi laut, mobilitas masyarakat maupun aktivitas nelayan dipastikannya masih kategori aman.

Masyarakat masih bisa beraktifitas seperti biasa walaupun beberapa pulau mulai terlihat abu-abu dari jauh.

"Untuk transportasi dari Sekupang ke Belakang Padang masih normal, Masyarakat juga beraktifitas seperti biasa," ujarnya.

Baca: PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini

Polsek Belakang Padang membagikan masker kepada masyarakat.

Mengatasi kabut asap yang mengancam kesehatan, Polsek Belakang Padang bersama Puskesmas Belakang Padang, membagikan masker gratis 3 kali selama kabut asap menyerang pulau tersebut.

Terkait
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tamark 02 di Perairan Batam
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tamark 02 di Perairan Batam
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis,
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Enam Pabrik Sawit di Pelalawan Diduga Langgar Aturan Lingkungan
Enam Pabrik Sawit di Pelalawan Diduga Langgar Aturan Lingkungan
Goro Perbaikan Jalan Usaha Tani, Kadus 1 Desa Padang Lu
Berniat Bantu Mas Catur, Mardoni Mendaftar Ketua KNPI K
Penyidik Periksa Delapan ABK Selundupkan 63 Ton Bawa Il
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M