Penyidik Periksa Delapan ABK Selundupkan 63 Ton Bawa Ilegal

Mawardi Tombang
Senin, 26 Agustus 2019 11:23:59
Bawang selundupan dari Malaysia yang ditangkap di perairan Jambo Aye, Aceh Utara,

Kanalsumatra.com - LHOKSUKON – Penyidik PNS Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Lhokseumawe, Sabtu (24/8), sudah melakukan pemeriksaan terhadap delapan Anak Buah Kapal (ABK) dari dua kapal motor (KM) yang menyelundupkan 63 ton bawang merah ilegal dari Malaysia ke Aceh. Bawang seludupan itu dibungkus dalam karung jaring warna merah dengan jumlah 7.000 karung.

Sebagaimana diketahui, 63 ton bawang merah ilegal disita petugas setelah dua kapal motor (KM) Alif, dan KM Chantika ditangkap di perairan Jambo Aye, Aceh Utara, pada Kamis (22/8) oleh tim Patroli Terkoordinasi Kastam Indonesia–Malaysia (Patkor Kastima) 25A, sektor pesisir timur Aceh.

Tim ini terdiri dari Kantor Bea dan Cukai (KWBC) Aceh, KWBC Khusus Kepulauan Riau (Kepri), KPPBC Lhokseumawe, serta Kapal Patroli BC 30005. Dalam penangkapan itu, KM Alif mengangkut bawang ilegal sebanyak 22.500 kilogram (2.500 karung/9 kilo), dan KM Chantika dengan 40.500 karung (4.500 karung/9 kilo).


Informasi yang diperoleh Serambi, delapan ABK setelah ditangkap dibawa ke kantor untuk menjalani pemeriksaan. Sedangkan dua kapal diamankan di Pelabuhan Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Sementara barang bukti yang sudah disita untuk sementara diamankan di Gudang Pelindo Lhokseumawe.

Setelah menjalani pemeriksaan, penyidik untuk sementara menitipkan mereka di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Lhokseumawe. “Ya, kasus itu masih dalam proses penyelidikan di Lhokseumawe,” ungkap Kepala Seksi Humas Kanwil Bea dan Cukai, Aceh Triyanto yang dihubungi Serambi, Minggu (25/8).

Kasus tersebut akan sepenuhnya ditangani penyidik PNS di KPPBC Lhokseumawe sampai kasus tersebut dapat dilimpahkan ke kejaksaan nantinya. “Jadi, kurang lebih proses penanganan kasus ini sama seperti ditangani oleh polisi,” ujar Triyanto.

Disebutkan, dalam penyeludupan bawang merah ilegal, penyidik selain memeriksa delapan ABK juga akan memeriksa saksi. Kecuali itu, pihaknya juga akan menghadirkan saksi ahli. “Kita belum ada tempat untuk penahanan. Karena itu, mereka untuk sementara kita titipkan dulu di LP. Jika nanti dibutuhkan akan kita jemput kembali,” pungkas Triyanto.

Sementara itu, polisi bersama petugas bea dan cukai KPPBC Lhokseumawe sedang menyelidiki lokasi disembunyikan sabu-sabu di dua kapal tersebut. Untuk saat ini, petugas sudah mengamankan sabu-sabu dan kini sedang mencarinya. “Besok kita akan mengadakan konferensi pers dengan media,” ungkap Triyanto.

Konferensi pers terkait penangkapan dua kapal motor yang membawa bawang merah ilegal dari Malaysia ke Aceh, akan disampaikan di Lhokseumawe. “Nanti kita sampaikan hasil penangkapan dua kapal motor yang membawa bawah merah seludupan, dan diduga sabu-sabu,” katanya.(jaf)



Lainnya
Jelang Hari Veteran Nasional 10 Agustus, Pemprov Riau Harus Perhatikan Pejuang RI.
Jelang Hari Veteran Nasional 10 Agustus, Pemprov Riau Harus Perhatikan Pejuang RI.
Masyarakat Desa Subarak Gunung Sahilan Minta Kembalikan
Kepala BNPB Apresiasi Pengendalian Covid-19 di Batam
Kebakaran Lahan di Nagan Raya Meluas
Hukum
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan
Pesantren Kampar Desak Propam Periksa Dugaan Intimidasi
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Kwarda Riau Buka Kursus Pelatih Pramuka Mahir Dasar, Di