Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau

Mawardi Tombang Amar
Rabu, 29 April 2026 01:56:02
Hendry Munief bersama Plt. Gubernur Riau

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) tahun 2027 di Balai Serindit, Selasa (28/4/2026).

Tampak hadir saat itu anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS Hendry Munief MBA dan juga tamu lainnya. Saat pemaparan, Hendry Munief menyampaikan berbagai data dan catatan kritis terkait masa depan pembangunan Provinsi Riau ke depannya.

Persoalaan menyempitnya ruang fiskal Riau saat ini disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, adanya stagnasi struktural pertumbuhan Riau sebesar 4,79% yang berada di bawah nasional yaitu 5,11%. "Padahal beberapa tahun lalu pertumbuhan Riau itu konsisten di atas pertumbuhan nasional." tegasnya.

Kemudian kedua, dia juga melihat adanya kutukan komoditas. Dimana ekspor komoditas asal Riau tumbuh tajam hingga 11.86% namun masih dalam bentuk bahan mentah bukan produk hilir. Selama ini Riau hanya menjadi daerah penghasil, bukan daerah pengolah bahan baku.

"Ketiga adanya kebocoran fiskal dimana Rp 3,7 trilliun dari dana APBD habis untuk belanja pegawai. Sehingga ini mengorbankan belanja pembangunan produktif. Berkurangnya belanja produktif mempengaruhi pelayanan publik, peningkatan PAD, dan lainnya." tegas ketua Forum Bisnis (Forbis) Riau ini.

Baca: BKPRMI Riau Jajaki Kerjasama Strategis dengan BAZNAS dalam Penguatan Peran Pejuang Dakwah

Dia menyimpulkan bahwa tantangan utama Riau bukan pada potensi sumber daya, tapi pada kualitas perencanaan, alokasi anggaran dan keberanian eksekusi atas potensi sumber daya yang ada.

Rekomendasi
Sebagai anggota Komisi VII DPR RI memiliki beberapa rekomendasi untuk dipertimbangkan oleh pemerintah daerah. Pertama untuk sektor perindustrian dia berharap mandatory downstreaming quotas dapat diterapkan terhadap komoditas sawit dan migas sebelum diekspor. Kemudian diperlukan subsidi energi untuk Kawasan industri hilir di Dumai dan sekitarnya.

Kedua, untuk kalangan masyarakat umum, dia menyarankan Pemda untuk mewajibkan adanya integrasi UMKM lokal dengan pemilik rantai pasok industri besar (kemitraan inti plasma gaya baru). Kemudian ada juga alihkan porsi belanja barang Pemda untuk menyerap produk UMKM Riau.

"Sementara untuk sektor Pariwisata dan Ekraf, kita merekomendasikan pada koridor eco tourism terpadu, inkubasi digital bagi pelaku industri kreatif lokal untuk menjangkau pasar internasional, dan memangkas jalur distribusi." tegasnya.

Hendry Munief juga mendukung upaya dan Langkah Pemprov Riau dalam meningkatkan pendapatan daerah. Beberapa langkah yang telah diambil seperti kebijakan baru terhadap kendaraan bermotor, control BBM bersubsidi. Pajak air permukaan merupakan hal positif dan mampu untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Baca: Semarak HUT Riau ke-69, 200 ASN Bappeda Ikuti Cek Kesehatan Gratis

"Kita juga berharap Pemprov Riau dapat mendorong sektor swasta untuk terus bergerak maju. Permudah perizinan, adanya insentif dan subsidi hingga kemudahan investasi. Ini bakal meningkatkan arus uang beredar sehingga membuka ruang fiskal Riau lebih besar lagi ke depannya." terang Hendry Munief.

Selain menyampaikan pandangan terhadap situasi daerah, Hendry Munief juga menyampaikan kerja-kerja politik di senayan yang dia lakukan selama ini untuk memperjuangkan pembangunan di Riau. Seperti sekolab vokasi, iklim industri, penyaluran dana CSR, KSPN, Ekraf, Riau Creative Hub dan beberapa program lainnya.

Sambutan dari Hendry Munief ini dijadikan catatan khusus oleh Kepala Bappeda Provinsi Riau yang ditindaklanjuti ke depannya.



Terkait
Wakili Bupati Kampar, Asisten II Pimpin Apel Gerakan Indonesia ASRI di Kecamatan Salo
Wakili Bupati Kampar, Asisten II Pimpin Apel Gerakan Indonesia ASRI di Kecamatan Salo
Mutasi Besar-besaran di Polda Riau, Kabid Humas hingga
Forum DPR RI Dapil Riau Diluncurkan, Ahmad Yuzar Dorong
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengk
Lainnya
Bupati Bengkalis Resmikan Ruang Rawat Inap Tahanan RSUD Bengkalis
Bupati Bengkalis Resmikan Ruang Rawat Inap Tahanan RSUD Bengkalis
Balap Liar, Belasan Pelajar SMP Bintan Timur Diamankan
Seorang Spesialis Pencuri Sapi di Padang Ditangkap Poli
Bangkai Harimau Sumatera di Kebun Binatang Jambi Dibaka
Pendidikan
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Kwarda Riau Buka Kursus Pelatih Pramuka Mahir Dasar, Di
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Nasional
Mensesneg Prasetyo Hadi Sebut Dugaan Penyadapan Presiden oleh Listyo Sigit Mengarah ke Makar
Mensesneg Prasetyo Hadi Sebut Dugaan Penyadapan Presiden oleh Listyo Sigit Mengarah ke Makar
Kapolri Larang Polisi Gunakan Vape, Pelanggar Terancam
Kasus Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Berujung Pen
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I