Bangkai Harimau Sumatera di Kebun Binatang Jambi Dibakar

Alwira Fanzary
Senin, 28 Januari 2019 21:56:20
Bangkai Harimau Sumatera yang dibakar

KANALSUMATERA.com - Bangkai harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) yang mati di kebun binatang Taman Rimba, Jambi akhirnya dibakar. Langkah itu diambil untuk menghindari pihak tak bertanggung jawab yang hendak memanfaatkan bangkai spesimen satwa langka tersebut.

"Bangkainya sudah dibakar karena dari BKSDA Jambi tidak mau ambil risiko nantinya ada pihak yang memanfaatkan spesimen bangkai itu," ujar Kepala UPTD Taman Rimba Jambi, Taufik Bukhari di Jambi seperti dilansir dari Antaranews, Senin (28/1/2019).

Bangkai harimau Sumatera bernama "Ayu" berusia delapan tahun itu mati pada Sabtu 26 Januari 2019. Bangkainya langsung dibakar kemudian dikuburkan. Sedangkan bangkai Singa yang bernama Hori yang juga mati pada Sabtu 19 Januari 2019 pekan lalu juga telah dikuburkan setelah dilakukan bedah bangkai untuk mengetahui penyebab kematiannya.

"Kasus kematian kedua binatang buas, langka dan dilindungi itu sudah saya sampaikan semuanya ke Polda Jambi dan pihak Polda juga telah memeriksa terkait apakah ada unsur kesengajaan terkait kematian beruntun satwa ikonik tersebut," kata Taufik.

Selain itu, pasca-kematian beruntun dua ekor satwa yang dilindungi tersebut pihak Pemerintah provinsi (Pemprov) Jambi langsung mengevaluasi pengelolaan kebun binatang satu-satunya di Provinsi Jambi tersebut.

Sekda Provinsi Jambi juga hari ini langsung meninjau ke Taman Rimba guna mengetahui langsung dan meminta untuk melakukan pembenahan.

Sebelumnya, dua ekor satwa koleksi kebun binatang Taman Rimba Jambi, yakni harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) dan singa (Panthera Leo) mati karena sakit. Keduanya mati hampir berbarengan atau hanya selisih sepekan.

Harimau bernama Ayu mati, Sabtu 26 Januari 2019 dini hari sekitar pukul 01.00 WIB diketahui akibat menderita penyakit paru-paru basah (Pneumonia) setelah dilakukan bedah bangkai oleh tim medis dokter hewan. Sedangkan singa jantan dewasa yang bernama Hori yang kandang display-nya bersebelahan lebih dulu mati atau sepekan yang lalu, Sabtu (19/1).

Singa jantan dewasa yang sekitar dua tahun telah menghuni kebun binatang kebanggaan masyarakat Jambi itu diketahui mati juga akibat sakit.

"Hori mati mendadak, gejalanya menurut tim dokter terjadi pembengkakan pada jantungnya," kata Kepala UPTD Taman Rimba Jambi, Taufik Bakhori.

Setelah kematian beruntun dua ekor satwa ikonik itu, saat ini Taman Rimba Jambi masih menyisakan satu ekor Harimau Sumatera, yakni Uni (induk Ayu) dan singa betina bernama Cinta yang sebelumnya didatangkan dari Taman Satwa Siantar, Sumatera Utara. Kso

Lainnya
Bupati Lepas Keberangkatan ESI Rohil Tanding Mobile Legend untuk PON 2024
Bupati Lepas Keberangkatan ESI Rohil Tanding Mobile Legend untuk PON 2024
Bapenda Pekanbaru Optimalkan Potensi Pajak Daerah
Ketua Karang Taruna Riau Kunjungi Desa Kuala Terusan Pe
Drainase Tersumbat, Dinas PUPR PekanbaruTerus Upayakan
Ekonomi
Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir
Antrian Panjang Sebabkan Kemacetan, Krisis BBM Terjadi di SPBU Bangkinang Sepekan  Terakhir
Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Mun
Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sekt
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Politik
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji Kampar
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji Kampar
Fraksi PKS DPRD Riau Launching Hari Aspirasi, Pesan Sek
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD P
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt