PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan

Mawardi Tombang Amar
Minggu, 30 Agustus 2026 05:01:23

KANALSUMATERA.com - PELALAWAN — Ditengah Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, yang belum selesai, PT Musim Mas mengerahkan personel dan sejumlah peralatan pemadam untuk membantu mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah kebakaran meluas.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dan aparat terkait, PT Musim Mas menurunkan satu regu pemadam kebakaran (damkar) yang dilengkapi berbagai peralatan penanganan karhutla. Tim tersebut diterjunkan langsung ke lapangan untuk memperkuat upaya pemadaman dan pengendalian kebakaran di wilayah terdampak.

Adapun personel dan peralatan yang dikerahkan terdiri dari 12 orang anggota pemadam karhutla, satu unit mini excavator PC75, enam unit mesin pompa, enam unit selang hisap, 12 roll selang buang, tujuh unit nozzle, serta sejumlah peralatan pendukung lainnya.

General Manager PT Musim Mas, Jerry Liu mengatakan, pengerahan personel dan peralatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen perusahaan dalam membantu pemerintah dan unsur terkait menangani karhutla.

“Dukungan personel dan peralatan tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat proses penanganan karhutla di wilayah Kerumutan serta mendukung upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas,” ungkap Jerry.

Baca: Doorprize HUT RI di Desa Rumbio Jadi Momen Haru, Syahrul Aidi Soroti Makna Kemerdekaan

Perkuat Kesiapsiagaan Sejak Dini

Jerry menjelaskan, kondisi geografis Kabupaten Pelalawan yang dilintasi garis khatulistiwa membuat sejumlah wilayah memiliki tingkat kerawanan terhadap karhutla, terutama saat memasuki musim kemarau.

“Kita lihat secara geografis wilayah Kabupaten Pelalawan dilintasi garis khatulistiwa di sejumlah kecamatan. Kalau sudah memasuki musim kemarau, sebagian wilayah di Kabupaten Pelalawan paling rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Makanya dalam upaya pencegahan, PT Musim Mas berkomitmen terus mengadakan pelatihan pencegahan dan pengendalian kebakaran lahan dan hutan yang beberapa bulan lalu sudah kita persiapkan,” jelasnya.

Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi PT Musim Mas untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi karhutla. Pelatihan yang diberikan mencakup pencegahan, deteksi dini, teknik pemadaman, penggunaan peralatan, hingga penerapan aspek keselamatan ketika menjalankan tugas di lapangan.

Baca: Bupati Ahmad Yuzar Apresiasi Jefry Noer Kembangkan Pisang Cavendish di Kampar

Dalam pelaksanaannya, PT Musim Mas menggandeng berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, tim pemadam perusahaan, serta masyarakat sekitar.

Menurut Jerry, keterlibatan lintas sektor tersebut menjadi bagian penting untuk membangun sistem penanganan karhutla yang terpadu.

“Ini merupakan bentuk komitmen tinggi PT Musim Mas sebagai wujud nyata peran aktif dalam membantu pemerintah mencegah dan menangani permasalahan yang muncul di tengah-tengah masyarakat,” terangnya.

Program Desa Bebas Api

Selain meningkatkan kapasitas personel, PT Musim Mas juga menjalankan Program Desa Bebas Api sebagai langkah pencegahan karhutla yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Baca: Plt Gubri Dampingi Wapres Gibran, Tegaskan Komitmen Dukung Program Strategis Nasional

Melalui program tersebut, perusahaan menggandeng pemerintah desa, lembaga adat, tokoh masyarakat, TNI, Polri, serta berbagai elemen lainnya untuk bersama-sama melakukan pencegahan dan penanganan karhutla.

Setiap tahun, PT Musim Mas juga membuat nota kesepahaman bersama pemerintah desa di sekitar wilayah operasional. Kesepakatan tersebut menjadi dasar untuk membangun komitmen bersama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Bagi desa yang mampu menjaga wilayahnya dari karhutla selama satu tahun, perusahaan memberikan reward sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya mendorong masyarakat agar semakin aktif menjaga lingkungan.

“Program ini setiap tahun kita laksanakan sebagai upaya mendorong optimalisasi pencegahan dini dalam kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla saat mulai musim kemarau,” kata Jerry.

Baca: Kapolri Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Riau, Bupati Kampar Dampingi Penyerahan Bantuan Alat

Perkuat Green Policing

Komitmen PT Musim Mas dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla juga sejalan dengan semangat Green Policing, yakni pendekatan kolaboratif yang mengedepankan keamanan sekaligus perlindungan dan kelestarian lingkungan.

Melalui konsep tersebut, perlindungan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan maupun pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.

Kolaborasi dalam pencegahan karhutla dilakukan melalui edukasi, sosialisasi, deteksi dini, peningkatan kapasitas personel, serta kesiapan sarana dan prasarana pemadaman.

Baca: Sinergitas Tanpa Batas, Bupati Kampar Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80

Komitmen tersebut juga ditunjukkan melalui kegiatan penanaman pohon. GM PT Musim Mas Jerry didampingi Manager Humas Malinton Purba, bersama Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK melakukan penanaman pohon di Kecamatan Pangkalan Kuras, Rabu (29/4/2026).

Sementara itu, PT Musim Mas juga memasang spanduk sosialisasi pencegahan karhutla di sejumlah titik rawan terbakar di wilayah operasional Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Pengerahan tim dan peralatan PT Musim Mas ke Kerumutan menjadi salah satu bentuk nyata dukungan perusahaan dalam menghadapi karhutla yang terjadi di lapangan.

PT Musim Mas menegaskan akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah, TNI, Polri, BPBD, masyarakat, serta pihak terkait lainnya dalam upaya penanggulangan karhutla.

Wakil Bupati Pelalawan H Husni Tamrin mengatakan, penanggulangan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pelalawan.

Baca: Bupati Bengkalis Dorong PT BLJ Ambil Peran Strategis di Sektor Migas Riau

“Kami menyampaikan apresiasi kepada PT Musim Mas yang telah ikut berpartisipasi dalam upaya penanggulangan karhutla di Kecamatan Kerumutan. Kolaborasi seperti ini sangat penting dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujar Wakil Bupati Pelalawan.

Menurutnya, keterlibatan dunia usaha dalam membantu penanganan karhutla merupakan langkah positif yang perlu terus ditingkatkan. Kerja sama antara pemerintah daerah, perusahaan, TNI-Polri, masyarakat, serta berbagai pihak terkait dinilai dapat membuat penanganan karhutla di lapangan berlangsung lebih cepat dan efektif.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko terjadinya karhutla.

“Pencegahan harus menjadi perhatian kita bersama. Jangan sampai api kecil berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar dan sulit dikendalikan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Pelalawan berharap sinergi dan kepedulian seperti yang ditunjukkan PT Musim Mas dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi perusahaan lainnya untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan serta mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan karhutla.

Baca: Forum DPR RI Dapil Riau Diluncurkan, Ahmad Yuzar Dorong Sinergi Perjuangkan APBN

Dengan kesiapsiagaan, kolaborasi, dan respons cepat, kebakaran diharapkan dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan maupun masyarakat.

PT Musim Mas berkomitmen untuk terus memperkuat langkah pencegahan dan penanganan karhutla sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung terciptanya wilayah yang aman dari kebakaran hutan dan lahan.

Terkait
Bupati Kampar Salurkan Bantuan Sosial Beras Program Strategis Kampar Dihati Tahun Anggaran 2026
Bupati Kampar Salurkan Bantuan Sosial Beras Program Strategis Kampar Dihati Tahun Anggaran 2026
Bupati Zukri Ajak IMK Pelalawan Perkuat Persatuan dan D
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Terbaru dari Manokwari: Honorer Muda jadi CPNS, Usia di
Lainnya
DPRD Gelar Rapat Lintas Komisi Dengar Pendapat Terkait Penempatan Tenaga PPPK
DPRD Gelar Rapat Lintas Komisi Dengar Pendapat Terkait Penempatan Tenaga PPPK
Program Pemberdayaan Masyarakat Menjadi Proritas Bupati
Pemko Pekanbaru Sanksi Objek Wisata Asia Heritage Terka
Dapat Alat M2M Cetak e KTP di Lampung Makin Cepat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Aceh
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teup
Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah selam
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Olahraga
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Dukungan Gianni Infantino Makin Tergerus Jelang Pemilih
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat