Terbaru dari Manokwari: Honorer Muda jadi CPNS, Usia di Atas 35 Tahun PPPK

Mawardi Tombang Amar
Rabu, 21 Januari 2026 22:52:03
Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Manokwari Alberthina Porulery

KANALSUMATERA.com - MANOKWARI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Papua Barat, melakukan verifikasi tahap akhir terhadap 546 honorer untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) CPNS dan PPPK formasi 2021. Diketahui, seleksi CPNS dan PPPK formasi 2021 dari jalur honorer di wilayah Papua Barat tertunda dan baru bisa diproses belakangan ini.

Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Manokwari Alberthina Porulery mengatakan saat ini pihaknya tengah menyelesaikan proses akhir setelah perbaikan berkas yang sempat dikembalikan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Kami sedang mempersiapkan penyelesaian verifikasi dan pemberkasan pengangkatan 546 honorer formasi 2021. Prosesnya sudah masuk tahap akhir,” ujarnya di Manokwari, Selasa (20/1/2026).

Bupati Manokwari Hermus Indou telah menetapkan nama 546 honorer melalui surat keputusan (SK) bupati berdasarkan pengusulan dan pemberkasan internal yang dilakukan organisasi perangkat daerah (OPD) pada 2025. Selanjutnya, data 546 honorer calon ASN formasi 2021 itu disampaikan kepada BKN dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) untuk dilakukan verifikasi dan validasi.

Baca: 25 Tim Ikuti Lomba Pacu Sampan Dalam Rangka Memeriahkan Hari Jadi Kab. Kampar Ke-76 Tahun 2026

Dari hasil proses tersebut, BKN mengembalikan sejumlah berkas untuk diperbaiki oleh BKPSDM Manokwari. “Berkas yang dikembalikan sudah kami perbaiki dan saat ini telah disampaikan kembali ke BKN,” kata Alberthina.

Dia menargetkan proses akhir dari verifikasi dan pemberkasan tersebut dapat selesai dalam bulan ini sehingga Pemkab Manokwari dapat mulai merencanakan tahapan pengangkatan honorer berikutnya.

Berdasarkan data BKN, jumlah tenaga honorer di Kabupaten Manokwari tercatat sebanyak 1.972 orang. Namun, data tersebut masih akan diverifikasi lebih lanjut untuk memastikan apakah pegawai bersangkutan masih berstatus honorer atau telah bekerja di instansi lain. Dari jumlah tersebut, baru 546 orang yang diproses untuk diangkat menjadi ASN untuk mengisi formasi 2021.

Sementara itu, honorer lainnya masih memiliki peluang mengikuti CPNS formasi 2024, di mana Pemkab Manokwari memperoleh kuota sebanyak 505 orang. Dijelaskan bahwa pengangkatan 546 honorer menjadi CPNS dan PPPK formasi 2021 dilakukan berdasarkan kategori usia.

Baca: Pemkab Kampar Ikuti Zoom LKPD Tahun 2025 Bersama Dirjen Pemeriksaan Keuangan Negara

Honorer berusia di bawah 35 tahun akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Adapun honorer berusia di atas 35 tahun akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).


Alberthina menegaskan pengangkatan tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan honorer di Kabupaten Manokwari. Hal ini sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran, di mana pada 2026 pemerintah pusat tidak lagi mengalokasikan anggaran untuk pembayaran gaji honorer.

“Kami berharap teman-teman honorer tetap membangun komunikasi dengan pimpinan OPD masing-masing, sehingga setiap perkembangan informasi terkait pengangkatan honorer dapat diketahui,” pesannya.

Sumber: Antara

Terkait
Hindari Penyakit Jelang Lebaran, Dinkes Kampar Ingatkan Masyarakat Kontrol Konsumsi Makanan
Hindari Penyakit Jelang Lebaran, Dinkes Kampar Ingatkan Masyarakat Kontrol Konsumsi Makanan
Kepala Diskominfotiksan Kampar Terima Telkomsel Region
BPKAD Riau Kebut Evaluasi APBD Pekanbaru dan Inhil, Dae
Ekonomi Riau Tumbuh Namun Ruang Fiskal Tertekan dan Tun
Lainnya
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-27 di tahun 2023, Tema Otonomi Daerah Maju Indonesia Unggul
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-27 di tahun 2023, Tema Otonomi Daerah Maju Indonesia Unggul
Karang Taruna Riau Gelar Bulan Bhakti di Bengkalis, Had
Kapolres Kukuhkan Paskibra Kabupaten Aceh Selatan
Perwakilan Masyarakat Lingga Bantah Pernyataan Bupati T
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Nasional
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Sertijab Pejabat Strategis, Perkuat Soliditas Satuan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Sertijab Pejabat Strategis, Perkuat Soliditas Satuan
Kemenag Uji Coba Sistem Gaji Terintegrasi, Update Data
Selain Gandeng Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Ke
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Daerah
HUT ke-80 SPS Digelar di Stanum Bangkinang, SPS Riau Matangkan Persiapan
HUT ke-80 SPS Digelar di Stanum Bangkinang, SPS Riau Matangkan Persiapan
Salimah Kampar Gelar Rakerda, Perkuat Peran Pengurus hi
Kejar Kemandirian Fiskal, Ahmad Tarmizi Instruksikan Fr
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men