Hindari Penyakit Jelang Lebaran, Dinkes Kampar Ingatkan Masyarakat Kontrol Konsumsi Makanan

Mawardi Tombang Amar
Kamis, 26 Maret 2026 13:12:07

KANALSUMATERA.com - Bangkinang – Momen Idul Fitri 1447 H menjadi waktu yang di nanti untuk bersilaturahmi sembari menikmati aneka hidangan khas Lebaran. Namun, di balik kelezatan kue kering, sirup, dan makanan olahan yang tersaji, terdapat ancaman kesehatan yang perlu diwaspadai.

Hal itu disosialisasikan oleh Pemkab Kampar melalui Dinas Kesehatan Kampar sebagaimana dikuti dari laman resmi website Dinkes Kampar pada Selasa (24/3/2026). Melalui situs tersebut, Dinkes Kampar mengingatkan warga untuk berhati-hati menikmati makanan saat lebaran. Ada beberapa asupan makanan yang membahayakan yakni asupan gula berlebih yang berkontribusi langsung pada peningkatan penyakit tidak menular (PTM).

Berdasarkan data terbaru dari Data Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar mengenai 10 Penyakit Terbanyak Tahun 2025, tren penyakit metabolik menunjukkan angka yang signifikan.

Diabetes Melitus Tipe 2 kini menempati urutan ke-4 penyakit terbanyak di Kabupaten Kampar dengan jumlah penderita mencapai 20.542 orang (10,75%). Selain itu, Hipertensi berada di posisi ke-2 dengan 43.928 penderita (22,99%). Tingginya angka ini membuktikan bahwa gangguan metabolisme akibat gaya hidup dan pola makan, termasuk konsumsi gula dan lemak berlebih, merupakan tantangan besar bagi kesehatan masyarakat Kampar saat ini.

Ancaman di Balik Hidangan Hari Raya

Baca: KUA-PPAS Kampar 2027 Jadi Penentu Realisasi Janji Beasiswa Mahasiswa

Tanpa disadari, banyak hidangan Lebaran seperti kue tart, permen, minuman bersoda, hingga makanan olahan mengandung kadar gula tambahan (added sugar) yang tinggi. Dampak paling nyata dari konsumsi gula berlebih adalah obesitas dan gangguan metabolisme.

Kelebihan berat badan menjadi faktor pemicu utama bagi 85% pasien Diabetes Melitus Tipe II, di mana tubuh tidak lagi mampu mengelola kadar glukosa dalam darah secara normal. Risiko ini bersifat domino; penderita obesitas berisiko dua kali lipat terkena serangan jantung koroner, stroke, hingga gagal ginjal.

Gula, Obesitas, dan Risiko Kanker

Meskipun gula bukan zat karsinogenik secara langsung, konsumsi berlebih yang memicu obesitas menjadi pintu masuk bagi berbagai jenis kanker. Secara klinis, pria dengan obesitas memiliki risiko lebih tinggi menderita kanker usus besar dan kelenjar prostat, sementara wanita berisiko lebih tinggi terkena kanker payudara dan leher rahim.

Tips Tetap Sehat di Hari Kemenangan

Baca: Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Berlibur ke Candi Muara Takus

Mengingat Diabetes dan Hipertensi masuk dalam catatan penyakit tertinggi di Kampar, menjaga diri – menjaga asupan makanan di hari raya adalah bentuk syukur atas nikmat kesehatan. Berikut langkah preventif yang dapat dilakukan:

Prioritaskan Air Putih: Batasi konsumsi sirup manis atau minuman bersoda yang biasa tersaji di meja tamu.

Pilih Camilan Sehat: Ganti atau selingi konsumsi kue kering dengan buah-buahan segar sebagai sumber gula alami.

Kontrol Porsi Makanan Bersantan: Mengingat Gastritis juga masuk dalam 10 penyakit terbanyak (posisi ke-3), batasi makanan yang terlalu merangsang asam lambung dan lemak tinggi.

Lakukan Cek Kesehatan Rutin: Manfaatkan fasilitas kesehatan untuk memantau kadar gula darah dan tekanan darah secara berkala selepas libur Lebaran.

Baca: Pelantikan APKASINDO Riau 2025–2030, Perkuat Daya Saing dan Keberlanjutan Industri Sawit di Daerah

Mari jadikan Idul Fitri 1447 H sebagai momentum kemenangan, tidak hanya melawan hawa nafsu selama Ramadan, tetapi juga menang dalam menjaga kesehatan tubuh demi kualitas hidup masyarakat Kampar yang lebih baik. (SM/Inf)

Sumber: Dinkes Kampar



Terkait
Bupati Kampar dan Kapolres Lepas Peserta Bhayangkara Run Hari Bhayangkara ke-80
Bupati Kampar dan Kapolres Lepas Peserta Bhayangkara Run Hari Bhayangkara ke-80
Antisipasi Lonjakan DBD, Pemkab Rohil Gencarkan Gotong
Perkuat Sinergi Pembangunan, Bupati Kampar Terima Audie
Pemkab Kampar Tegaskan Sinergi dengan TNI Jalankan Prog
Lainnya
Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan
Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan
Jarak Pandang di Lingga Menurun Akibat Kabut Asap
Badko HMI Sumut Desak Dinas Parawisata Tutup Permanen R
Wagub Ijeck Bakal Buat Perda Subuh Berjamaah
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket