Hendry Munief Dorong Pendirian Sekolah Vokasi Industri di Riau, Soroti Kesenjangan SDM Lokal

Mawardi Tombang Amar
Rabu, 28 Januari 2026 11:14:50

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief meminta percepatan pembangunan sekolah vokasi industri di Riau, seraya menegaskan bahwa ketersediaan sumber daya manusia terampil menjadi faktor penentu keberlanjutan industrialisasi nasional.

‎
‎Dorongan tersebut disampaikan Hendry Munief di Gedung DPR RI Selasa (27/1/2026) sore usai melaksanakan Raker dengan kementerian Perindustrian sebelumnya. Dorongan ini bagian momentum capaian Indonesia yang menempati posisi tertinggi di ASEAN dalam Manufacturing Value Added (MVA) dengan nilai USD 265,07 miliar pada 2025.

‎Hendry Munief mengapresiasi capaian tersebut sebagai indikator meningkatnya daya saing sektor manufaktur nasional. Namun, ia mengingatkan bahwa keberlanjutan industrialisasi tidak hanya ditentukan oleh investasi dan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan tenaga kerja terampil yang relevan dengan kebutuhan industri.
‎
‎Menurut Hendry, pendidikan vokasi industri merupakan instrumen strategis untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan pasar kerja. Ia mencontohkan praktik link and match yang diterapkan di SMK Mitra Industri MM2100 serta Politeknik STTT Bandung, yang mampu memastikan seluruh lulusannya terserap industri bahkan sebelum diwisuda.
‎
‎“Dari siswa SMK itu bahkan belum tamat sudah 100 persen diminta oleh perusahaan industri. Begitu juga di Politeknik STTT Bandung, dari 445 lulusan tahun 2025, sebelum diwisuda pun sudah 100 persen diterima industri,” ujar Hendry dalam rapat tersebut.
‎
‎Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Riau, Hendry menilai provinsi Riau masih tertinggal dalam pengembangan pendidikan vokasi industri yang terintegrasi. Padahal, Riau memiliki basis industri strategis, mulai dari migas, hilirisasi sawit, hingga kawasan industri di Dumai dan sekitarnya.
‎
‎Ia menyebut pemerintah daerah di Kabupaten Siak dan Kota Dumai telah merancang pengembangan pendidikan vokasi, termasuk rencana Universitas Riau berencana membuka kampus vokasi di Dumai. Namun, Hendry menekankan perlunya intervensi pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perindustrian, untuk mempercepat realisasi program tersebut.
‎
‎“Pertanyaannya, bagaimana teknis dan percepatan dari Kementerian Perindustrian agar pendidikan vokasi ini betul-betul bisa segera diwujudkan dan menjadi solusi dalam menyiapkan SDM industri,” tegasnya.

Sekolah atau pendidikan vokasi adalah jalur pendidikan tinggi yang berfokus pada penguasaan keahlian terapan spesifik, dengan porsi praktik lebih besar dari pada teori. Tujuannya adalah menghasilkan lulusan siap kerja, kompeten, dan terampil di bidang tertentu, seperti teknik, bisnis, atau kesehatan.

Baca: Anggota DPRD Riau Samsuri Daris Nilai Program MBG Belum Sentuh Maksimal Daerah 3T seperti Inhil

Jenjang Pendidikan Vokasi mencakup diploma, meliputi D1 (Ahli Pratama), D2 (Ahli Muda), D3 (Ahli Madya), dan D4 (Sarjana Terapan).

.



Terkait
200 Perusahaan di Pekanbaru Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan
200 Perusahaan di Pekanbaru Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan
Haul ke-38 Syekh Aidarus Dipadati Jemaah, Bertepatan 10
SF Hariyanto Tegaskan ASN Tolak Perintah yang Salah dan
Ketua DPC FSPTI-KSPSI Rohil H. Fuad Ahmad Apresiasi Ino
Lainnya
Usulan Pajak Air Permukaan Batang Sawit untuk Korporasi, DPRD Riau: Daerah Lain sudah Menerapkan
Usulan Pajak Air Permukaan Batang Sawit untuk Korporasi, DPRD Riau: Daerah Lain sudah Menerapkan
Sadari Kebutuhan Pelajar di Tambang, Pemkab Kampar Sedi
DPC HNSI Rohil Mewakili DPD HNSI Riau Rapat Bersama Dir
Dilema Corona, Zulkifli Tunda Pesta Anaknya Demi Patuhi
Pendidikan
Asesmen Akreditasi Dimulai, Prodi S1 Kewirausahaan Universitas Pahlawan Evaluasi Mutu Pendidikan
Asesmen Akreditasi Dimulai, Prodi S1 Kewirausahaan Universitas Pahlawan Evaluasi Mutu Pendidikan
Di Hadapan 700 Penerima Beasiswa BPDP, Syahrul Aidi Ung
Sekolah Lansia BKMT Kampar Jadi Ruang Edukasi dan Sosia
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Politik
PSI Bela Gibran di Tengah Gugatan MK, Pertanyakan Kapan Perkara Ijazah Selesai
PSI Bela Gibran di Tengah Gugatan MK, Pertanyakan Kapan Perkara Ijazah Selesai
Gema Keadilan Riau Perkuat Barisan Pemuda, Tujuh DPD se
Ketua PGI Jacky Manuputty Ungkap Alasan Absen Pelantika
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Hukum
Densus 88 Tangkap 12 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Ini Perannya
Densus 88 Tangkap 12 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Ini Perannya
WNA China Diduga Curi Barang di Pesawat, Imigrasi Soett
Pengamat Soroti Kasus Narkoba Tiga Anggota DPRD Jatim d