Pekan Depan, Kegiatan Belajar Daring di Pekanbaru Kembali Dimulai

Mawardi Tombang
Kamis, 20 Mei 2021 18:35:34

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru- Awal pekan depan kegiatan belajar mengajar kembali dimulai pasca libur lebaran Idulfitri. Proses belajar bagi siswa di Kota Pekanbaru masih menerapkan sistem dalam jaringan (Daring).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas, mengatakan proses daring hanya untuk zina tertentu.

"Kita mulai tanggal 24 Mei, masih sistem daring. Walaupun itu di zona hijau dan kuning boleh (buka sekolah) sebenarnya. Tapi ini untuk menghindari resiko," kata Ismardi Ilyas, Kamis (20/5/2021).


Kemudian , proses pembelajaran secara daring ini diterapkan hanya bagi jenjang pendidikan TK, SD, SMP negeri maupun swasta. Siswa melakukan pembelajaran dari rumah dengan metode pelajaran yang diberikan guru.


Menurut Ismardi , sejumlah sekolah masih ada yang berada di zona hijau dan kuning sebaran Covid-19. Sekolah ini berada pada wilayah yang tidak terpapar dan sebaran rendah Covid.

Baca: Pemprov Riau dan Kanwil Kementerian HAM Perkuat Sinergi Pemenuhan HAM di Daerah


Tapi, pihaknya juga tetap memutuskan untuk seluruh tingkatkan melaksanakan pembelajaran daring untuk menghindari resiko.


Selain itu, proses vaksinasi untuk tenaga pendidik digesa menjelang tahun ajaran baru. Seluruh tenaga pendidik ditargetkan tuntas divaksin menjelang pertengahan Juli 2021.


"Kalau selesai di vaksin, sesuai rencana kementerian dipertengahan Juli sudah buka sekolah seperti biasa. Semua sekolah buka di tahun ajaran baru," katanya.

Baca: Kapolda Riau Pimpin Sertijab Strategis, Dirintel, Kabid Humas dan Empat Kapolres Berganti

Sumber: pekanbaru.go.id



Terkait
Pemkab Kampar Raih Penghargaan Menteri Agama RI atas Dukungan Program “Masjid Ramah Pemudik”
Pemkab Kampar Raih Penghargaan Menteri Agama RI atas Dukungan Program “Masjid Ramah Pemudik”
Dari Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Sudah
Pastikan Mudik Aman, Kadinkes Kampar Keliling Pantau 8
Kedai Remang-remang Jadi Target, 92 Botol Miras Disikat
Lainnya
Bappeda Kampar Matangkan Dokumen IGA 2026, Optimistis Raih Predikat Kabupaten Sangat Inovatif
Bappeda Kampar Matangkan Dokumen IGA 2026, Optimistis Raih Predikat Kabupaten Sangat Inovatif
Belajar ke MPP Pekanbaru, Wako Tangerang: Akan Kami Apl
Pedagang Sayur Keliling Dirampok Seusai Subuh
Puting Beliung di Bener Meriah, Delapan Orang Terluka
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Politik
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpr
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I