Wali Kota Pekanbaru Tinjau Jembatan Amblas di Rumbai, Akses Darurat Segera Dibangun

Kanama Amar
Selasa, 16 Juni 2026 15:50:23

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meninjau langsung kondisi jembatan yang amblas di Jalan Nelayan, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Pemerintah Kota Pekanbaru memastikan pembangunan jembatan darurat segera dilakukan guna menjaga kelancaran mobilitas warga yang selama ini bergantung pada akses tersebut. Senin (15/06/2026).

Dalam kunjungan itu, Agung Nugroho didampingi Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III Riau Daniel, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru Edward Riansyah beserta jajaran.

Jembatan yang menjadi penghubung utama masyarakat setempat itu dilaporkan amblas sejak Sabtu (13/06/2026), sehingga menyebabkan arus lalu lintas di kawasan tersebut terputus total.

Baca: Syahrul Aidi Pimpin Upacara HUT RI di Hayfalah Boarding School, Berikut Pesan Kemerdekaannya

"Hari ini sudah ada pengiriman jembatan darurat terlebih dahulu. Agar bisa segera digunakan masyarakat, bisa dilalui untuk satu mobil bergantian," ucap Agung Nugroho.

Menurutnya, pembangunan akses sementara menjadi solusi tercepat karena proses perbaikan permanen diperkirakan membutuhkan waktu yang cukup lama. Terlebih, Jalan Nelayan merupakan jalur vital dan satu-satunya akses utama bagi warga di kawasan tersebut.

Baca: Ratusan Prajurit Kodam XIX Gelar Karya Bakti Bersihkan Fasilitas Publik Pekanbaru

"Jembatan ini sudah dibangun oleh kementerian sejak tahun 1995, dan sudah lebih dari 31 tahun. Jadi wajar adanya erosi tanahnya ambruk di bawah," jelasnya.

Agung Nugroho menegaskan, Pemerintah Kota Pekanbaru akan segera berkoordinasi dan melaporkan kondisi tersebut kepada Kementerian Pekerjaan Umum agar proses pembangunan kembali jembatan secara permanen dapat dipercepat.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kerusakan terjadi pada bagian sisi bibir jembatan yang mengalami penurunan signifikan hingga lebih dari satu meter. Peristiwa itu diduga dipicu oleh pergerakan tanah yang mengganggu struktur penopang jembatan.

Baca: Kejar Opini Pelayanan Tertinggi, Riau Siap Hadapi Penilaian Ombudsman 2026

Sebelumnya, tim teknis dari Dinas PUPR Pekanbaru telah melakukan investigasi awal untuk mengetahui penyebab pasti amblasnya jembatan tersebut. "Kemarin tim dari PUPR sudah turun ke lokasi," ungkap Agung, Minggu (14/06/2026).

Dari hasil pemantauan sementara, di sekitar lokasi terdapat aktivitas pemancangan tiang sungai yang dilakukan pihak BWSS. Aktivitas tersebut diduga memberi dampak terhadap kondisi kaki dan konstruksi jembatan.

Baca: BPBD Kampar Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Desa Empat Balai, Lahan 0,5 Hektare Terselamatkan

Selain itu, kerusakan disebut semakin diperparah oleh melintasnya kendaraan berat jenis crane di lokasi. Sejumlah warga mengaku melihat badan jembatan mulai bergeser secara perlahan tidak lama setelah kendaraan bertonase besar tersebut melintas.

"Kita berkoordinasi dengan BWSS, segera kita perbaiki. Karena masyarakat banyak lewat di jalanan itu," ucapnya.

Pemerintah Kota Pekanbaru bersama pihak terkait kini terus melakukan langkah-langkah penanganan agar akses masyarakat dapat kembali normal sambil menunggu pembangunan jembatan permanen. (SM)



Terkait
Dorong UMK Masuk Ekosistem Digital, Wabup Kampar Buka Pelatihan Pemasaran Digital
Dorong UMK Masuk Ekosistem Digital, Wabup Kampar Buka Pelatihan Pemasaran Digital
1.071 KPM di Kampar Utara Terima KKS, Wabup Misharti Te
Sektor Perkebunan Berikan Kontribusi dalam Pembangunan,
Hindari Penyakit Jelang Lebaran, Dinkes Kampar Ingatkan
Lainnya
Melalui May Day 2026 di Kampar, Bupati Harap Harmonisasi Pemerintah, Pekerja dan Badan Usaha
Melalui May Day 2026 di Kampar, Bupati Harap Harmonisasi Pemerintah, Pekerja dan Badan Usaha
Bupati Kasmarni Pinta RSUD Tingkatkan Sinergi dan Kolab
Kadis DLHK Pekanbaru Diingatkan Jangan Bermain Api Jela
Jasad Lia Yulrifa, Gadis yang Meninggal Tergantung di K
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan
Pesantren Kampar Desak Propam Periksa Dugaan Intimidasi
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I