RT-RW di Pekanbaru Bakal Terima HP Gratis, Pemko Andalkan Dana CSR Bukan APBD
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana membagikan telepon genggam (HP) kepada seluruh ketua RT dan RW yang tersebar di 15 kecamatan. Program ini disiapkan untuk memperkuat sistem pelaporan dan mempercepat komunikasi antara perangkat lingkungan dengan pemerintah. Sabtu (01/08/2026).
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memastikan pengadaan perangkat tersebut tidak akan membebani keuangan daerah.
"Handphone ini, catatannya tidak menggunakan APBD," kata Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, pada pengukuhan 45 ketua RT-RW se Kecamatan Sail, bertempat di Lapangan Sukoharjo, Jalan Sukoharjo, Kelurahan Sukamulia.
Baca: Perkuat Sinergi, Bupati Kampar Ikuti Rakor Inflasi dan Sosialisasi Jaminan Produk Halal
Menurut Agung, kebutuhan HP bagi para ketua RT dan RW akan diupayakan melalui dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan dan mitra swasta.
"Kami akan berupaya ini mendapat CSR dari vendor-vendor maupun dari yang namanya baik itu Telkomsel, Indosat, dan lain-lain," ujar Walikota Agung.
Baca: Wabup Kampar Hadiri Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Bersama Kapolri Secara Virtual
Ia menegaskan, skema tersebut dipilih agar anggaran pemerintah tetap dapat difokuskan untuk program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
"Agar apa?, agar masyarakat betul-betul merasakan uangnya tidak digunakan sembarangan. Untuk itu, kami perlu dukungan dan doa dari semua pihak," tegasnya menambahkan.
Selain sebagai perangkat komunikasi, HP yang nantinya diterima para ketua RT dan RW akan difungsikan sebagai media pelaporan berbagai persoalan di lingkungan masing-masing. Dengan sistem tersebut, setiap laporan diharapkan dapat diterima pemerintah secara lebih cepat dan ditindaklanjuti secara efektif.
Baca: Bupati Kampar Diwakili Sekda Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Hari Bhayangkara ke-80
Pemko Pekanbaru juga tengah menyiapkan aplikasi khusus yang akan diintegrasikan dengan perangkat tersebut sehingga proses koordinasi antara RT, RW, kelurahan, kecamatan hingga pemerintah kota dapat berlangsung secara digital.
"Aplikasinya tengah kami siapkan," tutup Walikota Agung. (SM)
