DPRD Gelar Rapat Lintas Komisi Dengar Pendapat Terkait Penempatan Tenaga PPPK

Mawardi Tombang
Jumat, 24 Maret 2023 18:20:56

Bengkalis: Lintas Komisi DPRD Kabupaten Bengkalis menghadirkan Dinas Pendidikan dan BKPP Kabupaten Bengkalis dalam rangka rapat dengar pendapat terkait penempatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Guru yang sudah lulus sebelumnya, Selasa (24/3/2023).

Rapat dilaksanakan diruang rapat Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Sofyan dan didampingi Ketua Komisi IV Septian Nurgaha beserta anggota DPRD

Pemasalahan yang menjadi bahan diskusi penting kali ini merupakan penempatan guru PPPK yang tidak sesuai dengan penempatan yang dipilih. Hal ini banyak dikeluhkan oleh beberapa Guru PPPK yang lulus tapi ditempatkan didaerah yang berbeda jauh dari tempat yang dipilih.

Wakil Ketua DPRD Sofyan menyampaikan, Dinas Pendidikan yang merupakan stakeholder terkait penempatan guru PPPK yang sudah lulus tetapi penempatannya tidak sesuai dengan formasi awal ketika peserta mengisi syarat untuk mengikuti tes PPPK maka sebaiknya Dinas Pendidikan memberikan penjelasan terkait masalah penempatan ini.

Baca: Dinkes-KONI Pekanbaru dan PMI Riau Bagikan 2.000 Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

"Penempatan guru-guru PPPK saat ini menjadi polemik diluar sana yang tidak sesuai dengan harapan para pelamar seharusnya penempatan tersebut sesuai dengan tempat mereka tinggal, guru merupakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan mendidik generasi masa depan kita nantinya," ucap Sofyan.

Sementara itu Ketua Komisi IV Septian Nugraha juga mengatakan, guru merupakan ujung tombak masa depan bagi anak-anak generasi yang akan datang maka sebaiknya pendataan penempatan yang lulus PPPK benar-benar diperhatikan agar sekolah yang nantinya tempat mereka mengajar bisa memilik guru yang sesuai dengan yang dibutuhkan. Kemudian terkait SDM yang menjadi operator di Dinas Pendidikan juga sebaiknya lebih teliti lagi dalam pendataan sehingga data yang ada tidak kacau balau.

Ketua Komisi I Febriza Luwu meminta Dinas Pendidikan agar lebih aktif lagi dalam melakukan pendataan dan mengenai penempatan guru-guru PPPK ini yang mengetahui kebutuhan untuk penempatan adalah daerah bukan dari pusat, maka dari itu sebaiknya Dinas Pendidikan selaku Stakeholder harus mencari solusi terkait penempatan tenaga PPPK yang lulus ini.

Selanjutnya, Sekretaris Komisi IV Irmi Syakip Arsalan berharap agar Dinas Pendidikan bisa lebih teliti lagi terkait penempatan guru-guru PPPK yang ada di Kabupaten Bengkalis agar formasi yang disediakan benar-benar formasi yang dibutuhkan. Kemudian harus ada ikhtiar dari Dinas Pendidikan untuk mencari solusi dan menjadi perhatian bagi kita agar tidak menjadi permasalahan dan apabila ini tidak di evaluasi maka dunia pendidikan akan kacau balau.

Baca: Wabup Kampar Hadiri Rapat Pembebasan Lahan Duplikasi Jembatan Rantau Berangin di Merangin

Sekretaris Dinas Pendidikan Muthu Saily menanggapi terkait permasalahan penempatan PPPK bahwa pada saat ini masih ditahap menginventarisir data terlebih dahulu untuk tahap pertama yang bermasalah terkait penempatan, kemudian rencana berikutnya akan berkoordinasi ke Kementerian apakah masalah penempatan ini bisa diserahkan ke daerah saja karena SK tenaga PPPK guru nantinya Bupati yang akan menandatanginya.

Terakhir, Kepala BKPP Jamaludin menjelaskan masalah penempatan guru PPPK ini tidak hanya berlaku di Kabupaten Bengkalis saja tetapi ini merupakan masalah nasional, untuk pemenuhan penempatannya harus melalui proses terlebih dahulu dan terkait data dapodik harus dibenahi terlebih dahulu dalam BKPP selalu mensupport Dinas Pendidikan dan membantu menyelesaikan permasalahan yang ada(Siti/infotrl)



Terkait
Bupati Kampar Sambut Peserta KKP Sespimmen Polri, Bahas Strategi Green Policing Cegah Karhutla
Bupati Kampar Sambut Peserta KKP Sespimmen Polri, Bahas Strategi Green Policing Cegah Karhutla
WA Group 'Suara Riau' Bahas Keresahan Fiskal Daerah: Ke
Masyarakat Pagaran Tapah Adukan PTPN IV ke DPR RI, Adam
31 Puskesmas Segera Berakhir Izin Operasional, Dinkes K
Lainnya
Hendry Munief: Siak harus Menjadi Wajah Wisata Budaya Melayu Indonesia
Hendry Munief: Siak harus Menjadi Wajah Wisata Budaya Melayu Indonesia
Kapolda Sumbar tangguhkan penahanan tiga mahasiswa pela
Kebakaran di Meranti Riau Meluas
Bangun Kesadaran Berlalu lintas, Polrestabes Gelar Sepe
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket