Diskop UKM Meranti Dukung Gagasan Zona Ekonomi Barat, Tegaskan Kajian Kelayakan Jadi Prioritas

Kanama Amar
Jumat, 17 Juli 2026 16:55:09

KANALSUMATERA.com - SELATPANJANG – Gagasan pembangunan sentra ekonomi baru di wilayah barat Kabupaten Kepulauan Meranti mendapat apresiasi dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM dan Naker) Kabupaten Kepulauan Meranti. Meski dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan, pemerintah menegaskan bahwa realisasi program tersebut harus diawali dengan kajian kelayakan yang komprehensif. Kamis (16/07/2026).

Apresiasi itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskop UKM dan Naker Kepulauan Meranti, Eko Priyono, SE., M.Si. Menurutnya, inisiatif yang digagas Koperasi Desa Merah Putih Ketapang Permai menunjukkan bahwa koperasi kini tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi desa, tetapi juga mampu melahirkan gagasan strategis untuk mendukung pembangunan daerah.

Ia menilai, wacana pembentukan pusat ekonomi di zona barat sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi wilayah.

Baca: Bupati Kampar Lantik Pengurus KBKK Batam, Tegaskan Perkuat Solidaritas dan Kontribusi bagi Daerah

"Kami memberikan apresiasi atas inisiatif Koperasi Desa Merah Putih Ketapang Permai yang telah melakukan kajian awal dan menggagas lahirnya sentra ekonomi baru di zona barat. Ini merupakan pola pikir yang patut diapresiasi karena menunjukkan koperasi desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi wilayah serta mendukung arah pembangunan nasional," ujar Eko.

Meski demikian, Eko menegaskan bahwa setiap gagasan strategis harus didukung dengan perencanaan yang matang. Karena itu, pihaknya meminta agar koperasi melengkapi berbagai kajian ilmiah serta analisis independen sebelum konsep tersebut diajukan kepada calon investor maupun disinergikan dengan berbagai pemangku kepentingan.

Baca: Bupati Kuansing Raih Dua Penghargaan dari Menteri Agama pada Pembukaan MTQ XLIV Riau

Menurutnya, kajian tersebut harus mencakup analisis potensi pasar, proyeksi investasi, dampak terhadap pelaku UMKM, peluang penyerapan tenaga kerja lokal, hingga aspek geografis kawasan. Dengan demikian, pembangunan yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat ekonomi yang luas dan berkelanjutan.

"Selain mengapresiasi gagasan ini, kami juga menekankan pentingnya kajian kelayakan yang independen untuk memvalidasi potensi pasar, dampaknya terhadap UMKM lokal, serta peluang bagi tenaga kerja daerah sebelum investor mulai masuk," jelasnya.

Selain kajian, kesiapan infrastruktur dasar juga dinilai menjadi faktor penentu keberhasilan pengembangan kawasan ekonomi baru tersebut. Pemerintah berharap seluruh kebutuhan pendukung dapat dipersiapkan secara bertahap sesuai perkembangan investasi.

Baca: Disdukcapil Kampar Tetap Buka Saat Libur Nasional, Layanan Adminduk Tetap Maksimal

"Infrastruktur seperti jalan penghubung antar kecamatan, jembatan, pasokan listrik yang stabil, air bersih, hingga kepastian tata ruang harus menjadi syarat utama. Sebagian memang harus tersedia sejak awal, sementara sebagian lainnya dapat dibangun secara bertahap sesuai perkembangan. Disperindagkop UKM akan terus mengawal agar koperasi tetap menjadi mitra strategis dalam pengembangan ekonomi daerah," kata Eko.

Sebelumnya, Ketua Koperasi Desa Merah Putih Ketapang Permai, Shem Fatamorgana, mengusulkan pembangunan kawasan perdagangan baru di Desa Ketapang Permai yang diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi bagi tiga kecamatan, yakni Merbau, Pulau Merbau, dan Tasik Putri Puyu.

Baca: Hendry Munief Dorong Pariwisata Rohul Mendunia: Bentuls Komunitas Digital dan Viralkan Kontennya

Menurut Shem, selama ini sekitar 35 desa di tiga kecamatan tersebut masih bergantung pada Kota Selatpanjang sebagai pusat perdagangan utama. Kehadiran sentra ekonomi di zona barat diyakini mampu memangkas biaya logistik, mempercepat distribusi barang, serta meningkatkan efisiensi aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menjelaskan, gagasan tersebut lahir dari hasil survei lapangan, kajian geografis, serta pembekalan yang diperoleh melalui pelatihan program koperasi. Berdasarkan analisis yang dilakukan, Desa Ketapang Permai dinilai memiliki keunggulan berupa ketersediaan lahan, akses transportasi, sumber daya manusia, komoditas unggulan, dan posisi geografis yang strategis sebagai penghubung antarwilayah.

Shem juga memperkirakan, apabila kawasan perdagangan tersebut berhasil diwujudkan, perputaran ekonomi dari lebih dari 50 ribu penduduk di tiga kecamatan berpotensi mencapai sekitar Rp3 miliar per hari atau mendekati Rp1 triliun setiap tahun.

Baca: Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berbagai Aktifitas Wisata

Ia berharap pemerintah kabupaten, Pemerintah Provinsi Riau, hingga pemerintah pusat dapat memberikan dukungan, khususnya dalam penyediaan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, listrik, dan fasilitas penunjang lainnya agar pembangunan sentra ekonomi baru di zona barat Kepulauan Meranti dapat direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan. (SM)



Terkait
Masyarakat Pagaran Tapah Adukan PTPN IV ke DPR RI, Adam Syafaat: Puluhan KUD Mitra Dari Luar Desa
Masyarakat Pagaran Tapah Adukan PTPN IV ke DPR RI, Adam Syafaat: Puluhan KUD Mitra Dari Luar Desa
THR ASN Pemkab Kampar Mulai Dicairkan, Kepala BPKAD: Pe
Wabup Kampar Pimpin Rapat Persiapan Hari Jadi Kampar Ke
Terbaru dari Manokwari: Honorer Muda jadi CPNS, Usia di
Lainnya
DPMPTSP: Ada 47 IUP dan 10 SIPBD Jadi Kewenangan Pemprov Riau
DPMPTSP: Ada 47 IUP dan 10 SIPBD Jadi Kewenangan Pemprov Riau
Tahun Depan Dana Tes Urine PNS dan THL Dianggarkan Pemk
Pemko Pekanbaru Sulap Pasar Agus Salim Seperti Maliobor
Tahun Depan, Pemprov Kepri Bakal Benahi Pulau Penyengat
Nasional
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Gaji Hakim Naik, Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggara
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran T
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda