Kapal Muatan Sembako Karam di Perairan Bengkalis, 7 Awak Berhasil Diselamatkan

Mawardi Tombang
Jumat, 23 Januari 2026 21:26:16
Kapal muatan sembako yang berhasil diselamatkan di perairan Bengkalis

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU - Kecelakaan laut menimpa Kapal Layar Motor (KLM) PRIMA SETIA dengan nomor lambung NO.1033/Ia GT.170 di perairan Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis Riau, pada Jumat (23/1/2026).

Kapal yang mengangkut bahan sembako dan barang kelontong tersebut dilaporkan karam setelah dihantam ombak besar yang menyebabkan bagian lambung bawah pecah. Insiden ini mengakibatkan muatan kapal berserakan di sepanjang perairan hingga ke bibir pantai.

Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekira pukul 11.00 WIB. Berdasarkan informasi awal, kapal tersebut mengalami kerusakan parah akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan tersebut.

"Kemudian kami dari pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pendataan dan memastikan situasi di lokasi kejadian tetap kondusif. Sebanyak tujuh orang awak kapal dilaporkan berhasil selamat dalam musibah ini," ujar Fahrian.

Baca: Bupati Zukri Pimpin Apel Siaga Satgas Anti Narkoba 2026, Pelalawan Perketat Perang Lawan Narkotika

Identitas para korban adalah Nakhoda bernama Wardi (59), warga Kepulauan Meranti, serta enam Anak Buah Kapal (ABK) lainnya yakni Zainal, Herman Sabri, Rahmat, Wahid, Mahadi, dan Candra. Seluruh kru kapal berhasil dievakuasi oleh nelayan setempat dalam keadaan selamat tanpa luka yang serius meskipun sempat mengalami trauma.

Kronologis kejadian bermula pada Kamis (22/1/2026) sekira pukul 18.00 WIB saat kapal berangkat dari Pelabuhan Tanjung Balai Asahan menuju Kota Selatpanjang. Kapal tersebut membawa muatan barang sembako dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

"Namun, saat berada di depan perairan Selat Morong, Kecamatan Rupat, cuaca buruk mulai melanda dengan ombak tinggi dan angin kencang yang menghantam badan kapal," jelas Fahrian.

Memasuki pukul 21.00 WIB, hantaman ombak mengakibatkan lambung bagian bawah kapal pecah dan air mulai masuk dengan cepat. Kapten Wardi sempat mencoba meminta bantuan kepada petugas Angkatan Laut dan Basarnas Bengkalis melalui radio komunikasi.

Baca: Bupati Kampar Melayat ke Rumah Duka Tokoh Masyarakat Desa Parit Baru, Almarhum Akbar Markib

"Sayangnya, tak lama kemudian mesin kapal mati total, yang mengakibatkan sistem komunikasi terputus sehingga posisi kapal tidak dapat terpantau lebih lanjut," cerita Fahrian.

Para awak kapal terpaksa mengapung di tengah laut selama berjam-jam dalam kondisi darurat sebelum akhirnya kapal terdampar di perairan Desa Sepahat pada Jumat siang.

Kondisi kapal saat ditemukan sudah tenggelam sebagian dengan posisi dek dan lambung kapal yang terpisah. Hal ini menyebabkan ribuan paket sembako dan barang kelontong hanyut terbawa arus hingga ke tepian pantai.

Masyarakat setempat yang melihat kejadian itu segera berdatangan ke pantai untuk membantu evakuasi dan mengambil barang-barang yang hanyut. Bhabinkamtibmas Desa Sepahat, Aipda Rully Salemba, sempat memberikan imbauan tegas agar masyarakat tidak menjarah barang milik kapal.

Baca: Bupati Kampar Pimpin Pra Musrenbang RKPD 2027, Fokus Sinkronisasi Program Seluruh Kecamatan

"Namun, pihak pengurus kapal melalui Kapten Wardi menyatakan bahwa warga diperbolehkan mengambil barang tersebut untuk dimanfaatkan daripada terbuang sia-sia di laut sebagai bentuk rasa terima kasih atas pertolongan warga," terang Fahrian.

Hingga saat ini, ketujuh awak kapal masih berada di Desa Sepahat untuk beristirahat sambil menunggu penjemputan. Pihak pengurus kapal dari Selatpanjang dikabarkan sedang dalam perjalanan menuju lokasi untuk mengevakuasi seluruh kru kembali ke daerah asal.

"Anggota kami tetap bersiaga di lokasi guna memantau perkembangan situasi dan memastikan keamanan di sekitar area pantai," pungkas Alumni Akpol 2005 itu.

Terkait
Makan Bajambau Warnai Peringatan Hari Jadi Kampar ke-76
Makan Bajambau Warnai Peringatan Hari Jadi Kampar ke-76
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kampar Ke-76 Tahun 2026,
Sempena Hari Jadi Kampar ke-76, 10 Pasangan Ikuti Sida
Wabup Kampar Pimpin Rapat Persiapan Hari Jadi Kampar Ke
Lainnya
Bupati Rohil Tinjau Ruas Jalan yanga Terdampak Banjir dan Lumpur di Kota Bagansiapiapi
Bupati Rohil Tinjau Ruas Jalan yanga Terdampak Banjir dan Lumpur di Kota Bagansiapiapi
DPRD Riau Minta BUMD Tingkatkan Kontribusi PAD di Saat
Bicara Sejarah Medan di Hari Kemerdekaan
BBPOM Pekanbaru Sita Ribuan Kosmetik Ilegal
Nasional
Dorong Pendidikan Vokasi, Hendry Munief Minta Pemerintah Perkuat Beasiswa hingga CSR Industri
Dorong Pendidikan Vokasi, Hendry Munief Minta Pemerintah Perkuat Beasiswa hingga CSR Industri
Gangguan Besar, Sebagian Pulau Sumatera Mati Lampu: Ber
Hendry Munief Apresiasi Kinerja Kementerian UMKM 2025,
Politik
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden Berantas Oligarki dan Kebocoran Negara
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden Berantas Oligarki dan Kebocoran Negara
Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan
PKS Kampar Laksanakan Konsolidasi dan Penyerahan SK DPC
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Ekonomi
Saldo Minimum Bank per Mei 2026, Mandiri, BRI, dan BNI: Jangan Sampai Rekening Tidak Aktif!
Saldo Minimum Bank per Mei 2026, Mandiri, BRI, dan BNI: Jangan Sampai Rekening Tidak Aktif!
Bukan CSR! Koperasi BBDM Salurkan Rp 10 Juta ke 9 Wilay
Hendry Munief Kunjungi UMKM Pinaloka di Siak, Manfaatka
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt