Bupati Kampar Pimpin Penghijauan Ekoteologi di Salo, Ajak Masyarakat Wariskan Alam Lestari

Kanama Amar
Jumat, 17 Juli 2026 07:49:03

KANALSUMATERA.com - SALO – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan terus diperkuat di Kabupaten Kampar. Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kampar bersama Komunitas Pecinta Lingkungan Kabupaten Kampar (KPLK) menggelar kegiatan Penghijauan Ekoteologi di lingkungan PDTA Getah Sebatang, Desa Salo, Kecamatan Salo, Rabu (15/07/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kampar Ahmad Yuzar, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, Ketua DPRD Kampar H. Ahmad Taridi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Erizon Efendi, Kepala Badan Kesbangpol Kampar Mahadi, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kampar Lukmansyah Badoe, Kabag Kesra Setda Kampar Jalal Syauti, Asst Field CSR PT EMP Energi Gandewa Isfi Maya Fauni, Camat Salo Sopiandi, para Kepala KUA dan penyuluh agama se-Kabupaten Kampar, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Kegiatan diawali dengan penanaman bibit pohon durian oleh Bupati Kampar sebagai tanda dimulainya gerakan penghijauan bertema “Alam Terjaga, Hidup Bahagia, Umat Sejahtera.”

Baca: Bupati Kampar dan DPRD Sepakati KUA-PPAS 2027, Perubahan Anggaran 2026 Mulai Dibahas

Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa lingkungan yang dinikmati saat ini merupakan warisan dari generasi terdahulu. Karena itu, seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mewariskan alam yang lebih baik kepada anak cucu.

“Perbuatan kita hari ini akan menentukan kualitas bumi pada masa yang akan datang. Karena itu, menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Baca: Misteri Kematian Dokter PPDS Unri di Siak Terungkap, Polisi Ungkap Hasil Forensik dan CCTV

Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kampar terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui berbagai program penghijauan, pelestarian sumber daya alam, pengelolaan sampah, perlindungan kawasan hijau, hingga edukasi lingkungan kepada masyarakat.

Selain itu, Pemkab Kampar juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri melalui program Green Policing, komunitas lingkungan, tokoh agama, lembaga pendidikan, dunia usaha hingga masyarakat, guna memperluas gerakan penghijauan terutama di kawasan resapan air.

Ahmad Yuzar turut memberikan apresiasi kepada IPARI Kabupaten Kampar dan Komunitas Pecinta Lingkungan Kabupaten Kampar yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, gerakan penghijauan harus menjadi budaya bersama dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.

Baca: Agung Nugroho Siapkan Retret dan Seragam Baru untuk RT/RW, Perkuat Pelayanan Warga

“Saya berharap pohon yang kita tanam hari ini tidak hanya tumbuh besar dan memberi manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab kita kepada Allah SWT dan kepada generasi yang akan datang,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Zamhasri, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi Program Prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia di bidang Ekoteologi.

Baca: DYK Riau Bahas Kebijakan Hukum Pidana Hadapi Fenomena LGBT Berbasis Nilai Pancasila

Ia mengatakan, penyuluh agama tidak hanya berperan membina kehidupan spiritual masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam mengajak masyarakat menjaga kelestarian alam.

“Konsep ekoteologi mengajarkan bahwa menjaga dan melestarikan alam bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi juga merupakan bentuk ibadah dan tanggung jawab kepada Sang Pencipta,” ujarnya.

Zamhasri menyebutkan, sebanyak 16 bibit pohon ditanam secara simbolis di kawasan PDTA Getah Sebatang. Selain itu, sekitar 150 bibit pohon bantuan PT Energi Mega Persada (EMP) akan ditanam secara bertahap di rumah ibadah, madrasah, pondok pesantren, dan satuan pendidikan di wilayah Kecamatan Salo.

Baca: Diduga Ada Pungli di MAN 1 Pekanbaru, AMPHR Desak Kemenag Riau Lakukan Investigasi

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, di antaranya Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Pemerintah Kabupaten Kampar, PT Energi Mega Persada (EMP), PT RAPP, PT Surya Dumai, PDAM Kampar, Pemerintah Desa Salo, masyarakat Dusun Getah Sebatang, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau, serta seluruh panitia dan relawan.

Menurutnya, seluruh lubang tanam telah dipersiapkan dengan pupuk dasar berupa dolomit, pupuk RP, dan Biodensis agar bibit yang ditanam dapat tumbuh optimal.

Baca: Touring Bersama UAS dan Kapolda, Bupati Siak Ungkap Strategi Pertahanan Kesultanan Siak

“Kami berharap kegiatan ini menjadi pemantik lahirnya gerakan penghijauan serupa di seluruh kecamatan di Kabupaten Kampar. Satu pohon yang kita tanam hari ini merupakan warisan oksigen dan kehidupan bagi anak cucu di masa depan,” tutupnya.

Setelah penanaman pohon, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama masyarakat Dusun Getah Sebatang sebagai wujud kebersamaan sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh peserta kegiatan. (Adv)



Terkait
Bupati Kampar Ajak Koperasi Bertransformasi pada Peringatan Harkopnas ke-79 Tahun 2026
Bupati Kampar Ajak Koperasi Bertransformasi pada Peringatan Harkopnas ke-79 Tahun 2026
Berdialog dengan LAM Riau, Hendry Munief Terima Sejumla
Wabup Kampar Terima Kunjungan Ninik Mamak Kenegerian Li
Syahrul Aidi Tinjau Pembangunan Jalan Koto Damai-Suka M
Lainnya
KTNA Meranti akan Dikukuhkan, Siap Menyokong Program Bupati Bidang Ketahanan Pangan
KTNA Meranti akan Dikukuhkan, Siap Menyokong Program Bupati Bidang Ketahanan Pangan
Pemko Batam Karantina Khusus OTG Covid-19, Berharap Put
Kinos Cinema & Lapangan Futsal Dreamland Square Resmi D
Saat Menggembala Sapi Seorang Warga Indralaya Ogan Ilir
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202