Syahrul Aidi Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR di PP Insan Cendikia Bangkinang

Mawardi Tombang Amar
Kamis, 18 Juni 2026 20:50:26

KANALSUMATERA.com - Kampar – Pondok Pesantren Insan Cendikia yang berlokasi di Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI pada Kamis 18 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan Anggota MPR/DPR RI, Dr. Syahrul Aidil Maazat, yang memberikan pemahaman kepada para santri tentang pentingnya nilai-nilai kebangsaan serta peran strategis lembaga pendidikan pesantren dalam membangun generasi masa depan.

Dalam pemaparannya, Dr. Syahrul Aidil Maazat menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki posisi yang sangat penting dalam mencetak generasi bangsa yang unggul dan berkarakter. Menurutnya, pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga sebagai pusat pembinaan moral, karakter, dan wawasan kebangsaan.

“Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membangun generasi bangsa masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan,” ujar Dr. Syahrul Aidil Maazat.

Ia menjelaskan bahwa melalui sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, para santri diharapkan mampu memahami serta mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, ia memaparkan sejumlah poin penting terkait peran pesantren dalam membangun generasi bangsa. Di antaranya adalah penanaman nilai karakter dan akhlak sebagai fondasi utama, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta integrasi pendidikan spiritual dan intelektual. Selain itu, pesantren juga berperan dalam menumbuhkan semangat nasionalisme, mencetak generasi mandiri dan berdaya saing, serta menjadi agen moderasi beragama yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan keberagaman.

Baca: Doa Mengiringi Langkah Kafilah Kampar Menuju Negeri Pacu Jalur

“Santri harus menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan zaman, memiliki keterampilan, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan nasional di berbagai sektor,” tambahnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Insan Cendikia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai sosialisasi tersebut sangat bermanfaat dalam memperluas wawasan santri, khususnya dalam memahami nilai-nilai kebangsaan yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Para santri terlihat antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut, mulai dari pemaparan materi hingga sesi tanya jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi religius, tetapi juga generasi yang cinta tanah air dan berjiwa nasionalis.

Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini, Pondok Pesantren Insan Cendikia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembentukan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta siap menjadi pilar pembangunan bangsa di masa depan. ***



Terkait
Bupati Kampar Tinjau Kondisi Box Culvert Jalan Penghubung Kampar Kiri–Kampar Kiri Hulu
Bupati Kampar Tinjau Kondisi Box Culvert Jalan Penghubung Kampar Kiri–Kampar Kiri Hulu
Pemkab Kampar Tegaskan Komitmen Tindak Lanjut Aspirasi
Hendry Munief Dorong Pendirian Sekolah Vokasi Industri
Miris... Warga Balam Jaya Kampar Temukan Bayi Menangis
Lainnya
Terkait Rencana Pemekaran, Tokoh Muda Insel: Sudah Lama Kami Tunggu
Terkait Rencana Pemekaran, Tokoh Muda Insel: Sudah Lama Kami Tunggu
Syahrul Aidi Kumpulkan Lima Balai PUPR, Evaluasi dan Pr
Sekretaris PMD Kampar Sambut Baik Kehadiran Ketua IJK
Hari ini, Semua Cabang O2SN Mulai Dipertandingkan, 884
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Kriminal
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gar
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua T