Bukan Sekadar Kemah, KEMBARA PKS DIY Asah Bela Negara dan Leadership
KANALSUMATERA.com - YOGYAKARTA — Ratusan anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DIY digembleng melalui kegiatan Kemah Bela Negara (KEMBARA) 2026 di Bumi Perkemahan Karang Pramuka, Kaliurang, Jumat (04/09/2026).
Bukan sekadar kemah, KEMBARA 2026 dirancang sebagai ruang pembinaan untuk mengasah ketahanan fisik, karakter, wawasan kebangsaan hingga kemampuan kepemimpinan para peserta.
Pembukaan kegiatan dipimpin Bendahara DPW PKS DIY Sofyan Setyo Darmawan, S.T., M.Eng., yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Baca: Satpol PP Kampar Segel 7 Warung Karaoke di Bangkinang, Diduga Langgar Perda
Dalam amanatnya, Sofyan menegaskan KEMBARA tidak berhenti pada aktivitas fisik. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan yang menyentuh aspek fisik, hati, dan akal.
Menurutnya, KEMBARA juga menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan pembinaan anggota, sekaligus memperkuat komitmen, keikhlasan, dan kepercayaan antarpeserta.
Baca: Dinkes Pekanbaru Catat 706 Warga Terpapar ISPA Selama Kabut Asap
Semangat tersebut diarahkan agar setiap tantangan yang dihadapi selama kegiatan tidak sekadar menjadi pengalaman lapangan, tetapi juga memperkuat orientasi pengabdian kepada masyarakat.
Koramil Pakem Bekali Peserta Materi Bela Negara
Nuansa kebangsaan diperkuat dengan kehadiran Komandan Koramil 02 Pakem, Kapt. Arm. Wahyu Kumcoro, sebagai pemateri Bela Negara dan Leadership.
Baca: Hari Pramuka ke-65, Pemkab Kampar Tegaskan Pentingnya Pembentukan Karakter Generasi Muda
Berbekal pengalaman dalam berbagai penugasan, termasuk operasi hingga luar negeri, Wahyu memberikan perspektif mengenai pentingnya kepemimpinan yang tidak hanya mengandalkan jabatan.
Kepemimpinan sejati, menurutnya, harus terlihat dari kualitas gagasan, ketajaman visi, dan keberanian menerjemahkannya dalam tindakan nyata.
Baca: BGN Ungkap Penyebab 512 Santri Sidoarjo Keracunan MBG, SOP Distribusi Disorot
Potensi generasi muda juga dinilai menjadi kekuatan penting yang harus dirangkul. Karena itu, sinergi antarunsur di wilayah menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan sekaligus mendorong pembangunan bangsa.
Dalam konteks menjaga kedaulatan NKRI, peserta juga didorong memiliki keterbukaan untuk melakukan evaluasi terhadap diri sendiri.
Kerja sama tim dan loyalitas dalam menjalankan tugas menjadi nilai lain yang ditekankan agar setiap langkah pembangunan dapat dilakukan secara konstruktif.
Baca: Muskablub Korpri Kampar, Ardi Mardiansyah Terpilih Pimpin hingga 2030
Malam Hari Diisi Tadabbur Hadis
Rangkaian KEMBARA 2026 berlanjut pada malam hari. Setelah salat Magrib dan Isya, peserta mengikuti sesi tadabbur hadis yang disampaikan Ketua Bidang Kepemudaan DPW PKS DIY sekaligus Anggota DPRD Provinsi DIY, Sigit Nursyam Priyanto, S.Si., M.Ec.Dev.
Baca: Wabup Misharti Jadi Narasumber Kuliah Umum UIN Suska Riau, Ajak Mahasiswa Berani Sukses
Sigit mengajak peserta mengambil pelajaran dari nasihat Rasulullah mengenai mentalitas seorang musafir.
Mentalitas tersebut menggambarkan seseorang yang tidak menunda amal kebaikan dan mampu menentukan apa yang benar-benar menjadi prioritas dalam perjalanan hidup.
Seorang musafir yang bijak, kata dia, harus mampu memilah antara bekal yang diperlukan dengan beban yang justru menghambat perjalanan.
Baca: APBD Perubahan Kampar 2026 Capai Rp2,57 Triliun, Belanja Daerah Naik
Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Perencanaan hidup harus disusun secara cermat agar setiap langkah memiliki arah dan tujuan yang jelas.
Melalui KEMBARA 2026, PKS DIY tidak hanya mengajak anggotanya menghadapi tantangan di alam terbuka, tetapi juga mendorong penguatan karakter, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta semangat berkhidmat di tengah masyarakat.
Baca: Kembara Bela Negara PKS Kampar 2026, Peserta Jalani Tantangan Alam
KEMBARA 2026 menjadi ruang pembinaan yang mempertemukan ketahanan fisik, penguatan mental, dan kesadaran kebangsaan dalam satu rangkaian kegiatan. (SM)
