Kampus Unsyiah Targetkan Bebas Sampah 2019

Alwira Fanzary
Jumat, 8 Maret 2019 06:34:40
Bersih-bersih lingkungan kampus

KANALSUMATERA.com - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menargetkan bebas sampah pada tahun ini. Hal ini diungkapkan Rektor Unsyiah, Prof. Samsul Rizal dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang dipusatkan di lingkungan Asrama Mahasiswa Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh, Kamis (7/1).


Saat ini Unsyiah terus berupaya menghadirkan lingkungan bersih dan asri. Hal ini dimulai dengan pengelolaan sampah yang tepat. Selain itu, Unsyiah juga menyediakan tong sampah sesuai jenis sampah, mendirikan bank sampah, melakukan penghijauan lingkungan, serta terus mengedukasi seluruh civitas akademika untuk membuang sampah pada tempatnya.

Bahkan, seperti dilansir dari Rmol.co, Unsyiah telah memiliki relawan Pelopor Peduli Sampah yang selalu berpartisipasi dalam setiap kegiatan. Para relawan ini bertugas memilah-milih sampah serta mengedukasi masyarakat.

"Menjaga lingkungan adalah hal penting dalam kehidupan, terlebih lagi Aceh merupakan daerah syariat Islam. Selain menjadikan lingkungan bersih dan asri, juga menciptakan kenyamanan dalam belajar," ujar Samsul Rizal dalam keterangan tertulis Humas Unsyiah.

Selain itu, Rektor menambahkan jika menjaga lingkungan bukan hanya ditunjukkan dalam bentuk kepedulian terhadap sampah. Akan tetapi, melakukan penghematan energi yang dimulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari juga penting. Seperti mematikan lampu di siang hari, menggunakan air conditioner secara tepat, serta penghematan dan penggunaan air secara baik.

Terlebih lagi menurutnya, Indonesia berada di garis khatulistiwa yang memiliki potensi energi matahari yang tinggi. Hal ini dapat dimanfaatkan secara baik.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan gotong royong massal yang melibatkan ratusan mahasiswa asrama Unsyiah yang tergabung dalam Mahasiswa Asrama Peduli Alam dan Lingkungan Sekitar (Mapalus) serta pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unsyiah. Gotong royong ini dipusatkan di lima titik, yaitu asrama mahasiswa, Lapangan Tugu, Masjid Jamik, Gelanggang Mahasiswa, dan lingkungan Ruang Kuliah Umum (RKU).

Rama Herawati, penggiat lingkungan dari DWP Unsyiah, mengatakan Hari Peduli Sampah Nasional bukan hari euphoria, melainkan keprihatinan. Peringatan hari ini untuk mengenang peristiwa di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, yang pada 21 Februari 2005 silam terjadi ledakan gas metana pada tumpukan sampah. Akibatnya lebih dari 100 jiwa menjadi korban karena longsoran sampah yang berasal dari Tempat Pembuangan Akhir Leuwigajah.

"Kegiatan hari ini merupakan lanjutan dari gerakan peduli sampah yang telah dilakukan Unsyiah selama ini. Karena dari kampus ini, kita menargetkan pengelolaan sampah yang tepat, sehingga menjadi inspirasi bagi pihak lain," ungkapnya.

Rama juga menambahkan, sebelum kegiatan ini berlangsung pihaknya juga telah mengedukasi mahasiswa Bidikmisi dan mahasiswa Afirmasi yang kuliah di Unsyiah. Edukasi ini terkait dengan pengelolaan sampah, sehingga diharapkan saat mereka kembali ke kampung halamannya menjadi pelopor peduli sampah. Kso



Lainnya
Pimpin Ketua Harian LAKTA, DR. H Ahmad Zikri Minta Kamsol Tetap Jadi PJ Bupati Kampar
Pimpin Ketua Harian LAKTA, DR. H Ahmad Zikri Minta Kamsol Tetap Jadi PJ Bupati Kampar
BSP Gelar Sosialisasi Good Corporate Govenance dan Sist
Jelang Purna Bakti, Sekda Siak Berharap Kinerja dan Ked
Pemkot Lhokseumawe Umrahkan Puluhan Pimpinan Balai Peng
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Politik
Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar: Itu Masih Dugaan
Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung ke PSI, Gerindra Jabar: Itu Masih Dugaan
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern unt
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat