Dinkes Pekanbaru Catat 706 Warga Terpapar ISPA Selama Kabut Asap
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mencatat lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga dua kali lipat di tengah bencana kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.
Rata-rata kasus harian yang sebelumnya berada di angka 100 pasien per hari kini meningkat drastis hingga mencapai kisaran 300 kasus setiap harinya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, beberapa waktu lalu mengonfirmasi adanya peningkatan signifikan tersebut saat memberikan keterangan kepada awak media di Pekanbaru. Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya paparan kabut asap, mengingat kualitas udara di wilayah setempat masih berfluktuasi.
"Ada peningkatan kasus ISPA, dua kali lipat peningkatan kita hitung rata-ratanya per hari," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, Kamis (3/9/2026).
Baca: Hari Pramuka ke-65, Pemkab Kampar Tegaskan Pentingnya Pembentukan Karakter Generasi Muda
Berdasarkan data akumulatif Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, sebanyak 706 warga terkonfirmasi menderita ISPA selama masa tanggap darurat Karhutla. Jumlah tersebut menjadikan ISPA sebagai gangguan kesehatan yang paling banyak dialami warga setempat.
Selain gangguan pernapasan, penurunan kualitas udara akibat asap Karhutla juga memicu berbagai keluhan kesehatan fisik lainnya. Dinas Kesehatan mencatat belasan hingga puluhan kasus iritasi kulit, asma, konjungtivitis, dan pneumonia.
"Dari data tersebut, didapati pula, warga bukan hanya terkena ISPA karena kualitas udara yang memburuk akibat kebakaran lahan. Namun ada juga yang mengalami iritasi kulit," kata Dedy Sambudi.
"Disebutkannya, jumlah warga yang terkena iritasi kulit sebanyak 33 orang. Ada juga yang mengalami asma sebanyak 23 orang. Ada juga warga yang mengalami pneumonia sebanyak lima orang. Lalu ada juga yang mengalami konjungtivitis atau mata merah sebanyak 15 orang," tambah Dedy.
Baca: BGN Ungkap Penyebab 512 Santri Sidoarjo Keracunan MBG, SOP Distribusi Disorot
Secara keseluruhan, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menegaskan bahwa peningkatan berbagai gangguan kesehatan tersebut berbanding lurus dengan paparan kabut asap akibat Karhutla.
Pihaknya terus memantau perkembangan kondisi kesehatan masyarakat serta menyiagakan fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Pekanbaru.
