Antisipasi Wabah Covid 19, APP Dukung Pemko Pekanbaru 'Tata' Pedagang Tugu Keris

Mawardi Tombang
Minggu, 30 Agustus 2020 11:26:51

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Dalam mengantisipasi penyebaran wabah Covid 19 di Kota Pekanbaru, Pemerintah Kota Pekanbaru akan merelokasi pedagang yang berada di kawasan Bundaran Keris Jalan Diponegoro ujung ke sejumlah tempat pada tanggal 6 September 2020 nanti.

Alasan utama Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan relokasi terhadap pedagang adalah tidak memiliki izin dan untuk mengantisipasi sebaran wabah Covid-19.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan bahwa keberadaan pedagang di Bundaran Keris tidak memiliki izin dari Pemerintah.

"Pusat kuliner di Bundaran Keris tidak ada izin. Tetapi, konteks saat ini adalah pandemi Corona," tegas Ingot yang ganteng ini.

Baca: Kejar Kemandirian Fiskal, Ahmad Tarmizi Instruksikan Fraksi PKS se-Riau Bantu Pemda Optimalkan PAD

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satpol PP Pekanbaru Burhan Gurning menyebutkan bahwa relokasi yang akan dilakukan telah sesuai hasil kesepakatan rapat gabungan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Jadi, keputusannya kami akan menutup kawasan Bundaran Keris dari para pedagang pada 6 September nanti," ungkap Gurning.

Saat ini, Pemerintah Kota melalui OPD terkait masih mencari tempat yang tepat sebagai lokasi baru bagi pedagang yang berada di Bundaran Keris tersebut.

Sesuai rencana awal, lanjut Gurning, para pedagang akan direlokasi ke Taman Labuai kawasan Purna MTQ, Pasar Bawah, dan Pujasera di Jalan Arifin Achmad.

Baca: Bupati Kampar Dukung Kerjasama Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listik (PSEL) Pekanbaru RayA

"Relokasi para pedagang kuliner dari Bundara Keris ke beberapa lokasi itu tentu atas persetujuan Gubernur Riau," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jendral Aliansi Pedagang Pekanbaru (APP) , Fadila Saputra mengatakan mendukung Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan penataan pedagang untuk mengantisipasi penyebaran wabah Covid 19 di Kota Pekanbaru.

"Karena kita ketahui saat ini di Kota Pekanbaru penyebaran Covid 19 pada titik tertinggi. Kita sangat mendukung sikap Pemerintah untuk menata pedagang tugu keris namun harus ada solusi yang arif dan bijaksana," tegas Fadil.

Dikatakannya lagi, tentang merelokasi pedagang tugu keris merupakan solusi yang baik, namun belum tentu bisa diterima pedagang tugu keris. Karena pangsa pasarnya sudah berbeda.

Baca: Bupati Kampar Buka Festival 'Lomang Ayo Onam' ke-2 Kampung Godang

"Penertiban ini dilakukan Pemerintah dikarenakan pandemi serta tidak berizin, seharusnya Pemerintah menata itu, berikan izin secara resmi dan patuhi protokol kesehatan. Kemudian tata dengan baik pedagang di Tugu Keris. Minimal bisa membantu perekonomian pedagang di saat pandemi ini dan Pemerintah dapat menjadikan wisata kuliner malam di kota Pekanbaru di Tugu Keris," pinta Fadil.

Ditambahkan lagi, potensi perdagangan di Tugu Keris sangat menjanjikan, untuk itu Pemerintah harus memiliki terobosan untuk menata dan mendorong agar UMKM di Kota Pekanbaru maju dan berkembang.

"Bapak Walikota Pekanbaru merupakan pembina pedagang, jadi beliau sangat peduli dengan pedagang, untuk itu satukan persepsi, duduk semeja dan berikan solusi yang terbaik," tutup Fadil. (PR/rls/ric)

Terkait
Diduga Biliar Berkedok Judi, Warga Bengkalis Resah Aktifitas Tertutup di Belakang Meja
Diduga Biliar Berkedok Judi, Warga Bengkalis Resah Aktifitas Tertutup di Belakang Meja
Keroyokan dengan Pusat dan Provinsi, Pemkab Siak Kejar
Berdialog dengan LAM Riau, Hendry Munief Terima Sejumla
Pemerintah Kabupaten Kampar Salurkan Donasi Tunai untuk
Lainnya
Terkait Natal, Pemkab Dharmasraya: Kami Tidak Larang Warga Beribadah
Terkait Natal, Pemkab Dharmasraya: Kami Tidak Larang Warga Beribadah
Untuk Mengelola Sampah Kota, DLHK Pekanbaru Membagi Jad
Jelang Magrib, Bengkulu Diguncang Gempa 4,1 SR
Tingginya Curah Hujan, Banjir dan Longsor Terjang Tasik
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pendidikan
Witama School Hadirkan Mahasiswa S3 dari AS sebagai Guru Tamu, Perkuat Wawasan Siswa
Witama School Hadirkan Mahasiswa S3 dari AS sebagai Guru Tamu, Perkuat Wawasan Siswa
LKP MentariMU Pekanbaru Diresmikan, Buka Program Kejar
Bimtek Digital Marketing Wonderful Indonesia di Meranti
Nasional
Dorong Pendidikan Vokasi, Hendry Munief Minta Pemerintah Perkuat Beasiswa hingga CSR Industri
Dorong Pendidikan Vokasi, Hendry Munief Minta Pemerintah Perkuat Beasiswa hingga CSR Industri
Gangguan Besar, Sebagian Pulau Sumatera Mati Lampu: Ber
Hendry Munief Apresiasi Kinerja Kementerian UMKM 2025,
Politik
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden Berantas Oligarki dan Kebocoran Negara
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden Berantas Oligarki dan Kebocoran Negara
Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan
PKS Kampar Laksanakan Konsolidasi dan Penyerahan SK DPC