Wabup Kampar Hadiri Rapat Pembebasan Lahan Duplikasi Jembatan Rantau Berangin di Merangin
KANALSUMATERA.com - Bangkinang – Wakil Bupati Kampar, Misharti menghadiri rapat pembebasan lahan dalam rangka mendukung pembangunan duplikasi Jembatan Rantau Berangin yang berlokasi di Desa Merangin, Kecamatan Kuok. Rapat dilaksanakan di aula Kantor Desa Merangin dan menjadi bagian dari upaya percepatan realisasi pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas serta mendukung mobilitas masyarakat. Kamis (25/06/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten II Setda Kampar, Drs. Muhammad, M.Si, Plt. Camat Kuok, Kepala Desa Merangin, perwakilan Satuan Kerja (Satker) Kementerian PUPR, serta masyarakat yang terdampak dalam proses pembebasan lahan.
Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai aspek teknis dan administratif terkait proses pembebasan lahan, termasuk penyampaian informasi kepada warga mengenai tahapan pelaksanaan, mekanisme penilaian lahan, serta pentingnya dukungan masyarakat agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
Baca: Menteri Agama RI Dijadwalkan Buka Syariah Impact Forum 2026 di Pekanbaru
Wakil Bupati Kampar menyampaikan bahwa pembangunan duplikasi Jembatan Rantau Berangin merupakan proyek strategis yang diharapkan mampu memperlancar arus transportasi dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Kuok dan sekitarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan pembebasan lahan yang mengedepankan prinsip musyawarah, keterbukaan, dan memperhatikan hak-hak masyarakat terdampak sehingga seluruh proses dapat berjalan dengan baik dan kondusif.
Baca: Kafilah Kabupaten Kampar Ikuti Training Center Jelang MTQ Provinsi Riau ke-44 di Kuantan Singingi
Sementara itu, perwakilan Satker Kementerian PUPR menjelaskan bahwa koordinasi lintas pihak sangat dibutuhkan agar tahapan pembangunan dapat segera dilaksanakan setelah proses administrasi dan pembebasan lahan selesai.
Melalui forum tersebut, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, masukan, serta pertanyaan terkait pelaksanaan pembebasan lahan. Pemerintah daerah berharap seluruh pihak dapat mendukung proses pembangunan demi kepentingan bersama dan kemajuan infrastruktur di Kabupaten Kampar.(Adv)
