Kapolda Riau Resmikan Breeding Area di PLG Minas, Perkuat Upaya Pelestarian Gajah Sumatera

Kanama Amar
Rabu, 12 Agustus 2026 12:48:54

KANALSUMATERA.com - Siak — Peringatan Hari Gajah Sedunia 2026 di Riau diwarnai langkah konkret dalam memperkuat konservasi satwa dilindungi. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meresmikan sekaligus menyerahkan fasilitas breeding area atau kandang pengembangbiakan gajah di Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas, Kabupaten Siak, Rabu (12/08/2026).

Fasilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga keberlangsungan populasi gajah Sumatera sekaligus mendukung proses perkembangbiakan secara lebih alami.

Peresmian dihadiri Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi, Kepala BKSDA Riau Supartono, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, jajaran Polda Riau dan Polres Siak, serta perwakilan WWF Indonesia wilayah Riau.

Baca: Polantas Karib Sapa Warga di CFD Pekanbaru, Edukasi Lalu Lintas Dikemas Humanis

Kapolda Riau menegaskan pembangunan breeding area bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, keberadaan gajah memiliki kaitan erat dengan keseimbangan ekosistem dan keberlangsungan lingkungan.

> "Gajah Sumatra ini adalah bagian penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem," kata Irjen Herry.

Baca: DPW BKPRMI Riau Gelar GEBER MAS Gelombang I, Dapat Apresiasi Kemenag dan Masyarakat

Ia menjelaskan, keberadaan gajah di kawasan hutan turut menunjukkan masih tersedianya ruang hidup bagi berbagai unsur ekosistem. Karena itu, konservasi gajah harus berjalan beriringan dengan perlindungan habitatnya.

Pendekatan tersebut sejalan dengan konsep Green Policing yang terus dikembangkan Polda Riau. Upaya menjaga satwa, menurut Herry, juga menjadi sarana untuk membangun kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, agar lebih peduli terhadap lingkungan.

> "Dampaknya sangat besar. Kalau mereka berpikir bagaimana menjaga gajah, makanya mereka juga berpikir bagaimana menjaga lingkungannya," lanjutnya.

Baca: Zulhelmi Arifin Resmi Jadi Sekda Pekanbaru, Wali Kota Tekankan Pelayanan dan Antikorupsi

Konservasi Gajah Tidak Cukup Hanya Melindungi Satwa

Kapolda Riau menilai tugas kepolisian tidak berhenti pada penegakan hukum. Perlindungan lingkungan juga menjadi bagian penting karena kerusakan ekosistem dapat memunculkan persoalan sosial dan keamanan.

Baca: Wabup Misharti Lantik 76 Pengurus PGRI Empat Kecamatan, Perkuat Sinergi dan Mutu Pendidikan Kampar

Ia mencontohkan kerusakan lingkungan akibat abrasi yang dapat menghilangkan sumber mata pencaharian masyarakat. Ketika pekerjaan masyarakat terdampak, persoalan sosial seperti pengangguran dan potensi kriminalitas juga dapat ikut meningkat.

> "Ada petani-petani yang sudah puluhan tahun menggantungkan hidupnya di situ, hilang (akibat abrasi). Kalau pekerjaan mereka hilang muncul pengangguran, saya lagi analisis kuantitas dan kualitas kriminalitas di sana setelah ada abrasi tersebut. Katanya banyak kejadian pencurian dan lain sebagainya, jadi inilah tugas kita," jelasnya.

Menurut Herry, persoalan tersebut menunjukkan bahwa perlindungan lingkungan memiliki hubungan langsung dengan keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Baca: Bupati Kampar Perjuangkan Jembatan Rumbio, Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Warga

Breeding Area Diharapkan Tambah Populasi Gajah Sumatera

Kepala BKSDA Riau Supartono mengapresiasi pembangunan kandang breeding tersebut. Ia menyebut fasilitas itu merupakan bentuk nyata dukungan terhadap upaya pelestarian gajah Sumatera.

Baca: Wabup Kampar Hadiri Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Bersama Kapolri Secara Virtual

> "Bagi kami dari Balai Besar KSDA Riau, pembangunan kandang breeding ini merupakan sebuah bentuk nyata kepedulian dan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian satwa dilindungi, khususnya gajah Sumatra," kata Supartono.

Menurut Supartono, kebutuhan terhadap fasilitas pengembangbiakan gajah sebelumnya telah disampaikan ketika Kapolda Riau melakukan kunjungan ke PLG Minas.

> "Kami kemudian menyampaikan bahwa selama ini berbagai upaya konservasi dan perlindungan gajah telah kita lakukan. Namun, saat ini kita juga menghadapi tantangan bagaimana agar populasi gajah dapat terus berkembang dan bertambah. Salah satu kebutuhan yang sangat penting adalah tersedianya kandang breeding yang memungkinkan gajah berkembang biak secara alami," katanya.

Baca: Kesbangpol Riau Gandeng Kemendagri Perkuat Tata Kelola Bantuan Keuangan Partai Politik

Kebutuhan tersebut kini diwujudkan melalui pembangunan breeding area di PLG Minas.

> "Alhamdulillah, apa yang menjadi kebutuhan tersebut hari ini dapat diwujudkan melalui dukungan Bapak Kapolda Riau beserta jajaran," pungkas Supartono.

Baca: Bupati Kampar Pimpin Evaluasi PAD dan Terima Data Tunggakan PKB

Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih sesuai bagi gajah untuk berkembang biak, sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mempertahankan populasi gajah Sumatera di Riau.

Jadi Investasi Ekologis untuk Masa Depan

Kapolda Riau berharap breeding area yang telah diresmikan tidak berhenti sebagai fasilitas baru, tetapi benar-benar memberikan hasil bagi konservasi gajah Sumatera.

Baca: Gandeng Perguruan Tinggi, Diskes Riau Percepat Capaian Cek Kesehatan Gratis

Ia berharap dalam beberapa tahun mendatang fasilitas tersebut dapat menghasilkan generasi baru gajah yang sehat dan memperkuat keberadaan satwa dilindungi tersebut di Riau.

Upaya tersebut juga menjadi pesan bahwa konservasi tidak hanya berkaitan dengan menyelamatkan satwa, tetapi juga menjaga hutan sebagai habitat serta meningkatkan kesadaran masyarakat.

Baca: Wali Kota Pekanbaru Tinjau Jembatan Amblas di Rumbai, Akses Darurat Segera Dibangun

Dengan hadirnya breeding area di PLG Minas, kolaborasi antara kepolisian, BKSDA, pemerhati lingkungan dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjaga gajah Sumatera.

Momentum Hari Gajah Sedunia 2026 pun menjadi pengingat bahwa kelestarian gajah sangat bergantung pada keberlanjutan habitat dan konsistensi seluruh pihak dalam melindungi ekosistemnya. (SM)



Terkait
Wabup Kampar Pimpin Upacara Harkitnas ke-118 Tahun 2026
Wabup Kampar Pimpin Upacara Harkitnas ke-118 Tahun 2026
Hendry Munief Dorong Pariwisata Rohul Mendunia: Bentuls
Kadis PUPR Kampar Bantah Masjid Islamic Center Bangkina
Bupati dan Wabup Kampar Hadiri Tradisi Makan Bajambau d
Lainnya
Bupati Kasmarni Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto di Masjid Arafah Duri
Bupati Kasmarni Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto di Masjid Arafah Duri
Adam Syafaat: Insya Allah Tahun 2025 Mesjid Koto Ranah
Karang Taruna Desa Kualu Nenas Terbentuk, Ismail Saleh
Pemprov Lampung-KPK Luncurkan Sistem Informasi Perencan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Kriminal
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 3.378 Hektare
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 3.378 Hektare
Polda Metro Bongkar Alur Dana Kerusuhan 27 Agustus, Akt
Tiga Pegawai Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB Saat