Pemprov Riau Bentuk BUMD Peternakan Terpadu, Target Swasembada Daging dan Dongkrak PAD
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau mematangkan rencana pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang akan fokus mengembangkan sektor peternakan. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produksi daging sapi lokal, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. Jumat, (03/07/2026)
Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengungkapkan bahwa BUMD tersebut akan memanfaatkan aset milik Pemprov Riau berupa lahan seluas sekitar 20 hektare di kawasan UPT Laboratorium Veteriner dan Kesehatan Hewan, Jalan Hang Tuah, Pekanbaru.
Lahan yang sebelumnya dikenal sebagai kawasan Plaza Ternak itu dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sentra peternakan modern dengan sistem pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan.
Baca: Bupati Kampar Sambut Silaturahmi Kepala Kanwil DJPb Riau di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati
"Selama ini lahannya belum dimanfaatkan secara maksimal. Ke depan kita ingin menjadikannya sebagai pusat pengembangan peternakan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan daerah," ujar SF Hariyanto.
Menurutnya, tahapan awal pengembangan akan difokuskan pada pembenahan kandang beserta infrastruktur pendukung. Setelah seluruh fasilitas siap, pemerintah akan mendatangkan bibit sapi unggul untuk dibudidayakan hingga siap dipasarkan.
Baca: Wabup Bengkalis Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Ribuan Warga Padati Lapangan Tugu
Pemprov Riau optimistis, melalui pengelolaan yang terencana dan profesional, produksi daging sapi lokal dapat terus meningkat sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi dari hasil peternakan daerah sendiri tanpa bergantung pada pasokan dari provinsi lain.
Untuk mempercepat realisasi program tersebut, SF Hariyanto meminta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau segera menyusun kajian bisnis yang komprehensif sebagai landasan pembentukan BUMD Peternakan.
"Susun kajiannya dengan baik. Target kita dalam satu hingga dua tahun ke depan Riau sudah mampu memenuhi kebutuhan daging sapi secara mandiri," tegasnya.
Baca: Bupati Zukri Misran Ajak Semua Pihak Perkuat Sinergi untuk Membangun Kabupaten Pelalawan
Ia menambahkan, kehadiran BUMD Peternakan diharapkan tidak hanya menjadi motor penggerak industri peternakan di Riau, tetapi juga mampu bersinergi dengan BUMD Riau Pangan Bertuah dalam memperkuat ketahanan pangan, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (SM).
