Inflasi Inhil Tembus 6,17 Persen, Peringkat 4 Nasional: Wabup Yuliantini Beri Atensi
KANALSUMATERA.com - Tembilahan - Wakil Bupati Indragiri Hilir, Yuliantini, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.
Kegiatan tersebut berlangsung secara virtual dari E-Bilik Diskominfopers Kabupaten Indragiri Hilir, Senin, 12 Januari 2026. Rakor dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Tomsi Tohir, serta diikuti oleh kepala daerah, wakil kepala daerah, sekretaris daerah, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dari seluruh Indonesia.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi nasional pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,64 persen secara bulanan (month to month). Sementara itu, inflasi tahunan (year on year) mencapai 2,92 persen, dan inflasi tahun kalender juga sebesar 2,92 persen.
Sementara itu, pada kategori 10 kabupaten/kota dengan inflasi tertinggi, dua daerah di Provinsi Riau masuk dalam daftar nasional. Yaitu Kabupaten Indragiri Hilir yang berpusat tercatat berada di peringkat keempat nasional dengan indeks inflasi sebesar 6,17 persen.
Baca: Sektor Perkebunan Berikan Kontribusi dalam Pembangunan, Disbun Kampar Prioritaskan Jalan Produksi
Sedangkan Kabupaten Kampar berada di peringkat ke-10 dengan indeks inflasi sebesar 5,01 persen. Rapat koordinasi juga memaparkan perkembangan harga sejumlah komoditas strategis pada Minggu ke-II Januari 2026.
Kenaikan harga masih didominasi oleh bawang putih, telur ayam ras, bawang merah, daging ayam ras, cabai rawit, cabai merah, serta beras di berbagai kabupaten dan kota.
Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk segera dilakukan langkah pengendalian melalui penguatan distribusi dan ketersediaan pasokan.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pemerintah daerah dapat mengambil langkah strategis dan terukur dalam menjaga inflasi tetap terkendali.
Upaya tersebut juga diharapkan mampu mendukung program nasional serta menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
