Misteri Kematian Dokter PPDS Unri di Siak Terungkap, Polisi Ungkap Hasil Forensik dan CCTV

Kanama Amar
Rabu, 5 Agustus 2026 10:25:42

KANALSUMATERA.com - SIAK – Kepolisian Resor (Polres) Siak mengungkap hasil penyelidikan atas meninggalnya dr. Alex Cristo Loris, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Riau yang ditemukan meninggal dunia di area kosong di samping pagar Rumah Sakit Tengku Rafi'an Siak pada 14 Juli 2026. Selasa (04/08/2026).

Hasil penyelidikan yang disampaikan dalam konferensi pers di Mapolres Siak, menyebutkan bahwa seluruh rangkaian pemeriksaan forensik, analisis laboratorium, hingga penelusuran rekaman kamera pengawas telah rampung dilakukan.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar mengatakan, berdasarkan seluruh alat bukti yang telah dikumpulkan, penyidik belum menemukan adanya indikasi keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut. Kesimpulan sementara penyelidikan mengarah pada dugaan bunuh diri.

Baca: Samsuri Daris Serap Aspirasi Warga Reteh, Reses Jangkau Pulau Kecil hingga Seberang Sanglar

"Hasil pemeriksaan forensik telah kami terima. Dari seluruh rangkaian penyelidikan yang dilakukan, sampai saat ini belum ditemukan keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut," ujar AKBP Sepuh.

Dalam proses penyelidikan, polisi memeriksa sejumlah rekaman CCTV dari berbagai titik, mulai dari lingkungan Rumah Sakit Tengku Rafi'an, sekolah di sekitar lokasi kejadian, hingga jalur yang diduga dilalui korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Baca: DYK Riau Bahas Kebijakan Hukum Pidana Hadapi Fenomena LGBT Berbasis Nilai Pancasila

Dari hasil analisis rekaman tersebut, penyidik tidak menemukan adanya orang lain yang mendampingi maupun mengikuti korban menuju lokasi kejadian.

"Dari rekaman CCTV yang telah kami kumpulkan, korban terlihat berjalan sendiri menuju lokasi. Hingga saat ini belum ditemukan adanya pihak lain yang mengikuti korban ke lokasi tersebut," katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkapkan bahwa penyelidikan juga menemukan dugaan adanya tekanan psikologis yang dialami korban. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan persoalan utang pinjaman daring atau pinjaman online.

Baca: Bupati Kampar Matangkan Penerapan Manajemen Talenta ASN, Perkuat Reformasi Birokrasi

"Dari hasil penyelidikan yang kami lakukan, korban diduga mengalami depresi akibat persoalan pinjaman online. Informasi tersebut juga telah diketahui oleh istrinya," ujar AKP Raja Kosmos.

Ia menjelaskan, rekaman CCTV baik dari Rumah Sakit Tengku Rafi'an maupun kamera pengawas di sekitar lokasi menunjukkan korban datang seorang diri ke tempat kejadian tanpa didampingi orang lain.

Baca: Bupati Kampar Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan Percepat Dukungan Program 3 Juta Rumah

Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa seluruh kesimpulan yang disampaikan mengacu pada hasil pemeriksaan forensik, alat bukti, analisis rekaman CCTV, serta keterangan para saksi yang telah diperiksa selama proses penyelidikan berlangsung.

Polres Siak memastikan penanganan kasus ini dilakukan sesuai prosedur hukum dengan mengedepankan prinsip objektivitas agar seluruh fakta yang berkaitan dengan kematian dr. Alex Cristo Loris dapat terungkap secara menyeluruh. (SM)



Terkait
Hasil SPMB SD Pekanbaru Diumumkan, Pemko Pastikan Seleksi Gratis dan Transparan
Hasil SPMB SD Pekanbaru Diumumkan, Pemko Pastikan Seleksi Gratis dan Transparan
Menteri Agama RI Dijadwalkan Buka Syariah Impact Forum
Ahmad Yuzar: Pra Musrenbang RKPD 2027 Wujudkan Perenca
Resmi Jadi Advokat, Ida Yulita Susanti: Profesi Advokat
Lainnya
Bupati Kampar Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-69 Riau
Bupati Kampar Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-69 Riau
Wabup Kampar Hadiri Rapat Pembebasan Lahan Duplikasi Je
Ketua PKS Riau Berduka Atas Meninggalnya Moralis, Almar
Pekerjaan Banyak Molor, Kades Berindat di Lingga Teranc
Politik
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung Prabowo
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung Prabowo
Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpr
NasDem Usul Parliamentary Threshold 7 Persen, Berlaku N
Pendidikan
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak Bebas Main HP
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak Bebas Main HP
Syahrul Aidi dan Hendry Munief Kompak Motivasi Mahasisw
Disdik Pekanbaru Tegaskan Sekolah Wajib Patuhi Kebijaka
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik