Ribuan ASN Simalungun Diminta Beli Kain Batik Rp200 Ribu

Alwira Fanzary
Kamis, 21 Maret 2019 14:45:53
Baju batik khas Simalungun

KANALSUMATERA.com - Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara kembali resah dengan adanya wacana kewajiban membeli kain untuk seragam batik baru.

Sejumlah ASN yang bertugas di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) kepada wartawan mengatakan, harga kain seragam batik dengan ornamen Simalungun itu dipatok Rp200 ribu.

Padahal, baju batik yang digunakan ASN sekali seminggu setiap hari Kamis, kondisinya masih layak pakai, sehingga membuat sebagian besar pegawai keberatan dengan kebijakan itu.

"Kemarin pegawai sudah dikenakan pungutan Rp100 ribu untuk fingerprint atau mesin absensi elektronik. Sekarang disuruh lagi beli bakal batik dengan harga Rp200 ribu, jadi seperti sapi perahan pegawai ini," ujar seorang ASN yang bertugas di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) bermarga Purba seperti yang dilansir dari Sindonews.com.

Hal senada disampaikan seorang ASN yang berdinas di Dinas Ketahanan Pangan, R Saragih. "Kondisi baju batik yang saya punya sekarang masih baik, karena hanya dipakai sekali seminggu setiap Kamis. Jadi untuk apa harus dibeli lagi dengan harga yang mahal pula," sebut Saragih.

Menurut para ASN, pembelian baju batik harus dibayar melalui OPD masing-masing setelah insentif dicairkan. Pengadaan baju batik ASN Pemkab Simalungun disebut-sebut dikordinir oknum yang mengaku orang dekat Bupati Simalungun, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Simalungun, Harmedin Saragih yang dikonfirmasi melalui telepon menyangkalnya. "Tidak ada pengadaan baju batik ASN Pemkab Simalungun oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan," kata Harmedin.


Anggota DPRD Simalungun Dadang Pramono menyesalkan adanya kesan pemaksaan pembelian baju batik oleh ASN. Menurut politisi Demokrat itu, pengadaan baju batik ASN seharusnya dialokasikan di APBD bukan dibebankan kepada pegawai.

"Tidak benar jika pembelian baju batik ASN dibebankan kepada pegawai, seharusnya dialokasikan di APBD, bukan dibeli sendiri oleh pegawai. Janganlah pegawai terus menerus disusahakan dengan pungli yang modusnya macam-macam," pungkas Dadang. Kso

Lainnya
Pembanguna 50 Unit Rumah Bantuan Relokasi Abrasi dan Rawan Tsunami di Mentawai Sudah 80 %
Pembanguna 50 Unit Rumah Bantuan Relokasi Abrasi dan Rawan Tsunami di Mentawai Sudah 80 %
6 Cluster Bursa Inovasi Desa Kabupaten Kampar Digelar d
Pemprov Sumsel Bentuk Satgassus Penanggulangan Kemiskin
Meski Padat, Akhir Liburan Jalur Berastagi Lancar
Daerah
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
PWI Kampar Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Perkuat So
Wabup Bengkalis Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Ri
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Hukum
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar