Penanganan Kasus Stunting dan Gizi Buruk Fokus Utama RSUD Bangkinang

Mawardi Tombang Amar
Selasa, 21 November 2023 00:13:12
dr. Dini Ariesta sebagai Plt. Kepala Seksi Pelayanan Medik dan Penunjang Medik meninjau stunting

KANALSUMATERA.com -Bangkinang - Ruang nomor 4 Usman Bin Affan RSUD Bangkinang siang itu ramai dengan suara anak. Setidaknya ada 4 orang anak Balita yang lari naik turun tempat tidur rumah sakit dengan riang gembiranya.

Dua diantara mereka yaitu Arif Rahman (4,5 tahun) dan Khalid Rahman (2,5 tahun), kebetulan saat itu Khalid sedang tidur pulas. Sementara abangnya Arif bermain dengan kawan sebaya. Sepintas kedua anak riang, badannya sehat tanpa terlihat ada gejala penyakit atau lainnya.

Namun begitu, ternyata kita tidak bisa mengukur dengan penglihatan kasat mata saja. Faktanya kedua anak tersebut merupakan anak dengan kondisi menderita stunting. Untung pencegahan dari pihak relawan posyandu hingga puskesmas cepat sehingga dapat dilakukan tindakan tepat waktu.

Beberapa hari lalu, redaksi kanalsumatera.com bertemu dan berbincang dengan kedua orang tua anak tersebut yaitu bapak Khairul (42 tahun) dan ibu Indah Wati (42 tahun) di ruang rawat inap kedua adik beradik ini. Kunjungan itu didampingi oleh dr. Dini Ariesta Pamela sebagai Plt. Kepala Seksi Pelayanan Medik dan Penunjang Medik. Sambil santai dan santap siang, bapapk Khairul dan istri melayani redaksi berbincang bagaimana kondisi anak tersebut terakhir kalinya.

Baca: Bantuan Beras Diperluas untuk 3.034 KPM, Bupati Ahmad Yuzar: Negara Harus Hadir di Tengah Masyarakat

Bapak Khairul yang sehari-hari berprofesi sebagai supir antar provinsi ini (beserta istri) tidak menyangka bahwa anaknya menderita gizi buruk. Dia mengetahui hal itu dari istri yang diberitahu oleh bidan Desa Tanjung Rambutan. Saat itu dia berada di luar dalam sebuah urusan pekerjaan. Agar kedua adik beradik mendapatkan penanganan yang lebih serius, mereka mengizinkan anaknya dibawa oleh pihak Puskesmas Air Tiris untuk menjalani perawatan di RSUD Bangkinang. Kedua adik beradik itu ditangani langsung oleh dr. Faradillah sebagai dokter spesialis anak.

Setelah tiga pekan menjalani perawatan, kondisi Arif dan Khalid sudah sangat menggembirakan. Wajahnya makin berisi, senyum makin riang. Awal penanganan, berat badan Arif adalah 12,2 kg sementara itu pada pekan ketiga perawatan sudah mencapai berat 12,47 kg sedangkan targetnya adalah 13,2 kg. Menurut dr. Dini, Arif target berat badan Alif yang ideal tersebut akan tercapai pada pekan keempat perawatan.

Sementara itu Khalid begitu juga, awal penanganan berat badannya adalah 8,4 kg dan pada pekan ketiga penanganan sudah mencapai 9,75 kg sedangkan targetnya adalah 9,8 kg. Diperkirakan dalam pekan ketiga tersebut berat badan ideal akan tercapai.

Orang tua Arif dan Khalid merasa puas dengan pelayanan RSUD Bangkinang. Perawatan, kunjungan dokter, pemberian obat dan makanan tambahan yang sesuai dengan harapan mereka.

Baca: Diduga Sarat Penyimpangan, LMB Desak Audit Total Pelaksanaan SPMB Riau 2026

-dr. Faradillah saat melakukan visitasi pasien stunting

dr. Dini menerangkan alur penanganan gizi buruk dan stunting. Dia menyebut alur pelayanan gizi buruk dan stunting melalui IGD dan poli anak. Pasien yang datang dari IGD akan didampingi oleh keluarga atau dinas kesehatan akan dilakukan pemeriksaan. Jika diperlukan penanganan lebih lanjut akan dilakukan dengan rawat inap.

Untuk penanganan gizi buruk dan stunting, saat ini RSUD Bangkinang telah memiliki 3 orang dokter spesialis anak. Kondisi kesehatan akan diukur semuanya. Mulai dari tinggi badan, berat badan hingga penyakit lainnya yang memungkinkan menimbulkan penyakit tersebut muncul. Setelah berat badan telah tercapai maka baru pasien tersebut akan dipulangkan. Selain ditangani oleh dokter spesialis anak, pasien juga akan dirawat oleh ahli gizi profesional yang dimiliki RSUD Bangkinang.

Baca: Dibuka Menag, Kapolda dan Gubernur Riau Hadiri Pawai Ta'aruf MTQ ke-44 Provinsi Riau di Kuansing

Saat ditanyakan apakah pernah ada kasus RSUD Bangkinang memberikan rujukan ke rumah sakit yang lebih, dalam perawatan anak penderita stunting dan gizi buruk, dr. Dini menerangkan untuk kasus stunting dan gizi buruk tuntas dilakukan penanganan di RSUD Bangkinang. Namun pernah ada kasus anak tersebut diberikan rujukan ke rumah sakit khusus karena anak tersebut mengalami penyakit lainnya yaitu penyakit jantung.


Plt. Direktur RSUD Bangkinang dr. Delfan Syukri dihubungi terpisah menyatakan bahwa penanganan stunting dan gizi buruk adalah salah satu prioritas RSUD Bangkinang dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Kampar. Semenjak kasus stunting mencuat dan ada arahan secara nasional, RSUD Bangkinang terus meningkatkan kemampuan fasilitas dan SOP dalam penanganannya.

Kemudian, RSUD Bangkinang katanya, terus melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, puskesmas tingkat kecamatan se-Kabupaten Kampar. Jalur koordinasi yang aktif memungkinkan tindakan penanganan dilakukan dengan cepat.

Terkait
Antisipasi Kemarau Mendatang, Bupati Kampar Perkuat Mitigasi Karhutla di Tingkat Desa
Antisipasi Kemarau Mendatang, Bupati Kampar Perkuat Mitigasi Karhutla di Tingkat Desa
Saat Hadiri RUPS-LB Tahun 2026, Bupati Kampar Tegaskan
Terima Perwakilan Riau Asal Kampar di Ajang PPPI, Kadis
Ekonomi Riau Tumbuh Namun Ruang Fiskal Tertekan dan Tun
Lainnya
Tokoh Pekanbaru Sambut Positif Syamsuar-Mawardi Tunjuk Syahrul Aidi sebagai Ketua Tim Pemenangan
Tokoh Pekanbaru Sambut Positif Syamsuar-Mawardi Tunjuk Syahrul Aidi sebagai Ketua Tim Pemenangan
Progres Sudah 80 Persen, Gedung Disdukcapil di Kompeks
Flashmob Tari Zapin Libatkan 2 Ribu Siswa SMA Tanjungpi
Longsor dan Banjir Landa Pasaman Barat
Nasional
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 p
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ekonomi
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekrana
11 Kesepakatan Strategis Riau–Jatim Diteken, Perkuat
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Hukum
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg