Antisipasi Kemarau Mendatang, Bupati Kampar Perkuat Mitigasi Karhutla di Tingkat Desa
KANALSUMATERA.com - Bangkinang - Melalui koordinasi nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar Ahmad Yuzar, bersama Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) memperkuat komitmen pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal ini disampaikan Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, setelah mengikuti Rakor Pengendalian Karhutla 2026 di Jakarta.
Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq, pimpin lansung rapat tersebut, menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah untuk supaya tidak lengah meski kondisi cuaca masih fluktuatif. Beliau menegaskan ada tiga strategi utama dalam pencegahan Karhutlah ini
Pertama, Penguatan Deteksi Dini Pemanfaatan satelit dan pemantauan menara api. Kedua Respons Cepat Pengerahan tim darat segera setelah titik panas terdeteksi. Dan ketiga tindakan tegas Penegakan hukum bagi perorangan maupun korporasi yang terbukti membakar lahan.
Pada pertemuan kali ini Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, menegaskan bahwa wilayahnya telah mensiagakan personel hingga ke level akar rumput. Menurutnya, peran masyarakat sangat menentukan dalam mendeteksi api sebelum membesar.
Baca: Bupati Kampar Hadiri Rakor Pengendalian Karhutla Nasional Tahun 2026
“Kami akan mengedepankan langkah Antisipasi. Sosialisasi terus dilakukan, tim siaga di tingkat desa juga sudah kita instruksikan untuk rutin melakukan patroli, terutama di area gambut yang rawan,” ucap Ahmad Yuzar.
Dalam Rakor tersebut tampak juga dihadiri, Pj Gubernur Riau , SF Haryanto. Beliau menekankan bahwa kolaborasi antar kabupaten di Riau menjadi kunci agar kabut asap tidak meluas dan mengganggu aktifitas , ekonomi, maupun kesehatan masyarakat. (SM/Adv)
