Perkara Penyelundupan Manusia di Perairan Bengkalis Dibawa ke Meja Hijau

Mawardi Tombang
Jumat, 22 November 2019 11:22:42

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU- Perkara penyeludupan manusia yang ditangkap oleh tim gabungan Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) yang terdiri dari Polairud Mabes Polri, Polda Riau, dan Polres Bengkalis beberapa waktu lalu dengan mengamankan 18 orang yang diduga diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia, saat ini telah siap untuk disidangkan.


Dirpolairud Polda Riau, Kombes Pol Badaruddin mengatakan, setelah pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan akhirnya saat ini perkara penyeludupan manusia secara ilegal telah pada tahap dua.

"Saat ini kasusnya sudah P21 dan hari ini akan kita lanjutkan tahap dua dengn menyerahkan barang bukti dan tersangka ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis," kata Badarudin saat ekspos di Kantor Ditpolairud Polda Riau, didampingi Wadir Polair, AKBP Suprapto, dan Kasubdit Gakkum, AKBP Wawan Setiawan, Kamis (21/11/2019).

Badaruddin menambahkan, dari pendalaman yang dilakukan, ternyata tersangka yang saat ini ditahan di Ditpolairud Polda Riau, berinisial MS alias Nanang (25), tidak bekerja sendirian, Ia memiliki dua teman di Malaysia sebagai penghubung dan sebagai tekong di negara seberang bernama Ari telah ditangkap oleh Polisi Malaysia, sementara AS hingga saat ini masih DPO.


"Ari sudah ditangkap Polis Diraja Malaysia karena kasus yang sama, yaitu penyelundupan manusia sedang diproses di sana, sedangkan AS jadi DPO," lanjut Badaruddin.

Baca: Bupati Kampar Ahmad Yuzar Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bangkinang

Diberitakan sebelumnya, tim gabungan Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) yang terdiri dari Polairud Mabes Polri, Polda Riau, dan Polres Bengkalis mengamankan 18 orang yang diduga diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia.

Mereka diduga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dan masuk secara tidak resmi melalui perairan Bengkalis, Indonesia.

Diketahui ketika petugas sedang patroli. Saat itu petugas menemukan satu speedboat yang mengangkut sejumlah manusia. Karena mencurigakan, petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap speedboat tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan didapati 17 orang dewasa dan seorang bayi yang diduga pekerja imigran Indonesia illegal dan seorang nahkoda speedboat bernama Muhammad Solikin alias Nanang.

Setelah dicek, ternyata 17 orang tersebut berkewarganegaraan Indonesia yang berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Tanjung Balai Asahan dan Jambi. Dan diantara mereka tidak saling kenal, hanya berjumpa di speedboat.

Baca: Doorprize HUT RI di Desa Rumbio Jadi Momen Haru, Syahrul Aidi Soroti Makna Kemerdekaan

Saat dimintai keterangan, nahkoda speedboad Nanang mengaku sengaja menyewa dua speedboat dan berangkat dari pelabuhan Dumai. Dimana satu speedboat lainnya dibawa oleh rekannya berinisial AS, mereka memang berangkat untuk menjemput para TKI tersebut di sekitar perairan Pork Dikson Negara Malaysia.

Namun di tengah perjalanan speedboat yang tersangka nahkodai tertinggal dengan speed yang dinahkodai oleh saudara AS sehingga speedboat yang dibawa Nanang terseret di sekitaran perairan Malaysia.

Kemudian setelah beberapa jam mencari arah di perairan Malaysia akhirnya speedboat yang Nanang nahkodai berhasil masuk keperairan Indonesia lalu ditangkap.

Dalam hal ini Nanang yang mengangkut TKI ilegal, ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan di Mapolda Riau. Selain itu sejumlah barang bukti juga turut diamankan, mulai dari 1 unit speedboat, 1 unit mesin tempel 60 PK merk Mercury, serta 8 buah paspor.

MS diduga melanggar Pasal 120 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian Dan Pasal 323 ayat (1) Jo pasal 219 ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

Baca: Ribuan Warga Padati Taman Kota, Bupati Kampar Nobar Final Piala Dunia 2026

*Sumber:GoRiau.com



Terkait
Optimalkan Pembangunan Daerah, Pj Sekda Kampar Tekankan Skala Prioritas
Optimalkan Pembangunan Daerah, Pj Sekda Kampar Tekankan Skala Prioritas
Hendry Munief Sosialisasi Empat Pilar di Siak, Dorong K
Berkat Perjuangan Adam Syafaat, Tiga Dusun Terpencil di
Anggota DPRD Riau Abdul Kasim Minta Balai Jalan Nasiona
Lainnya
Tekan Angka Penderita TB di Padang, Dinkes Lakukan Ini
Tekan Angka Penderita TB di Padang, Dinkes Lakukan Ini
Sambut Mahasiswa Baru, Rektor Unsam Tegaskan tak Ada Pe
Pemprov Aceh Minta MPU Evaluasi Gim Daring
Riau Dikepung 30 Titik Panas
Pendidikan
Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqi
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Hukum
Tong Biru Berisi Rp 934 Juta Jadi Barang Bukti OTT Bupati Klaten, KPK Ungkap Asal Uang
Tong Biru Berisi Rp 934 Juta Jadi Barang Bukti OTT Bupati Klaten, KPK Ungkap Asal Uang
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, T
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar