Petani 5 Desa di Singingi Hilir Sampaikan Aspirasi Tentang Konflik Mereka Dengan PT. Wanasari

Mawardi Tombang
Jumat, 30 Oktober 2020 20:30:59
Syahrul Aidi dengan petani 5 desa di Singingi Hilir

KANALSUMATERA.com - Kuansing - Konflik lahan seakan menjadi momok berat bagi di Provinsi Riau. Tak kurang dari 312 potensi konflik lahan di Riau. Salah satu yang rumit adalah konflik lahan antara PT. Wanasari dengan masyarakat 5 desa di Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuansing.

Terungkapnya konflik ini kembali dikemukakan oleh lima desa yaitu Desa Sumber jaya, Sungai Buluh, Simpang Raya yang bermasalah konflik lahan dengan PT. Wanasari seluas 905 hektar. Kemudian masyarakat Desa Pasir Mas, Sungai Keranji dengan PT Wanasari seluas 2.100 hektar.

Untuk menyikapi hal itu masyarakat lima desa tersebut meminta bantuan kepada Syahrul Aidi yang merupakan anggota DPR RI Dapil Riau 2. Pertemuan tersebut dilaksanakan di kantor Desa Sumber Jaya Kecamatan Singingi Hilir. Hadir juga pada saat itu anggota DPRD Kuansing Syafril dari Fraksi PKS-Hanura dan Jhonson Sihombing dari fraksi Nasdem.

Kades Sumber Jaya Amran Mangunsong mewakili masyarakat menyampaikan bahwa mereka sangat berharap dengan dukungan Syahrul Aidi di senayan. Dukungan seperti ini tidak didapatkan selama memperjuangkan hak mereka ini.

Baca: HUT ke-81 RI, Lapas Pekanbaru Gelar Bakti Kesehatan Gratis bagi Warga dan Keluarga Binaan

"Kasus antara masyarakat kami dengan Wanasari ini dimulai ketika tahun 1995 masyarakat banyak menanam kelapa sawit di lahan sengketa tersebut. Kemudian tiba PT Wanasari masuk juga pada tahun 1997 di lokasi yang berdekatan. Namun belum ada persoalan izin HGU antara kedua belah pihak. Persoalan baru muncul ketika tahun 2007, PT Wanasari mengklaim bahwa lahan yang dikelola oleh masyarakat ini merupakan masuk ke dalam izin konsesi HGU mereka. Tentu masyarakat panik" kenang Amran.

Tak lama berselang, pada tahun 2013, kasus sengketa ini masuk ke ranah hukum. Masuk ke PN Rengat dan Mahkamah Agung pada 2017. MA memutuskan, dari 905 hektar lahan tersebut, yang masuk ke dalam HGU PT Wanasari adalah 411 hektar. Sedang sisanya masih distatus quokan.

Sementara Syafril dan Jhonson Sihombing bersepakat bahwa aspirasi masyarakat ini mereka kawal terud sampai memdapat status yang jelas.

"Doa kami bersama, pak Syahrul Aidi terus sehat, dipanjangkan umur dan dapat membantu warga yang sedang bermasalah ini." kata Jhonson.

Baca: Samsuri Daris Serap Aspirasi Warga Tiga Wilayah Tekulai Inhil: Komitmen Bangun Desa Tetap Jalan

Syahrul Aidi dalam sambutannya menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat Singingi Hilir dia terima. Namun dia menyatakan tidak menjamin masyarakat akan kembali menerima haknya tersebut karena ada proses rumit yang harus dilalui.

" Karena kasus ini sudah inkrah sebagian, maka kita upayakan untuk dibawa ke jalur politik. Kita upayakan masyarakat bertemu dengan pimpinan DPR RI. Kapan perlu kita bawa pimpinan DPR RI dan komisi terkait kesini dan bertemu dengan masyarakat secara langsung." kata Syahrul Aidi.

Usai berdialog dengan masyarakat, Syahrul Aidi diaja warga melihat langsung kebun mereka yang telah ditumbangkan oleh PT. Wanasari. ***



Terkait
Bupati Kuansing Suhardiman Amby Jadi Tersangka Suap Jabatan Sekda, Sampaikan Permintaan Maaf
Bupati Kuansing Suhardiman Amby Jadi Tersangka Suap Jabatan Sekda, Sampaikan Permintaan Maaf
SF Hariyanto Tegaskan ASN Tolak Perintah yang Salah dan
25 Tim Ikuti Lomba Pacu Sampan Dalam Rangka Memeriahkan
Bupati Kampar Buka Festival 'Lomang Ayo Onam' ke-2 Kamp
Lainnya
Bupati Kampar Perjuangkan Jembatan Rumbio, Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Warga
Bupati Kampar Perjuangkan Jembatan Rumbio, Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Warga
Menjelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Ikuti Rakor P
Dinas PUPR Pekanbaru Bangun Drainase di Jalan Guru, Ini
Riono dan Seniy Pimpin Sementara DPRD Lingga
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I