2019 Warga Menari Ahoii Bersama Tunjukkan Medan Lebih Indonesia

Mawardi Tombang
Selasa, 17 September 2019 14:34:04
Sebanyak 2019 orang warga dengan penuh semangat saat mnari ahoii

MEDAN KANALSUMATERA.com - Sebanyak 2019 orang warga dengan penuh semangat dan antusias mengikuti Tarian Ahoii di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (15/9/2019). Kegiatan ini digelar dalam rangka untuk menunjukkan kepada seluruh kota di Indonesia bahwasanya Kota Medan kaya akan keanekaragaman seni dan budaya yang dikemas dalam acara bertajuk, "Seberapa Indonesianya Kamu?".

Sebagai bukti tingginya antusiasme, masyarakat telah berdatangan ke Lapangan Merdeka sejak pukul 06.00 WIB. Mereka dengan mengenakan pakaian bernuansa merah dan putih, tidak sedikit datang membawa anggota keluarganya untuk ikut berpartisipasi membuktikan bahwa ibukota Provinsi Sumut merupakan kota yang multikultural sehingga sering dijuluki sebagai miniaturnya Indonesia.

Selain 2019 warga, Tarian Ahoii yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB juga diikuti langsung Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi bersama sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Kota Medan di antaranya Asmum Renward Parapat, Aspem Musadad Nasution, Kadis Pariwisata Agus Suriono, Kepala BKD&PSDM Muslim Harahap, Kasatpol PP M Sofyan, Kadis Kebudayaan OK Zulfi serta camat dan lurah se-Kota Medan.

Tarian Ahoii merupakan tarian asli asal Kota Medan yang merupakan gabungan dari gerak tari serta musik dari seluruh etnis di Kota Medan. Dipandu sejumlah instruktur, Wakil Wali Kota bersama ribuan masyarakat dengan kompak membawakan Tarian Ahoii. Yang menariknya lagi, di tengah-tengah formasi tarian, tampak sejumlah warga mengenakan pakaian adat. Saat tarian Ahoii berlangsung, tidak sedikit warga yang tengah mengikuti Car Free Day (CFD) menghentikan kegiatannya dan ikut menari.

Usai mengikuti Tarian Ahoii, Wakil Wali Kota mengatakan Kota Medan merupakan kota yang kreatif dan memiliki keberagaman seni dan budaya yang menjadi ciri khasnya. Untuk itu, melalui kegiatan bertajuk "Seberapa Indonesianya Kamu", akan lebih mempopulerkan Medan sebagai kota yang kaya akan keberagaman.

"Melalui kegiatan pagi ini, kita ingin menunjukkan kepada seluruh kota di Indonesia bahwasanya Kota Medan kaya akan seni dan budaya sehingga menjadikannya sebagai kota multikuktural dengan menjadikan perbedaan sebagai modal utama kekuatan yang sangat luar biasa," kata Wakil Wali Kota.

Dengan digelarnya Tarian Ahoii ini, Wakil Wali Kota berharap agar seluruh warga Kota Medan dapat mengetahui bahwa kotanya memiliki Tarian Ahoii yang melambangkan keberagaman. Dengan demikian, para warga bisa semakin mencintai dan melestarikan Tarian Ahoii tersebut. "Kita harus bangga dengan memiliki Tarian Ahoii ini. Mari terus kita perkenalkan dan lestarikan bersama," harapnya.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono mengajak seluruh warga Kota Medan untuk terus memperkenalkan dan mempromosikan Tarian Ahoii Nusantara yang kini menjadi ikon Kota Medan. "Dengan terus gencar memperkenalkan dan mempromosikannya, Insha Allah Tarian Ahoii semakin terkenal sehingga siapa saja mulai anak-anak hingga orang dewasa akan menarikan Tarian Ahoii di seluruh nusantara. Di samping itu kita ingin menu jukkan Kota Medan lebih Indonesia," jelas Agus.

Selanjutnya, Agus berharap melalui Tarian Ahoii, Kota Medan semakin dikenal tidak hanya di nusantara tapi juga mancanegara sehingga menjadi daya tarik untuk datang berkunjung ke Kota Medan. "Apabila wisatawan semakin banyak mengunjungi Medan, tentunya akan baik untuk menggeliatkan dunia pariwisata di Kota Medan dan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat, termasuk PAD Kota Medan.

Sebelum Tarian Ahoii berlangsung warga lebih dulu mengikuti CFD yang merupakan kegiatan rutin digelar Pemko Medan setiap Minggu pagi di Lapangan Merdeka sebagai sosialisasi dan edukasi mengajak warga untuk mengurangi polusi udara yang disebabkan emisi gas kendaraan bermotor sekaligus mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari agar senantiasa sehat dan bugar.

Di samping jogging, masyarakat juga mengisi CFD dengan bersepeda, jalan santai, sepatu roda, badminton serta menggunakan peralatan olahraga yang ada di seputaran Lapangan Merdeka. Selain itu juga, masyarakat menjadikan CFD sebagai ajang silaturahmi sekaligus arena bermain bagi anak-anaknya. (H/KU)



Lainnya
Awasi Penyebaran Corona di Kampar, Fahmil SE Turun Langsung ke Puskesmas dan Masjid
Awasi Penyebaran Corona di Kampar, Fahmil SE Turun Langsung ke Puskesmas dan Masjid
Ruangan Dinas KP2K Batam Disegel Tim Saber Pungli, Peri
Seorang Jamaah Haji Aceh Kloter 11 Meninggal di Tanah S
Bocah Di Aceh Tertangkap Kamera Melihat Hujan Jatuh den
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar