Kadisbunnak Keswan Kampar Bantah Isu Jalan Produksi dan Bibit Sawit, Tegaskan Sesuai Prosedur

Kanama Amar
Sabtu, 18 Juli 2026 13:10:10

KANALSUMATERA.com - Bangkinang – Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kabupaten Kampar, Marahalim, memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar melalui video di akun TikTok hariansuluhofficial pada 16 Juli 2026 mengenai pembangunan jalan produksi dan pengelolaan bibit kelapa sawit di UPT Pembibitan Perkebunan. Jumat (17/07/2026).

Marahalim menegaskan, sejumlah informasi yang disampaikan dalam video tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Ia memastikan pembangunan jalan produksi masih berlangsung dan belum selesai dikerjakan.

"Terkait jalan produksi, kami tegaskan bahwa pekerjaan tersebut saat ini masih dalam proses pelaksanaan. Tidak benar ada kegiatan pemotongan sebagaimana yang dituduhkan dalam video yang beredar. Pekerjaan masih berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan," ujar Marahalim saat dikonfirmasi.

Baca: Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang Benar-Benar Padam

Selain itu, ia juga meluruskan informasi mengenai bibit kelapa sawit yang dikelola UPT Pembibitan Perkebunan. Menurutnya, seluruh bibit saat ini masih berada dalam tahap pembesaran sehingga belum memenuhi standar untuk didistribusikan kepada masyarakat.

"Saat ini bibit kelapa sawit masih berukuran kecil dan belum memenuhi standar untuk disalurkan. Seluruh bibit masih utuh berada di UPT Pembibitan Perkebunan dan direncanakan baru akan disalurkan pada bulan Desember mendatang," jelasnya.

Baca: Bupati Kampar Ahmad Yuzar Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bangkinang

Marahalim menjelaskan, penyaluran bibit nantinya dilakukan secara terbuka dan mengacu pada ketentuan yang berlaku. Program tersebut tidak hanya ditujukan bagi kelompok tani, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat Kabupaten Kampar yang memenuhi persyaratan.

"Program ini terbuka bagi masyarakat Kabupaten Kampar yang ingin memperoleh bibit kelapa sawit. Persyaratannya cukup menunjukkan KTP Kabupaten Kampar dan bukti kepemilikan atau penguasaan lahan. Luas lahan yang dapat dilayani maksimal dua hektare," terangnya.

Ia mengatakan mekanisme tersebut diterapkan agar bantuan pemerintah tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang memiliki lahan untuk pengembangan perkebunan kelapa sawit.

Baca: Inspektorat Pekanbaru Resmikan Sikruda untuk Percepat Penyelesaian Kerugian Daerah Secara Transparan

Lebih lanjut, Marahalim menegaskan seluruh program dan kegiatan Disbunnak Keswan Kabupaten Kampar dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta dapat dipertanggungjawabkan, baik secara administratif maupun keuangan.

"Setiap kegiatan yang kami laksanakan memiliki dasar perencanaan, mekanisme pelaksanaan, serta laporan pertanggungjawaban yang jelas.

Baca: PLTU Mangkrak di Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Hibrida, Listrik Lebih Murah dan Ramah Lingkungan

Seluruh penggunaan anggaran dan pelaksanaan program juga menjadi objek pemeriksaan rutin oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) setiap tahun. Pemeriksaan tersebut tidak hanya dilakukan terhadap dokumen administrasi dan laporan keuangan, tetapi juga melalui pemeriksaan fisik di lapangan untuk memastikan bahwa pekerjaan yang dilaksanakan sesuai dengan perencanaan, spesifikasi, serta kondisi sebenarnya. Karena itu, kami berkomitmen menjalankan seluruh program secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegas Marahalim.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan tidak langsung mempercayainya tanpa melakukan verifikasi kepada pihak yang berwenang.

"Kami mengajak masyarakat untuk selalu melakukan konfirmasi kepada instansi yang berwenang sebelum mempercayai atau menyebarluaskan suatu informasi. Kami terbuka terhadap kritik dan masukan yang bersifat membangun, namun informasi yang disampaikan kepada publik hendaknya didasarkan pada fakta yang dapat dipertanggungjawabkan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," ujarnya.

Baca: CFD Rokan Hilir Ramai Diserbu Warga, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Dongkrak UMKM

Marahalim berharap klarifikasi tersebut dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat sekaligus menghindari munculnya kesalahpahaman akibat informasi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan. (Adv)



Terkait
Pemprov Riau Bentuk BUMD Peternakan Terpadu, Target Swasembada Daging dan Dongkrak PAD
Pemprov Riau Bentuk BUMD Peternakan Terpadu, Target Swasembada Daging dan Dongkrak PAD
Jalankan Intruksi Presiden, Pemkab Kampar Mulai Tertibk
Ahmad Yuzar Ungkap Capaian Kinerjanya saat Sidang Parip
Pekanbaru Makin Menyala..!: 2.000 Lampu Jalan Diremaja
Lainnya
DPMPTSP Riau Buka Layanan Pengurusan Legalitas UMKM Gratis hingga 7 Agustus 2026
DPMPTSP Riau Buka Layanan Pengurusan Legalitas UMKM Gratis hingga 7 Agustus 2026
Satpol PP Bengkalis Siap Tegakkan Aturan Aktifitas Sela
Setor Berapa? Menjadi Pertanyaan Kunci Bagi Penyidik KP
Siswa SMA di Batam Diduga Meninggal Setelah Dipukul Pol
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban