Curigai Ada Kejanggalan Proyek Dana Desa, Warga Laporkan Wali Nagari di Limapuluh Kota ini ke Polisi

Mawardi Tombang
Jumat, 6 September 2019 09:32:52
Suasana kantor Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Lima Puluh Kota, Sumbar.

LIMAPULUH KOTA,KANALSUMATERA.com - Merasa janggal atas pengerjaan proyek jalan menggunakan Dana Desa di Jorong Pasarbaru, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, sekelompok masyarakat nekat melaporkan wali nagari setempat ke polisi.

Hal ini dilakukan warga guna mencari kejelasan perihal pengerjaan proyek rabat beton jalan yang dikerjakan pihak nagari di kampungnya. Mereka menduga pengerjaan proyek tersebut sarat KKN karena tidak sesuai dengan Spek dan RAB.

"Benar, kita sudah membuat laporan dan menyerahkan bukti pendukung, terkait dugaan kejanggalan dalam proyek rabat beton ke penegak hukum (Polres Limapuluh Kota-red) beberapa waktu lalu," kata Ketua LPM Non Aktif, Nagari Pangkalan, Abdul Aziz, kepada wartawan, Kamis 5 September 2019.

Pelaporan tersebut, kata Abdul, terpaksa dilakukan karena disinyalir ada penyimpangan Dana Desa perihal pembuatan jalan rabat beton di Jorong Pasarbaru, Pangkalan tahun anggaran 2019. Dalam pengerjaannya, pihak wali nagari dinilai tertutup dan tidak memberi ruang informasi ke masyarakat.

Abdul menjelaskan, Rabat Beton jalan itu bervolume : 525 meter x 3,0 meter x 0,15 meter dan 85 meter x 2,5 meter x 0,15 meter dengan jumlah dana sebesar Rp270.012.446. Dimana pembangunan jalan rabat Beton tersebut telah selesai dikerjakan seminggu sebelum Bulan Ramadhan 1440 H lalu.

Baca: Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre

"Tapi hasilnya tidak sesuai dengan spek dan uji kelayakan. Ada beberapa bagian jalan tidak sama permukaannya, sehingga ketika hujan tiba, jalan tersebut tergenang oleh air," tambah Abdul Aziz.

Lebih janggal lagi, katanya, dalam pembentukan TPK, pihak Wali Nagari tidak melibatkan LPM nagari. Sehingga ia menduga pengerjaan proyek sarat KKN. Selaku ketua LPM saat itu, Abduk Aziz mengaku tidak pernah dilibatkan.

Lebih lanjut Abdul Aziz selaku perwakilan masyarakat menyebut banyak kejanggalan terhadap kinerja Wali Nagari Pangkalan.

"Jadi, karena ini sudah masuk ke ranah hukum mari kita hormati saja prosesnya. Kami masyarakat juga tidak mau berandai-andai," tutur Abdul Azis.

Ketidakkondusifan hubungan kelompok masyarakat dengan wali nagari membuat, Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Pangkalan pun mengambil sikap. Bamus berupaya melakukan rapat mediasi dengan kedua pihak Kamis siang. Tapi, pertemuan tersebut tidak membuahkan keputusan.

Wali Nagari Pangkalan, Rifdal DT Laksamano, yang dikonfirmasi wartawan melalui telepon genggamnya tidak menampik pelaporan tersebut. Ia mengaku menghadiri rapat mediasi antara dirinya dengan sekelompok warga yang mengatasnamakan kelompok masyarakat Pangkalan.

"Ya, sekelompok orang yang melaporkan saya atas dugaan proyek nagari. Tapi, saya menilai mereka tidak fokus pada satu persoalan, tapi merembes kemana-mana saat mediasi berlangsung," kata Wali Nagari kepada awak media.

Laporan itu dinilai tidak berdasar seperti yang disangkakan kepadanya. Apalagi pelapor tidak membahas kepada akar persoalan yang sudah mereka laporkan tersebut.

Walinagari menyebut, laporan pengerjaan proyek Dana Desa tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Yang melaporkan dirinya, hanya 18 orang dengan mengatasnamakan suara masyarakat nagari Pangkalan secara keseluruhan. Bahkan, pelapor juga mengklaim, tidak akan memaafkan segala kesalahan yang sudah diperbuat oleh Walinagari.

"Saya tidak paham, salah saya di mana. Saya harap diralat saja laporan tersebut supaya tidak menjadi polemik. Ketika pemilihan Walinagari Pangkalan (Pilwana) lalu, toh, saya dipilih oleh warga masyarakat saya," ujar Rifdal DT Laksamano.

Wali Nagari juga menyebut, pokok perkara atau substansi yang dilaporkan ketika mediasi tidak dibahas secara rinci. Para pelapor malah menyampaikan persoalan dengan PT SRI, Pabrik Gambir asal India yang ada di Pangkalan.

"Kenapa tidak fokus saja kepada persoalan yang dilaporkan," imbuh Wali Nagari Pangkalan. (aking)

Lainnya
Sinergi Berantas Narkoba, Lapas Rumbai Ikut Musnahkan Barang Bukti di BNNP Riau
Sinergi Berantas Narkoba, Lapas Rumbai Ikut Musnahkan Barang Bukti di BNNP Riau
Lurah Limbungan : Progam PMB-RW Tingkatkan Kesejahteraa
Disdukcapil Pekanbaru Jadikan SPPT PBB Sebagai Syarat U
Sarasehan Kebencanaan Regional Sumatera Digelar PWNU La
Nasional
Bakom dan Kemendagri Selidiki Viral Makalah Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026
Bakom dan Kemendagri Selidiki Viral Makalah Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026
Mendagri Siapkan Tiga Skema Solusi Atasi Krisis Gaji Pe
KPK Tegaskan Siap Lawan Gugatan Praperadilan Tersangka
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Ekonomi
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Sektor Nonmigas Jadi Motor Utama Pertumbuhan Triwulan II 2026
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, Sektor Nonmigas Jadi Motor Utama Pertumbuhan Triwulan II 2026
Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Ka
Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Pangkas Ja
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
HUT ke-81 RI, Lapas Pekanbaru Gelar Bakti Kesehatan Gratis bagi Warga dan Keluarga Binaan
HUT ke-81 RI, Lapas Pekanbaru Gelar Bakti Kesehatan Gratis bagi Warga dan Keluarga Binaan
Pemprov Riau Bangkitkan Stadion Utama Eks PON Bertepata
Pemko Gencarkan Edukasi Bahaya HIV/AIDS bagi Pelajar MA
Olahraga
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026, Dorong Sportivitas Guru
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026, Dorong Sportivitas Guru
Bonus Rp27 Miliar Tak Kunjung Cair, Atlet dan Pelatih R
Pekanbaru Juara Umum O2SN Riau 2026, Borong 12 Medali d