Bea Cukai Pekanbaru Didesak Ungkap Aktor Utama Peredaran Rokok Ilegal

Kanama Amar
Rabu, 10 Juni 2026 16:41:46

KANALSUMATERA.com - Bangkinang – Desakan agar peredaran rokok ilegal di Kota Pekanbaru diberantas hingga ke akar-akarnya terus menguat. Gerakan Mahasiswa Menggugat Riau (Gemari) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bea Cukai Pekanbaru, Selasa, (09/06/2026)

Aksi yang berlangsung tertib itu diwarnai dengan berbagai spanduk dan poster berisi kritik terhadap maraknya peredaran rokok tanpa pita cukai. Salah satu spanduk yang menarik perhatian bertuliskan, “Bea Cukai Pekanbaru Jangan Tutup Mata atas Peredaran Rokok Ilegal.”

Dalam orasinya, salah seorang peserta aksi, Hilmi, menegaskan bahwa upaya penindakan tidak boleh berhenti pada pedagang kecil atau pengecer semata. Menurutnya, aparat penegak hukum harus fokus membongkar jaringan yang lebih besar, termasuk pihak-pihak yang berperan sebagai pengendali distribusi.

Baca: Sabarudi Kenang Krisis Listrik Riau, Perjuangan DPRD Berbuah Lahirnya PLTU Tenayan Raya

"Aparat segera menangkap para pelaku dan aktor utama yang berada di balik jaringan distribusi rokok ilegal," desak Hilmi di tengah kerumunan massa.

Mahasiswa menilai peredaran rokok ilegal di Pekanbaru telah mencapai tingkat yang memprihatinkan. Karena itu, mereka meminta aparat terkait memperluas operasi penindakan secara sistematis dan berkelanjutan guna memutus mata rantai distribusi barang ilegal tersebut.

Baca: Ketua TP-PKK Kampar Semarakkan Gerak Jalan Anti Mager Puncak HKG PKK

Koordinator Lapangan Gemari, Ahmad Rosidin, menyoroti potensi kerugian negara dan keuntungan besar yang diduga dinikmati oleh oknum-oknum tertentu akibat lemahnya pengawasan. Ia meminta pemerintah dan aparat terkait mengambil langkah tegas untuk mengatasi persoalan tersebut.

"Aparat terkait harus mengusut persoalan ini hingga ke akar permasalahan, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang memperoleh keuntungan dari bisnis ilegal tersebut," jelas Ahmad Rosidin.

Selain merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, peredaran rokok ilegal juga dinilai berdampak negatif terhadap dunia usaha. Massa aksi menilai kondisi tersebut dapat menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat serta mengganggu iklim investasi bagi pelaku usaha yang selama ini taat terhadap aturan dan kewajiban perpajakan.

Baca: Kebakaran Hanguskan 11 Rumah Kontrakan di Jalan Agus Salim, 9 Unit Damkar Dikerahkan

Ariansah Siregar yang turut mengawal jalannya aksi menyampaikan bahwa peredaran rokok tanpa cukai di sejumlah wilayah Pekanbaru harus segera dihentikan sebelum semakin meluas."Harus menjadi perhatian serius karena berpotensi menggerus kewibawaan hukum dan merugikan pelaku usaha yang menjalankan aktivitas secara legal," sambung Ariansah Siregar.

Aksi demonstrasi tersebut akhirnya mendapat respons dari pihak Bea Cukai Pekanbaru. Perwakilan kantor wilayah setempat, Kepala Seksi Informasi Bea Cukai Pekanbaru Agus Marzuki, menemui massa untuk menerima aspirasi sekaligus memberikan penjelasan terkait tindak lanjut yang akan dilakukan.

Baca: Bupati Ahmad Yuzar Dukung Tuanku Online Versi 2, Permudah Akses Bantuan Hukum Masyarakat Kampar

"Seluruh tuntutan akan diteruskan kepada pimpinan untuk menjadi bahan perhatian dan evaluasi internal," ungkap Agus Marzuki yang berkomitmen membawa masukan ini ke meja rapat pimpinan.(SM)

Terkait
Bupati Bistamam Serahkan Bantuan Alat Pertanian, Rohil Jadi Pionir Teknologi Drone di Riau
Bupati Bistamam Serahkan Bantuan Alat Pertanian, Rohil Jadi Pionir Teknologi Drone di Riau
Bupati Kampar Rakor dengan Kemenag dan Kemenhaj Kampar
Bupati Siak Afni Datangi PLN, Tuntaskan Masalah Listrik
Bupati Kampar Sambangi Kementerian PU Ajukan Pembanguna
Lainnya
Serahkan Piala Bergilir MTQ ke-44 Riau, Bupati Kasmarni Titip Harapan Besar kepada Kafilah Bengkalis
Serahkan Piala Bergilir MTQ ke-44 Riau, Bupati Kasmarni Titip Harapan Besar kepada Kafilah Bengkalis
Iwan Kurniawan Ajak Pemuda Kampar Sukses Bersama HIPMI
Pemko Pekanbaru Cairkan Tunda Bayar Honor RT/RW 2018
Seluruh Fraksi di Komisi II DPR RI Setuju Pembentukan P
Daerah
Pemko Gencarkan Edukasi Bahaya HIV/AIDS bagi Pelajar MAN 2 Pekanbaru
Pemko Gencarkan Edukasi Bahaya HIV/AIDS bagi Pelajar MAN 2 Pekanbaru
Delapan OPD Riau Borong Penghargaan Kearsipan, Bapenda
Misteri Kematian Dokter PPDS Unri di Siak Terungkap, Po
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Olahraga
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026, Dorong Sportivitas Guru
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026, Dorong Sportivitas Guru
Bonus Rp27 Miliar Tak Kunjung Cair, Atlet dan Pelatih R
Pekanbaru Juara Umum O2SN Riau 2026, Borong 12 Medali d
Politik
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke FraksiĀ 
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
Lifestyle
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi
RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker d