Sabarudi Kenang Krisis Listrik Riau, Perjuangan DPRD Berbuah Lahirnya PLTU Tenayan Raya
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi, mengenang perjuangan panjang dalam mengatasi krisis listrik yang sempat melumpuhkan aktivitas masyarakat dan dunia usaha di Riau. Menurutnya, kondisi kelistrikan yang kini jauh lebih stabil tidak terlepas dari kerja keras berbagai pihak, termasuk DPRD yang saat itu membentuk Panitia Khusus (Pansus) Krisis Listrik. Sabtu (25/07/2026).
Sabarudi mengungkapkan, saat menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Riau periode 2009–2014, dirinya dipercaya menjadi Sekretaris Pansus Krisis Listrik. Pansus tersebut dibentuk untuk memperjuangkan percepatan penyelesaian persoalan pasokan listrik yang kala itu menjadi keluhan utama masyarakat.
Ia menuturkan, pembentukan pansus dilakukan karena Riau saat itu mengalami defisit pasokan listrik yang cukup parah. Pemadaman bergilir terjadi hampir setiap hari dan berdampak pada berbagai sektor, mulai dari rumah tangga hingga industri.
Baca: Diskop UKM Meranti Dukung Gagasan Zona Ekonomi Barat, Tegaskan Kajian Kelayakan Jadi Prioritas
Dalam menjalankan tugasnya, Pansus Krisis Listrik melakukan berbagai langkah strategis, termasuk menggelar rapat dengan PLN, pemerintah pusat, serta kementerian terkait guna mencari solusi jangka panjang.
Menurut Sabarudi, salah satu hasil penting dari perjuangan tersebut adalah lahirnya kebijakan pembangunan PLTU Tenayan Raya yang kini menjadi salah satu tulang punggung penyediaan listrik di Provinsi Riau. Kehadiran pembangkit itu dinilai berhasil meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca: Wakili Bupati Kampar, Asisten II Pimpin Apel Gerakan Indonesia ASRI di Kecamatan Salo
Sabarudi menilai perjuangan tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pemerintah pusat, dan PLN mampu menghadirkan solusi atas persoalan strategis yang dihadapi masyarakat.
Ia berharap pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga agar pemerintah terus mengantisipasi kebutuhan energi seiring meningkatnya pertumbuhan penduduk, investasi, dan kawasan industri di Riau.
Dalam kesempatan itu, Sabarudi juga mengenang proses panjang yang harus dilalui untuk meyakinkan pemerintah pusat agar pembangunan pembangkit listrik di Riau menjadi prioritas. Berbagai upaya, mulai dari penyampaian aspirasi hingga koordinasi lintas lembaga, dilakukan demi memastikan masyarakat memperoleh pasokan listrik yang andal.
Baca: HUT ke-80 SPS di Stanum Bangkinang, SPS Riau Perkuat Persiapan Acara Besar Insan Pers
"Krisis listrik saat itu menjadi persoalan serius yang harus segera diselesaikan karena sangat memengaruhi kehidupan masyarakat dan perkembangan ekonomi daerah."
Ia menambahkan, "Alhamdulillah, perjuangan itu akhirnya membuahkan hasil dengan hadirnya PLTU Tenayan Raya yang kini memberikan manfaat besar bagi masyarakat Riau." (SM)
