DPRD Bengkalis Dorong Disperindag Lakukan Penguatan Data untuk Penambahan Kuota BBM
KANALSUMATERA.com - BENGKALIS – DPRD Kabupaten Bengkalis mendorong Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memperkuat data pendukung sebagai dasar pengajuan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) di daerah tersebut.
Dorongan itu mengemuka dalam rapat kerja Komisi III DPRD Bengkalis bersama Disperindag yang berlangsung di Ruang Komisi III DPRD Bengkalis, Senin (13/7/2026). Pertemuan tersebut membahas persoalan distribusi BBM serta kebutuhan masyarakat yang masih menghadapi antrean dan keterbatasan pasokan.
Rapat dipimpin Sekretaris Komisi III DPRD Bengkalis Adihan, SH. Turut hadir Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Hendrik Firnanda Pangaribuan, Anggota Komisi III Fakhtiar Qadri, Kepala Disperindag Zulpan beserta sejumlah pejabat terkait.
Adihan menegaskan pengawasan terhadap distribusi BBM akan terus dilakukan Komisi III. Menurutnya, persoalan kelangkaan BBM perlu ditangani secara serius agar tidak kembali mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.
Baca: Wabup Misharti Lantik Pengurus PGRI Tambang dan Siak Hulu, Perkuat Mutu Pendidikan
Dalam rapat tersebut, Kepala Disperindag Bengkalis Zulpan menyampaikan bahwa rencana penambahan SPBU masih menghadapi kendala regulasi yang ditetapkan Kementerian ESDM dan BPH Migas. Kendati demikian, Disperindag tetap berupaya mencari langkah penyelesaian untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat.
Sementara itu, Anggota Komisi III Fakhtiar Qadri meminta Disperindag melengkapi sejumlah data penting sebagai bahan pengajuan kepada pemerintah pusat. Data tersebut antara lain jarak dari setiap desa menuju SPBU terdekat serta jumlah kendaraan yang beroperasi di Kabupaten Bengkalis.
Data yang lebih rinci dinilai penting untuk menggambarkan kebutuhan BBM secara faktual sekaligus memperkuat argumentasi daerah dalam mengusulkan tambahan kuota maupun pembangunan SPBU baru.
Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Hendrik Firnanda Pangaribuan pada akhir rapat menekankan pentingnya kesiapan seluruh data pendukung agar perjuangan mendapatkan tambahan kuota BBM memiliki dasar yang kuat.
Baca: Capaian Imunisasi Riau Masuk Papan Atas Nasional, Kesadaran Masyarakat Terus Meningkat
“Seluruh data pendukung harus dipersiapkan secara maksimal agar usulan penambahan kuota BBM dapat diperjuangkan, sehingga antrean panjang BBM yang selama ini dikeluhkan masyarakat tidak terus berulang,” tegas Hendrik.
DPRD Bengkalis berharap penguatan data tersebut dapat mempercepat upaya pemerintah daerah dalam mendapatkan solusi atas persoalan distribusi BBM, sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi di Bengkalis dapat terlayani dengan lebih baik. (sry/inf)
