Aliansi Petani Gambut Riau: Badan Restorasi Gambut Hadir Bantu Petani di Riau

Mawardi Tombang
Sabtu, 18 Juli 2020 13:28:34
aktifitas petani gambut di Siak Riau

KANALSUMATERA.com, Riau - Aliansi Petani Gambut Riau memandang keberadaan Badan Restorasi Gambut (BRG) sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama petani yang memanfaatkan lahan gambut di Riau. Hal ini mereka sampaikan menanggapi wacana pemerintah membubarkan sejumlah lembaga.

“BRG sangat banyak membantu kami. Misalnya dengan mengajarkan cara pertanian tanpa bakar. Jadi kami tidak perlu takut ditangkap karena sudah tidak lagi melakukan pembakaran,” ujar Badri, Ketua Aliansi.

Badri sehari-harinya petani dari Desa Bungaraya, Kabupaten Siak. Ia menjadi penggerak pertanian organik dan tanpa bakar. Pengetahuan dan keterampilan diperolehnya dari Sekolah Lapang Petani Gambut yang dibuat BRG.

“Sekarang saya dan kawan-kawan sudah tidak membakar. Kami juga dapat bertani organik secara swadaya. Pupuk, pestisida semua kami bisa buat sendiri,” ditambahkan oleh Sukamtono dari Desa Rawa Bagun, Rengat – Indragiri Hulu.

Baca: Satpol PP Siapkan Penertiban Lapak Pedagang di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru

Para petani mengakui BRG sangat membantu mereka memberikan solusi dari larangan pembakaran lahan yang dibuat pemerintah. Pendampingan BRG mengangkat kembali pertanian di lahan gambut Riau, tanpa harus mengorbankan perlindungan terhadap lahan gambutnya.

Aliansi Petani Gambut Riau menyayangkan pernyataan tokoh yang mendukung pembubaran BRG. “Beliau mungkin tidak mengetahui apa yang terjadi di lapangan. Apa yang sudah dirasakan manfaatnya oleh petani dari kegiatan-kegiatan restorasi gambut,” kata Badri.

Badri sekarang sangat piawai mengelola pertanian organik dan tanpa bakar. Untuk itu dia berkesempatan mengikuti kegiatan internasional di Bangkok. Sementara Sukamtono menjadi pembicara di Konferensi Perubahan Iklim PBB di Spanyol, tahun lalu.

Selain pak badri dan Sukamto juga ada Pak Ismail salah seorang campion petani gambut dari bengkalis, beliau juga aktif mengedukasi warganya dan menjadi narasumber saat webinar nasional pertanian gambut tanpa bakar pada bulan lalu. Saat ini sudah ada 148 Kader sekolah lapang petani gambut yang tersebar di 10 Kabupaten kota bergambut di Riau (Kampar, Rokan hilir, Dumai, Bengkalis, Siak, Meranti, Pelalawan, Indragiri hulu dan Indragiri hilir).

Baca: Sekda Kampar Perkuat Sinergi Reforma Agraria di Rakor GTRA Provinsi Riau 2026

Praktik-praktik baik dari pertanian gambut di Riau, yang dilakukan oleh para kader Sekolah Lapang Petani Gambut telah disampaikan di dunia internasional dan mendapat apresiasi yang tinggi. Menunjukkan bagaimana pemerintah dan petani di Riau serius mengatasi karhutla dan kerusakan gambut.

Ditemui terpisah, Dinamisator Desa Peduli Gambut di Riau, Muslim Rasyid mengatakan ada 76 lokasi demplot pertanian tanpa bakar yang ada di desa-desa yang jadi target restorasi gambut di Riau. Demplot ini difasilitasi BRG dan sebentar lagi akan ada penambahan dengan pendampingan yang dilakukan Perusahaan dan LSM. rls



Terkait
Bupati Kampar Pimpin Penanaman Pohon pada Penghijauan Ekoteologi IPARI di Salo
Bupati Kampar Pimpin Penanaman Pohon pada Penghijauan Ekoteologi IPARI di Salo
Kapolri Perkuat Penanganan Karhutla di Riau, Serahkan A
Kafilah Bengkalis Curi Perhatian di Pawai Ta’aruf MTQ
Pemkab Kampar Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Panga
Lainnya
Seluruh Stake Holder di Kecamatan Payung Sekaki Ikuti Rapat Persiapan MTQ
Seluruh Stake Holder di Kecamatan Payung Sekaki Ikuti Rapat Persiapan MTQ
Jembatan Batang Mahat Beri Harapan Jalan Nasional Kampa
Sambangi Kantor PWI Kampar, Bupati Catur Lakukan Dialog
Musim Kemarau, Kapolres Karo Ingatkan Jajaran Cepat Tan
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Nasional
Perpres 82/2026 Terbit, Kopdes Merah Putih Dikebut Beroperasi di Desa
Perpres 82/2026 Terbit, Kopdes Merah Putih Dikebut Beroperasi di Desa
Puluhan Ribu Buruh Konvoi Motor Padati Jalan Sudirman,
Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul Dekat Anak Krakatau, I
Pendidikan
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Prabowo Bentuk Tim Khusus Pendidikan Gratis, Pratikno P
Prabowo Izinkan Dana BOS Dipakai Bayar Gaji Guru Non-AS
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Politik
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh dari PDIP dan Golkar
Poltracking Rilis Survei Terbaru, Gerindra Unggul Jauh dari PDIP dan Golkar
Bawaslu Kampar Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Pa
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fr
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar