DPRD Riau Dorong Bapenda Masifkan Sosialisasi Pemutihan Pajak Kendaraan

Kanama Amar
Minggu, 9 Agustus 2026 10:55:02

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – DPRD Riau meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau memperluas sosialisasi program keringanan dan pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Langkah tersebut dinilai penting agar fasilitas yang diberikan pemerintah dapat diketahui hingga masyarakat di pedesaan dan wilayah pelosok. Sabtu (08/08/2026).

Anggota DPRD Riau Komisi I, Andi Darma Taufik, mengatakan masih banyak wajib pajak yang belum mengetahui adanya sejumlah kemudahan dalam pembayaran pajak kendaraan.

Menurutnya, salah satu kemudahan yang perlu lebih gencar disosialisasikan adalah pembayaran PKB yang tidak lagi mensyaratkan KTP maupun fotokopi KTP pemilik kendaraan sebelumnya.

Baca: Bawaslu Riau Perkuat Pengawasan Data Pemilih, Ketua Minta Jajaran Maksimalkan Edukasi Digital

Andi menilai kebijakan tersebut sebenarnya dapat membantu masyarakat yang ingin menyelesaikan kewajiban pajaknya. Namun, manfaat program belum maksimal karena informasi mengenai kebijakan tersebut belum menjangkau seluruh wilayah.

“Karena masyarakat tidak tahu, sehingga banyak masyarakat yang tidak memanfaatkan program ini. Dan pendapatan daerah pun juga tidak ada peningkatan signifikan,” ujar Andi.

Baca: Anggota DPRD Riau Samsuri Daris Nilai Program MBG Belum Sentuh Maksimal Daerah 3T seperti Inhil

Ia menegaskan, rendahnya pemanfaatan program keringanan pajak tidak selalu disebabkan oleh keengganan masyarakat membayar pajak. Sebagian warga, kata dia, justru memiliki keinginan untuk memenuhi kewajibannya, tetapi tidak memperoleh informasi yang cukup mengenai fasilitas pembayaran yang tersedia.

“Masyarakat itu sebenarnya mau bayar pajak, tapi informasi ini tidak sampai kepada mereka di daerah, di pedesaan, pelosok,” ungkapnya.

Sosialisasi Diminta Menjangkau Desa dan Pelosok

Baca: Wabup Misharti Resmikan Jembatan Gantung Bantuan Presiden di Gajah Bertalut, Permudah Akses Warga

Andi mendorong Bapenda Riau bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) di kabupaten dan kota lebih aktif melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, penyampaian informasi tidak cukup hanya mengandalkan kanal digital atau wilayah perkotaan. Sosialisasi juga harus menyentuh desa dan kawasan pelosok yang memiliki keterbatasan akses informasi.

Baca: Percepat Imunisasi dan Tuntaskan Zero Dose, Dinkes Kampar-PKK Perkuat Sinergi di XIII Koto Kampar

Ia juga menyoroti program keringanan pajak kendaraan yang diberikan dalam rangka Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau.

Salah satu fasilitas yang tersedia berupa program pemutihan bagi kendaraan yang memiliki tunggakan pajak lebih dari dua tahun. Dalam program tersebut, masyarakat cukup membayar pokok pajak selama dua tahun sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, pemerintah juga memberikan penghapusan denda keterlambatan pembayaran pajak kendaraan.

Baca: Masa Tugas Syamsuwir Berakhir, Masykur Tarmizi Ditunjuk Jadi Plh Sekda Pekanbaru

“Artinya, mau 10 tahun pun menunggak, masyarakat cukup bayar dua tahun saja, dan masyarakat juga tidak dikenakan lagi denda, karena denda pajak juga dihapuskan,” terangnya.

Andi mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan program tersebut sebelum masa pemberlakuannya berakhir. Sebab, program pemutihan dan penghapusan denda tersebut hanya tersedia dalam periode terbatas.

Baca: Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Misharti Apresiasi Dedikasi Polri Layani Masyarakat

Ia kembali meminta Bapenda Riau memastikan informasi mengenai program keringanan pajak dapat diterima masyarakat secara merata.

“Kalau masyarakat kota mungkin tahu, tapi masyarakat di daerah, pedesaan dan pelosok tidak tahu itu. Makanya perlu sosialisasi,” pungkasnya. (SM)



Terkait
24 Perusahaan di Riau Dilibatkan dalam Perbaikan Ruas Jalan Minas–Perawang
24 Perusahaan di Riau Dilibatkan dalam Perbaikan Ruas Jalan Minas–Perawang
Sambut Tahun Baru Islam, Kasmarni Ajak Masyarakat Perku
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Bupati Kampar Tegaskan Komitmen Tekan Inflasi di Hadapa
Lainnya
Ketua DPRD Pekanbaru Isa Lahamid Apresiasi Perbaikan Jalan, Namun Ingatkan Soal Banjir
Ketua DPRD Pekanbaru Isa Lahamid Apresiasi Perbaikan Jalan, Namun Ingatkan Soal Banjir
Mahasiswa Demo Gubri Silahkan, Tapi Cerminkan Budaya Me
Elif Kubra Genc, Kagumi Alam Aceh
12 Februari Mendatang, Catur Sugeng Dilantik sebagai Bu
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Nasional
Puluhan Ribu Buruh Konvoi Motor Padati Jalan Sudirman, Lalu Lintas Jakarta Direkayasa
Puluhan Ribu Buruh Konvoi Motor Padati Jalan Sudirman, Lalu Lintas Jakarta Direkayasa
Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul Dekat Anak Krakatau, I
Ombudsman Dua Kali Ditolak Sidak Lapas Cibinong, Temuka
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan