Masa Tugas Syamsuwir Berakhir, Masykur Tarmizi Ditunjuk Jadi Plh Sekda Pekanbaru
KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Masa jabatan Syamsuwir sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru resmi berakhir. Setelah menyelesaikan tugasnya, Syamsuwir kembali mengemban jabatan definitif sebagai Asisten I Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru. Senin (06/07/2026).
Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menunjuk Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Masykur Tarmizi, sebagai Plh Sekda Pekanbaru.
Penunjukan Masykur telah diperkenalkan langsung oleh Walikota saat kegiatan pemecahan rekor MURI ASN Mengaji yang digelar pada Sabtu (04/07/2026).
Baca: Wakil Bupati Kampar Soroti Sinergi Pemda dan TNI dalam Pembangunan Masyarakat
"Terima kasih kepada Plh Sekda sekaligus panitia acara ASN mengaji, Masykur Tarmizi," kata Walikota Agung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Masykur Tarmizi akan menjalankan tugas sebagai Plh Sekda selama 30 hari ke depan.
Baca: Kejar Opini Pelayanan Tertinggi, Riau Siap Hadapi Penilaian Ombudsman 2026
Sementara itu, proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekda Kota Pekanbaru masih terus berlangsung. Saat ini terdapat lima pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru yang mengikuti tahapan seleksi.
Kelima kandidat tersebut sebelumnya telah menjalani uji kompetensi teknis oleh Komite Talenta yang diketuai Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi.
Syahrial Abdi menyampaikan bahwa hasil penilaian seluruh peserta telah diserahkan kepada Walikota Pekanbaru sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan Sekda definitif.
Baca: Wawako Pekanbaru Soroti Persoalan Obat Kadaluwarsa, Dorong Transformasi Layanan Farmasi
Adapun lima pejabat eselon II yang mengikuti seleksi tersebut yakni Zulhelmi Arifin (Inspektur Inspektorat), Abdul Jamal (Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan), Firmansyah Eka Putra (Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah/BPKAD), Edward Riansyah (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang/PUPR), serta Ingot Ahmad Hutasuhut (Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan). (SM)
