Tiga Nelayan Pasaman Barat Hilang Saat Mencari Ikan Di Perairan Air Bangis

SMK Global Cendekia Mawardi Tombang
Rabu, 21 Agustus 2019 15:32:38
Tiga nelayan Pasaman Barat hilang saat mencari ikan di perairan Air Bangis

Simpang Empat, KANALSUMATERA.com - Tiga nelayan yang menggunakan Kapal KM Timnas 3 gross tonnage (GT) yang sedang mencari ikan diduga beserta kapalnya hilang di sekitar laut Karang Bayang, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

"Benar, tim gabungan masih melakukan pencarian. Diduga hilang pada Selasa (20/8) dinihari," kata Koordinator Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Pasaman, Zulfahmi di Simpang Empat, Rabu.

Pihaknya mengetahui hilangnya nelayan itu setelah pihak keluarga korban memberitahu."Sampai saat ini kami masih melakukan pencarian menggunakan kapal ke arah karang bayang dan barat karang bayang yang berjarak dari dermaga Air Bangis kurang sekitar 10 mil laut," ujarnya.

Ia menjelaskan hilangnya kapal itu berawal pada Senin (19/8) sekitar pukul 13.00 WIB pergi melaut.Namun hingga Senin malam nelayan itu belum juga kembali sehingga pihak keluarga memberitahu ke Basarnas.

"Informasi terakhir ada nelayan yang sempat melihat kapaltersebut dalam kondisi mesin keadaan rusak ditambah angin badai kencang sehingga menyebabkan nelayan tersebut tidak bisa pulang," katanya.

Dua kapal nelayan lain telah berangkat mencari kapal hilang tersebut pada Selasa (20/8) sekitar pukul 17.00 WIB. Dari hasil pencarian itu hanya menemukan jaring ikan tetapi tidak menemukan kapalbeserta korban nelayan yang hilang tersebut.

"Hingga saat ini tim gabungan Basarnas, Pos AL, Pol Air, nelayan sekitar dan pemilik kapal serta pihak kecamatan dan nagari masih melakukan pencarian," ujarnya.
Tiga orang nelayan yang hilang itu adalah Zarlan (60), Saprimanto (15) dan M Rais (18).

Pihaknya mengingatkan nelayan agar meningkatkan kewaspadaan jika melaut karena cuaca adanya ekstrem saat ini. (*)

Lainnya
Ketua DPRD Pekanbaru Isa Lahamid Apresiasi Perbaikan Jalan, Namun Ingatkan Soal Banjir
Ketua DPRD Pekanbaru Isa Lahamid Apresiasi Perbaikan Jalan, Namun Ingatkan Soal Banjir
Wako Batam : Jangan Beranggapan Covid-19 Sudah Selesai
Pemprov Riau Usulkan Peningkatan Status Jalan Provinsi
APK Ganggu Keindahan Lingkungan, Firdaus Himbau Caleg I
Nasional
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 p
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I