2 Pejabat Pemprov Dinonaktifkan oleh Gubernur Edy, Diminta Fokus Urus Uang Hilang Rp1,6 Miliar

Mawardi Tombang
Kamis, 7 November 2019 10:07:54
Plt Kepala BPKAD Sumut Raja Indra Saleh

MEDAN KANALSUMATERA.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Raja Indra Saleh dinonaktifkan dari jabatannya.
Ia diperintahkan untuk fokus menyelesaikan persoalan raibnya uang milik Pemprov Sumut senilai Rp 1,6 miliar di parkiran kantor Gubernur.
Raja Indra Saleh bersama Kepala Bidang (Kabid) Bidang Pengelola Anggaran Puad Perkasa dinonaktifkan dari jabatan.

Kini Plt BPKAD dijabat oleh Kepala Disdukcapil Sumut Ismael Sinaga.
Plt Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Abdullah Khair Harahap membenarkan kabar penonaktifan dua pejabat di BPKAD tersebut. Tetapi, kedua orang ini kata dia hanya dinonaktifkan sementara saja dari jabatannya.
"Ya, mereka berdua dinonaktifkan sementara karena difokuskan untuk menyelesaikan masalah itu (uang hilang)," ucapnya melalui sambungan telepon genggam, Senin (23/9/2019).

Selain kedua orang itu, ada satu pegawai lagi di-nonjobkan.
"Ada satu lagi yang dinonaktifkan satu lagi.
Jadi mereka ada tiga orang lah," jelasnya.
Raibnya uang miliaran rupiah dari pelataran kantor gubernur itu kian makin tidak jelas ujungnya atau buram.

Menurut seorang pegawai Pemprov Sumut, kini Indra Saleh, Puad Perkasa dan Ismael Sinaga tengah berada di Polrestabes Medan untuk memberikan keterangan.
"Mereka tadi pagi langsung ke Polrestabes," ucapnya yang tidak ingin identitas diketahui.
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta untuk segera menyelesaikan masalah raibnya uang rakyat ini.

Selain itu, ia juga meminta kepada seluruh pejabat yang bertanggungjawab atas kehilangan uang tersebut.
Ia menganggap bahwa bawahannya tersebut tidak menjalankan tugas dengan baik atau lalai.
Polisi satuan reserse kriminal Polrestabes Medan kembali melakukan pemeriksaan terhadap dua orang, Senin (23/9/2019).

Dua orang yang dianggap saksi kunci hilangnya uang tersebut adalah Muhammad Aldi selaku Staff Pembantu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Indrawan Ginting, tenaga honorer di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemprov Sumut.Kedua pegawai yang saat itu bertugas mengambil uang dari bank kembali menjalani proses pemeriksaan.
Keduanya dan satu orang lagi yang belum diketahui identitasnya datang ke Polrestabes Medan, Jalan HM Said, memenuhi panggilan penyidik, mulai pukul 10.30 WIB.Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan, saksi saat itu tengah berpakaian dinas.

Proses kasus keduanya kini masih ditangani oleh petugas Satreskrim Polrestabes Medan.
Informasi lain yang berhasil dihimpun, pada hari ini tahap pemeriksaan saksi dan alat bukti, serta belum ada tersangka yang ditetapkan.
Ketika diwawancarai awak media, dua orang yang menjalani proses pemeriksaan enggan berkomentar.

Sumber: medan.tribunnews.com


Lainnya
Polsek Tembilahan Amankan Empat Preman yang Kerap Lakukan Pungli di Pasar
Polsek Tembilahan Amankan Empat Preman yang Kerap Lakukan Pungli di Pasar
Pilkada serentak 2020, Bawaslu Sumbar usulkan anggaran
Heni Ekawati, Ajarkan Siswa SLB Membatik Raih Prestasi
Camat Abdimas Jemput Aspirasi Masyarakat
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan