Bupati Kampar Tegaskan Disiplin ASN, Tak Ikut Apel TPP Dipotong

Kanama
Senin, 21 September 2026 11:07:33

KANALSUMATERA.com - BANGKINANG KOTA – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. menegaskan pentingnya kedisiplinan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Penegasan tersebut disampaikan Ahmad Yuzar saat menjadi pembina Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional di Lapangan Kantor Bupati Kampar, Bangkinang, Senin (21/09/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati Kampar bahkan melakukan absensi secara langsung terhadap ASN dan PPPK yang mengikuti apel. Langkah tersebut menjadi penegasan bahwa kehadiran dalam apel merupakan bagian dari kewajiban dan disiplin aparatur.

Baca: Bupati Kampar Siapkan Alat Berat, Warga Buka Lahan Tanpa Membakar

Upacara tersebut dihadiri Forkopimda Kabupaten Kampar, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat administrator dan pengawas, serta ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Ahmad Yuzar mengatakan disiplin aparatur merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan sekaligus pencapaian berbagai program pembangunan daerah.

Baca: DPW BKPRMI Riau Serukan Kader Bersiap Sambut Road to Kabupaten/Kota dan Musda

Menurutnya, apel tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial, tetapi bagian dari tanggung jawab aparatur dalam menjalankan kewajibannya sebagai pelayan masyarakat.

“Disiplin tetap menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Kampar. Tanpa disiplin, kita tidak akan dapat mencapai cita-cita pembangunan, khususnya dalam menjalankan program-program pembangunan Pemerintah Kabupaten Kampar,” tegasnya yang langsung mengabsen ASN /PPPK yang tidak mengikuti Apel.

Bupati juga mengingatkan agar tidak ada ASN maupun PPPK yang mengabaikan kewajiban mengikuti apel tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca: 36 Peserta Ikuti Seleksi Umrah Masyarakat Panutan Kampar, 29 Lolos

Ia menegaskan, aparatur yang tidak mengikuti apel dapat dikenai konsekuensi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk berkaitan dengan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

“Bagi yang tidak apel, tentu ada konsekuensinya. TPP akan dipotong sesuai ketentuan yang berlaku. Ini bukan semata-mata soal pemotongan, tetapi bagaimana kita membangun disiplin dan rasa tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah,” tegas Ahmad Yuzar.

Baca: Hotspot Karhutla Nol, Pemkab Kampar Perkuat Pendinginan dan Pencegahan

Menurut Ahmad Yuzar, kedisiplinan aparatur memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Karena itu, budaya disiplin harus diterapkan tidak hanya saat apel, tetapi juga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Bagaimana kita dapat melayani masyarakat dengan baik jika disiplin tidak kita pegang teguh. Karena itu, saya minta seluruh ASN dan PPPK untuk menjadikan disiplin sebagai budaya kerja, hadir tepat waktu, mengikuti apel dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Bupati Kampar berharap penegakan disiplin tersebut dapat mendorong terbentuknya aparatur yang profesional, bertanggung jawab, serta berorientasi pada pelayanan publik.

Baca: Perbup Pengelolaan Parkir Kampar Dimatangkan, Pemkab Fokus Perkuat Aturan

Dengan kedisiplinan yang semakin kuat, ia berharap seluruh tugas pemerintahan dan program pembangunan Kabupaten Kampar dapat dilaksanakan secara optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat. (SM)



Terkait
Truk Over Muatan Bikin Jalan Kampar Rusak, DPRD Riau Desak Tambang Ditertibkan
Truk Over Muatan Bikin Jalan Kampar Rusak, DPRD Riau Desak Tambang Ditertibkan
Satpol PP Kampar Segel 7 Warung Karaoke di Bangkinang,
Kembara Bela Negara PKS Kampar 2026, Peserta Jalani Tan
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan
Lainnya
DPMPTSP: Ada 47 IUP dan 10 SIPBD Jadi Kewenangan Pemprov Riau
DPMPTSP: Ada 47 IUP dan 10 SIPBD Jadi Kewenangan Pemprov Riau
Ketum AMPI Minta Wahyudi Thamrin Maju Pilkada 2020
Mulut Berbusa, Dua Pemuda Mabuk Terkapar di Pinggir Jal
Gempa Dini Hari Ini - BMKG Catat Gempa M 3,2 Goyang Par
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I