Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar Tekankan Transformasi Posyandu Melalui 6 Standar Pelayanan Minimal

Mawardi Tombang Amar
Rabu, 8 April 2026 22:59:59
Ketua Pembina Posyandu Kampar Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar pada suatu kegiatan Posyandu

KANALSUMATERA.com - BANGKINANG – Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Kampar, Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, menegaskan bahwa Posyandu harus bertransformasi menjadi institusi pemberdayaan masyarakat yang lebih kuat. Hal ini disampaikannya dalam agenda koordinasi strategis bersama Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kampar, yang dimana kegiatan tersebut dilaksanakan di Ballroom Stanum Park, Selasa (7/4/2026)

Dalam arahannya, Ny. Tengku Nurheryani menekankan bahwa paradigma lama mengenai Posyandu harus diubah. Posyandu kini bukan lagi sekadar tempat menimbang bayi, melainkan ujung tombak pelayanan kesehatan dasar di Indonesia yang menyasar pada sasaran siklus hidup.

Dari ibu hamil, menyusui, bayi, balita, dewasa hingga lansia, atau dikenal juga dengan posyandu ILP. Namun sudah mengarah kelebihan konferensi, dimana ada 6 Layanan SPM yg harus di berikan pada semua Posyandu yang ada.

"Hari ini kita berkumpul dengan satu visi besar yaitu memperkuat Posyandu. Kita semua menyadari bahwa Posyandu adalah institusi pemberdayaan masyarakat terkecil yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar maupun pelayanan publik lainnya," ujar Ny. Tengku Nurheryani di hadapan para pengurus.

Baca: Sabarudi Kenang Krisis Listrik Riau, Perjuangan DPRD Berbuah Lahirnya PLTU Tenayan Raya

Optimalisasi 6 SPM Menuju Kampar Sehat

Ia menyoroti bahwa saat ini program Posyandu dengan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) belum berjalan secara optimal. Padahal, saat ini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan konsep tersebut. Ny. Tengku Heriyani meminta komitmen serius dari seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan standar tersebut di seluruh wilayah Kampar.

"Saya meminta seluruh pengurus Tim Pembina Posyandu Kabupaten, seluruh Camat, serta Kepala Puskesmas agar bersinergi mewujudkan 6 SPM ini pada setiap layanan Posyandu," tegasnya.

Sinergi OPD di Era Efisiensi

Baca: Wabup Misharti Lantik Pengurus PGRI Tambang dan Siak Hulu, Perkuat Mutu Pendidikan

Lebih lanjut, Ketua Pembina Posyandu Kampar ini menjelaskan bahwa kegiatan koordinasi hari ini bertujuan untuk menyelaraskan program, mengidentifikasi tantangan di lapangan, serta merumuskan strategi yang lebih efektif dan implementatif.

Beliau juga mendorong agar rencana kerja disusun secara berkelanjutan untuk jangka waktu lima tahun ke depan. Meski saat ini berada dalam masa efisiensi anggaran, dukungan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam SK Tim Pembina Posyandu sangatlah krusial.

"Kita harapkan semua OPD berkontribusi sepenuh hati. Dengan perencanaan yang matang, meskipun di era efisiensi, kegiatan setiap tahapan tetap bisa berjalan dengan baik demi tercapainya masyarakat Kampar yang sehat dan sejahtera," tutupnya

Diharapkan, hasil pertemuan ini menjadi landasan kuat bagi Tim Pembina Posyandu di tingkat kecamatan untuk menyusun rencana kerja yang lebih terarah di bawah koordinasi tim kabupaten. (SM/Adv)



Terkait
Wabup Misharti Resmikan Jembatan Gantung Bantuan Presiden di Gajah Bertalut, Permudah Akses Warga
Wabup Misharti Resmikan Jembatan Gantung Bantuan Presiden di Gajah Bertalut, Permudah Akses Warga
Wabup Kampar Hadiri Rapat Pembebasan Lahan Duplikasi Je
Saidul Tombang: HUT ke-80 SPS Momentum Perkuat Solidari
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Lan
Lainnya
Bupati Kampar Matangkan Penerapan Manajemen Talenta ASN, Perkuat Reformasi Birokrasi
Bupati Kampar Matangkan Penerapan Manajemen Talenta ASN, Perkuat Reformasi Birokrasi
Ternyata di Batam Banyak Tempat Usaha Mengabaikan Proto
Adakan Perlombaan Se-kecamatan Tambang, IMKT Sukses Men
MPP Pekanbaru Tutup Operasional Sepekan Kedepan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket