Lambannya Pembebasan Lahan, Pembangunan Flyover Simpang Panam Ditunda ke Tahun 2027

Mawardi Tombang Amar
Rabu, 14 Januari 2026 00:12:35
Simpang Panam, Pekanbaru

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan pembangunan flyover Simpang Panam, Kota Pekanbaru, akan dilaksanakan pada tahun 2027. Salah satunya penyebabnya adalah lambannya pembebasan lahan yang harusnya selesai tahun 2024, namun baru akan direalisasikan tahun 2026 ini.

Pemprov Riau baru berencana membebaskan lahan simpang Panam itu pada tahun 2026 ini dengan menyiapkan anggaran khusus untuk pembebasan lahan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Sebagaimana dikutip dari lancangkuning.com, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan pembebasan lahan merupakan prasyarat utama agar pembangunan fisik flyover dapat segera dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Sementara itu, pembangunan struktur jembatan layang sepenuhnya akan ditangani oleh pemerintah pusat.

“Kita tahun ini menyiapkan anggaran untuk kegiatan pembebasan lahan Flyover Simpang Panam Pekanbaru. Ini agar pembangunan fisiknya bisa segera dimulai,” kata SF Hariyanto, Selasa (13/1/2026).

Baca: Adam Syafaat Reses di Binuang Sakti: Dorong Pembangunan Jalan Penghubung dan Internet Desa

Ia menjelaskan, Detail Engineering Design (DED) pembangunan Flyover Simpang Panam sejatinya telah rampung disusun oleh Kementerian PU. Namun, hingga kini pelaksanaan pembangunan belum dapat dilakukan karena proses pembebasan lahan di kawasan tersebut belum selesai.

“DED-nya sudah selesai dibuat oleh Kementerian PU. Insyaallah awal tahun 2027 akan dilakukan groundbreaking dan ditargetkan selesai di tahun yang sama,” ujarnya.

Seiring rencana dimulainya pembangunan pada awal 2027, Pemprov Riau berkomitmen menuntaskan seluruh proses pembebasan lahan sepanjang tahun 2026. Menurut SF Hariyanto, percepatan ini penting agar proyek strategis tersebut tidak kembali mengalami penundaan.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemprov Riau sempat meminta adanya penyesuaian terhadap desain awal flyover. Perubahan tersebut terutama menyangkut panjang elevasi jembatan layang agar tidak terlalu panjang.

Baca: Pemprov Riau Percepat IPR Tambang Rakyat, WPR Kuansing Jadi Prioritas Legalisasi

“Kami minta DED-nya sedikit disesuaikan. Tidak perlu terlalu panjang elevasinya, karena jika terlalu panjang akan berdampak pada kebutuhan lahan yang lebih besar dan biaya pembebasan lahan yang juga cukup tinggi,” jelasnya.

Untuk mempercepat proses pembebasan lahan, Plt Gubernur Riau telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau agar segera membentuk tim khusus. Tim tersebut akan melibatkan instansi terkait guna memastikan proses pembebasan lahan berjalan lancar dan sesuai ketentuan.

Pembangunan Flyover Simpang Panam diharapkan dapat mengurai kemacetan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi di kawasan tersebut, sekaligus meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di Kota Pekanbaru.(rie)

Terkait
Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Selama Empat Belas Hari
Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Selama Empat Belas Hari
Dukung Wisata Kampar di API 2026, Bupati Kampar Tinjau
Dorong UMK Masuk Ekosistem Digital, Wabup Kampar Buka P
Kababinkum dan HAM TNI Laksda TNI Farid Ma'ruf Kunjunga
Lainnya
Kasus HIV di Riau Tembus 11.523, Dinkes Perluas Skrining untuk Percepat Deteksi Dini
Kasus HIV di Riau Tembus 11.523, Dinkes Perluas Skrining untuk Percepat Deteksi Dini
Peduli Korban Asap, Posko Kesehatan RAPP Ramai Pengunju
Antisipasi Dampak Kabut Asap, Polsek Daik Lingga Bagi-b
Tunggakan BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh Capai Rp40 M
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
Peserta Jamnas XII Ikuti Wisata Edukasi Sejarah dan Budaya di Jakarta
Peserta Jamnas XII Ikuti Wisata Edukasi Sejarah dan Budaya di Jakarta
Camat Acil Esyno Lepas Ribuan Peserta Pawai, Bukit Batu
Semarak HUT Kemerdekaan RI, UPTD SDN 014 Batu Belah Gel
Politik
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
PKS Riau Launching “Riau Muda Bicara”, Wadah dan Ru
Amal Fathullah Minta Komisioner KI dan KPID Riau Perkua
Hukum
Mantan Menteri Sri Lanka Ditangkap, Diduga Terlibat Pencurian Batu Keramat Raja
Mantan Menteri Sri Lanka Ditangkap, Diduga Terlibat Pencurian Batu Keramat Raja
BNN Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Narkotika Cair di Pe
KPK Periksa Guru Besar UIN Riau, Seleksi Jabatan Pemkab
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini