36 Peserta Ikuti Seleksi Umrah Masyarakat Panutan Kampar, 29 Lolos

Kanama
Selasa, 15 September 2026 10:46:23

KANALSUMATERA.com - KAMPAR – Pemerintah Kabupaten Kampar kembali memberikan penghargaan kepada masyarakat yang dinilai menjadi teladan di lingkungan masing-masing melalui Program Umrah Masyarakat Panutan Tahun 2026. Sebanyak 36 calon peserta mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan kesempatan berangkat ke Tanah Suci.

Seleksi calon Jamaah Umrah Masyarakat Panutan Kabupaten Kampar Tahun 2026 tersebut dibuka langsung Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT di Aula Kantor Bupati Kampar, Selasa (15/09/2026).

Dari 36 peserta yang mengikuti seleksi, sebanyak 29 orang nantinya ditetapkan sebagai jamaah yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan satu orang pendamping untuk mendukung pelaksanaan keberangkatan jamaah.

Baca: Arief Dwi Kurniawan Jadi Plt Kadis PUPR Kampar, Ini Pesan Misharti

Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengatakan jumlah penerima manfaat program tahun ini meningkat cukup signifikan dibandingkan pelaksanaan pada tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, tahun ini kita akan memberangkatkan 29 orang masyarakat panutan dan satu orang pendamping. Jumlah ini tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 10 orang,” ujar Bupati.

Baca: Karhutla Kembali Membara di Dayun Siak, 50 Personel Dikerahkan

Menurut Ahmad Yuzar, Program Umrah Masyarakat Panutan tidak hanya dimaknai sebagai bentuk penghargaan pemerintah daerah. Program tersebut juga menjadi apresiasi bagi warga yang selama ini dinilai memberikan keteladanan, berkontribusi positif, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Karena itu, ia menekankan agar proses seleksi dilakukan secara objektif dan terbuka sehingga peserta yang terpilih benar-benar memenuhi kriteria sebagai masyarakat panutan.

“Yang kita harapkan adalah proses seleksi ini berjalan dengan baik, objektif dan transparan. Mereka yang terpilih nantinya benar-benar merupakan masyarakat yang menjadi panutan dan telah memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Baca: Bukan Sekadar Tangkap Ikan, Mancokau Tanjung Belit Jadi Benteng Alam

Bupati juga menyampaikan harapan agar program penghargaan tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan tahun 2026. Menurutnya, keberlanjutan program menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memberikan perhatian serta penghargaan kepada masyarakat yang berkontribusi bagi daerah.

“Kita berharap program ini akan terus berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari upaya kita mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kampar, khususnya dalam memberikan perhatian dan penghargaan kepada masyarakat,” harap Bupati.

Baca: Bukan Sekadar Kemah, KEMBARA PKS DIY Asah Bela Negara dan Leadership

Sekda Kampar Pimpin Tim Seleksi

Dalam proses seleksi Jamaah Umrah Masyarakat Panutan Kabupaten Kampar Tahun 2026, Tim Seleksi diketuai Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kampar Tengku Said Hidayat, S.STP., M.IP dipercaya sebagai sekretaris tim seleksi.

Baca: Satpol PP Kampar Segel 7 Warung Karaoke di Bangkinang, Diduga Langgar Perda

Tim tersebut juga melibatkan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kampar Jalal Sayuti, S.Ag., serta Dr. Zulher, MS.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Setda Kampar Drs. Muhammad, M.Si., Asisten III Setda Kampar Al Kautsar, S.STP., M.Si., jajaran kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Tim Seleksi, serta seluruh peserta seleksi.

Baca: Dinkes Pekanbaru Catat 706 Warga Terpapar ISPA Selama Kabut Asap

Melalui program ini, Pemkab Kampar berharap penghargaan kepada masyarakat panutan dapat menjadi pemicu semangat bagi warga untuk terus menunjukkan keteladanan dan kepedulian sosial.

Selain memberikan kesempatan beribadah ke Tanah Suci, program tersebut diharapkan mampu mendorong semakin banyak masyarakat Kampar untuk aktif memberikan manfaat bagi lingkungan dan ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah. (SM)



Terkait
BGN Ungkap Penyebab 512 Santri Sidoarjo Keracunan MBG, SOP Distribusi Disorot
BGN Ungkap Penyebab 512 Santri Sidoarjo Keracunan MBG, SOP Distribusi Disorot
Muskablub Korpri Kampar, Ardi Mardiansyah Terpilih Pimp
Wabup Misharti Jadi Narasumber Kuliah Umum UIN Suska Ri
Kembara Bela Negara PKS Kampar 2026, Peserta Jalani Tan
Lainnya
Disdik Riau Keluarkan Instruksi Sekolah Diliburkan Bila Asap Pekat
Disdik Riau Keluarkan Instruksi Sekolah Diliburkan Bila Asap Pekat
Nasrul Abit Siap Beberkan Polemik RSUD M.Zein DiSidangT
Camat Sukajadi: Bersama Mewujudkan Kota Pekanbaru Smart
Siswa SMA di Batam Diduga Meninggal Setelah Dipukul Pol
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Nasional
Gelang Merah, Kuning, Hijau Jadi Penanda Kondisi Korban KM Virgo
Gelang Merah, Kuning, Hijau Jadi Penanda Kondisi Korban KM Virgo
Tragedi KMP Virgo Transport 8, DPR Desak Kemenhub Perke
Minta Masukan atas RUU Daerah Kepulauan, Hendry Munief: