36 Peserta Ikuti Seleksi Umrah Masyarakat Panutan Kampar, 29 Lolos
KANALSUMATERA.com - KAMPAR – Pemerintah Kabupaten Kampar kembali memberikan penghargaan kepada masyarakat yang dinilai menjadi teladan di lingkungan masing-masing melalui Program Umrah Masyarakat Panutan Tahun 2026. Sebanyak 36 calon peserta mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan kesempatan berangkat ke Tanah Suci.
Seleksi calon Jamaah Umrah Masyarakat Panutan Kabupaten Kampar Tahun 2026 tersebut dibuka langsung Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT di Aula Kantor Bupati Kampar, Selasa (15/09/2026).
Dari 36 peserta yang mengikuti seleksi, sebanyak 29 orang nantinya ditetapkan sebagai jamaah yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan satu orang pendamping untuk mendukung pelaksanaan keberangkatan jamaah.
Baca: Arief Dwi Kurniawan Jadi Plt Kadis PUPR Kampar, Ini Pesan Misharti
Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengatakan jumlah penerima manfaat program tahun ini meningkat cukup signifikan dibandingkan pelaksanaan pada tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, tahun ini kita akan memberangkatkan 29 orang masyarakat panutan dan satu orang pendamping. Jumlah ini tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 10 orang,” ujar Bupati.
Baca: Karhutla Kembali Membara di Dayun Siak, 50 Personel Dikerahkan
Menurut Ahmad Yuzar, Program Umrah Masyarakat Panutan tidak hanya dimaknai sebagai bentuk penghargaan pemerintah daerah. Program tersebut juga menjadi apresiasi bagi warga yang selama ini dinilai memberikan keteladanan, berkontribusi positif, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.
Karena itu, ia menekankan agar proses seleksi dilakukan secara objektif dan terbuka sehingga peserta yang terpilih benar-benar memenuhi kriteria sebagai masyarakat panutan.
“Yang kita harapkan adalah proses seleksi ini berjalan dengan baik, objektif dan transparan. Mereka yang terpilih nantinya benar-benar merupakan masyarakat yang menjadi panutan dan telah memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Baca: Bukan Sekadar Tangkap Ikan, Mancokau Tanjung Belit Jadi Benteng Alam
Bupati juga menyampaikan harapan agar program penghargaan tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan tahun 2026. Menurutnya, keberlanjutan program menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memberikan perhatian serta penghargaan kepada masyarakat yang berkontribusi bagi daerah.
“Kita berharap program ini akan terus berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari upaya kita mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kampar, khususnya dalam memberikan perhatian dan penghargaan kepada masyarakat,” harap Bupati.
Baca: Bukan Sekadar Kemah, KEMBARA PKS DIY Asah Bela Negara dan Leadership
Sekda Kampar Pimpin Tim Seleksi
Dalam proses seleksi Jamaah Umrah Masyarakat Panutan Kabupaten Kampar Tahun 2026, Tim Seleksi diketuai Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kampar Tengku Said Hidayat, S.STP., M.IP dipercaya sebagai sekretaris tim seleksi.
Baca: Satpol PP Kampar Segel 7 Warung Karaoke di Bangkinang, Diduga Langgar Perda
Tim tersebut juga melibatkan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kampar Jalal Sayuti, S.Ag., serta Dr. Zulher, MS.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Setda Kampar Drs. Muhammad, M.Si., Asisten III Setda Kampar Al Kautsar, S.STP., M.Si., jajaran kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Tim Seleksi, serta seluruh peserta seleksi.
Baca: Dinkes Pekanbaru Catat 706 Warga Terpapar ISPA Selama Kabut Asap
Melalui program ini, Pemkab Kampar berharap penghargaan kepada masyarakat panutan dapat menjadi pemicu semangat bagi warga untuk terus menunjukkan keteladanan dan kepedulian sosial.
Selain memberikan kesempatan beribadah ke Tanah Suci, program tersebut diharapkan mampu mendorong semakin banyak masyarakat Kampar untuk aktif memberikan manfaat bagi lingkungan dan ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah. (SM)
